Liputan6.com, Jakarta Masalah ketiak yang menghitam sering kali membuat rasa percaya diri menurun, terutama saat menggunakan pakaian tanpa lengan atau berwarna terang. Kondisi ini bisa terjadi karena berbagai faktor, mulai dari kebiasaan mencukur yang tidak tepat, penumpukan sel kulit mati, penggunaan deodoran dengan kandungan tertentu, hingga faktor hormonal. Walau terlihat sepele, ketiak yang gelap dapat menjadi tanda kurangnya perhatian pada area kulit yang satu ini.
Dikutip dari Buku Panduan untuk Cewek: Bagaimana Cara Menjadi Cewek Limited Edition? karya Nisrina, ada beberapa penyebab ketiak menjadi hitam di antaranya, alergi terhadap deodoran tertentu, jamur dan asma kulit, serta kelebihan berat badan.Â
Untuk mendapatkan ketiak cerah dan sehat, perawatan rutin menjadi kunci utama. Mulai dari menjaga kebersihan, melakukan eksfoliasi secara berkala, hingga memilih produk perawatan dengan kandungan alami yang ramah di kulit. Beberapa bahan alami seperti lemon, minyak kelapa, dan lidah buaya juga dikenal ampuh membantu mencerahkan kulit ketiak jika digunakan dengan cara yang tepat.
Advertisement
Artikel ini akan membahas berbagai cara agar ketiak tidak hitam, baik dengan perawatan sederhana di rumah maupun pilihan produk yang bisa mendukung hasil lebih maksimal. Dengan langkah-langkah yang praktis dan mudah dipraktikkan, perawatan ketiak bukan lagi hal rumit, melainkan rutinitas sederhana yang bisa bikin kulit lebih cerah dan percaya diri meningkat.
Definisi Ketiak Hitam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5311755/original/038086400_1754894724-active-healthy-sportswoman-smiling-laughing-wiping-sweat-workout-doing-exercises-gym-standing-white-background.jpg)
Ketiak hitam merujuk pada kondisi di mana kulit di area ketiak memiliki warna yang lebih gelap dibandingkan dengan warna kulit di sekitarnya. Fenomena ini dapat terjadi karena berbagai faktor, baik internal maupun eksternal. Secara umum, ketiak hitam bukanlah indikasi dari masalah kesehatan yang serius, namun dapat menimbulkan rasa tidak percaya diri bagi sebagian orang.
Perubahan warna pada ketiak seringkali disebabkan oleh peningkatan produksi melanin, pigmen yang memberikan warna pada kulit. Ketika melanosit, sel-sel yang memproduksi melanin, menjadi terlalu aktif di area ketiak, hasilnya adalah warna kulit yang lebih gelap. Kondisi ini dapat bersifat sementara atau permanen, tergantung pada penyebab utamanya.
Â
Advertisement
Penyebab Ketiak Hitam
Ketiak hitam dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Memahami penyebab-penyebab ini penting untuk menentukan cara perawatan yang tepat. Berikut beberapa penyebab utama ketiak hitam:
- Gesekan berulang: Pakaian yang terlalu ketat atau aktivitas fisik intens dapat menyebabkan gesekan berlebihan di area ketiak, memicu penebalan dan penggelapan kulit.
- Metode penghilangan bulu yang tidak tepat: Mencukur atau mencabut bulu ketiak dengan cara yang salah dapat menyebabkan iritasi dan perubahan warna kulit.
- Penggunaan produk perawatan yang tidak sesuai: Deodoran atau antiperspirant yang mengandung bahan kimia keras dapat memicu reaksi kulit dan perubahan warna.
- Akumulasi sel kulit mati: Kurangnya eksfoliasi dapat menyebabkan penumpukan sel kulit mati, membuat area ketiak tampak lebih gelap.
- Kondisi medis: Beberapa kondisi seperti diabetes, obesitas, atau gangguan hormonal dapat memengaruhi warna kulit di area ketiak.
- Faktor genetik: Beberapa orang mungkin memiliki kecenderungan genetik untuk mengalami hiperpigmentasi di area tertentu, termasuk ketiak.
- Paparan sinar UV: Meskipun jarang, paparan sinar matahari berlebihan juga dapat memengaruhi warna kulit ketiak.
- Merokok: Kebiasaan merokok dapat memengaruhi sirkulasi darah dan kesehatan kulit secara keseluruhan, termasuk di area ketiak.
Memahami penyebab spesifik ketiak hitam pada diri sendiri adalah langkah pertama dalam menentukan strategi perawatan yang efektif. Seringkali, kombinasi dari beberapa faktor di atas dapat berkontribusi pada perubahan warna kulit ketiak.
Cara Mencegah Ketiak Hitam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5251084/original/073640400_1749783431-medium-shot-woman-holding-flowers.jpg)
Pencegahan adalah kunci utama dalam mengatasi masalah ketiak hitam. Dengan menerapkan beberapa langkah sederhana dalam rutinitas sehari-hari, Anda dapat membantu menjaga kesehatan dan warna alami kulit ketiak. Berikut adalah beberapa cara efektif untuk mencegah ketiak hitam:
- Pilih metode penghilangan bulu yang tepat: Jika Anda memilih untuk menghilangkan bulu ketiak, pertimbangkan metode yang lebih lembut seperti waxing atau laser dibandingkan mencukur. Jika tetap memilih mencukur, gunakan pisau cukur yang tajam dan krim cukur yang lembut untuk mengurangi iritasi.
- Gunakan deodoran yang tepat: Pilih deodoran atau antiperspirant yang bebas alkohol dan pewangi berlebihan. Produk dengan bahan alami seperti aloe vera atau tea tree oil dapat menjadi pilihan yang baik.
- Lakukan eksfoliasi rutin: Eksfoliasi lembut secara teratur dapat membantu menghilangkan sel kulit mati dan mencegah penumpukan yang dapat menyebabkan perubahan warna. Gunakan scrub lembut atau loofah natural 1-2 kali seminggu.
- Jaga kebersihan: Mandi secara teratur, terutama setelah berolahraga atau berkeringat banyak. Pastikan untuk membersihkan area ketiak dengan lembut namun menyeluruh.
- Pilih pakaian yang tepat: Kenakan pakaian yang longgar dan berbahan breathable, terutama saat berolahraga. Hindari bahan sintetis yang dapat menyebabkan iritasi dan gesekan berlebihan.
- Hindari paparan sinar matahari berlebihan: Meskipun jarang terpapar langsung, lindungi area ketiak dari sinar UV yang berlebihan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.
- Jaga keseimbangan hormon: Konsultasikan dengan dokter jika Anda mengalami ketidakseimbangan hormon yang dapat memengaruhi pigmentasi kulit.
- Hindari produk pemutih yang keras: Jangan tergoda untuk menggunakan produk pemutih yang mengandung bahan kimia keras, karena dapat merusak kulit dan memperparah masalah.
- Konsumsi makanan sehat: Makanan kaya antioksidan dan vitamin C dapat membantu menjaga kesehatan kulit secara keseluruhan.
- Kelola stres: Stres dapat memengaruhi kesehatan kulit, termasuk produksi melanin. Praktikkan teknik manajemen stres seperti meditasi atau yoga.
Â
Advertisement
Perawatan Alami untuk Mencerahkan Ketiak
Perawatan alami merupakan pilihan populer bagi mereka yang ingin mencerahkan ketiak tanpa menggunakan produk kimia yang keras. Metode-metode ini umumnya aman, terjangkau, dan dapat dilakukan di rumah. Berikut adalah beberapa perawatan alami yang efektif untuk mencerahkan ketiak:
-
Lemon:
Asam sitrat dalam lemon memiliki sifat pemutih alami. Oleskan perasan lemon pada ketiak, biarkan selama 10 menit, lalu bilas. Lakukan 2-3 kali seminggu. Perhatian: Jangan mengaplikasikan lemon sebelum terpapar sinar matahari atau setelah mencukur untuk menghindari iritasi.
-
Kentang:
Enzim katecholase dalam kentang dapat membantu mencerahkan kulit. Gosokkan irisan kentang pada ketiak atau oleskan jus kentang. Biarkan selama 15 menit sebelum dibilas.
-
Baking Soda:
Campurkan baking soda dengan air hingga membentuk pasta. Aplikasikan pada ketiak, biarkan selama 10-15 menit, lalu bilas. Baking soda membantu mengangkat sel kulit mati dan menyeimbangkan pH kulit.
-
Minyak Kelapa:
Minyak kelapa memiliki sifat pelembab dan antimikroba. Oleskan minyak kelapa murni pada ketiak sebelum tidur dan biarkan semalaman. Bilas di pagi hari.
-
Kunyit:
Campurkan bubuk kunyit dengan yogurt atau madu untuk membuat masker. Aplikasikan pada ketiak selama 15-20 menit sebelum dibilas. Kunyit memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi.
-
Cuka Apel:
Campurkan cuka apel dengan air dengan perbandingan 1:1. Aplikasikan pada ketiak menggunakan kapas, biarkan mengering, lalu bilas. Cuka apel membantu menyeimbangkan pH kulit.
-
Lidah Buaya:
Oleskan gel lidah buaya segar pada ketiak dan biarkan selama 20 menit sebelum dibilas. Lidah buaya memiliki sifat menenangkan dan mencerahkan kulit.
-
Mentimun:
Gosokkan irisan mentimun segar pada ketiak atau aplikasikan jus mentimun. Biarkan selama 15 menit sebelum dibilas. Mentimun memiliki efek mendinginkan dan mencerahkan.
-
Madu dan Gula:
Buat scrub dengan mencampurkan madu dan gula. Gosok lembut pada area ketiak selama beberapa menit, lalu bilas. Kombinasi ini membantu eksfoliasi dan melembabkan kulit.
-
Minyak Zaitun:
Pijat ketiak dengan minyak zaitun extra virgin selama beberapa menit sebelum mandi. Minyak zaitun kaya akan vitamin E yang baik untuk kesehatan kulit.
Â
Perawatan Medis untuk Ketiak Hitam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5123772/original/043953200_1738828840-closeup-view-young-asian-lady-shaving-armpit-with-razor_116547-21429.jpg)
Meskipun perawatan alami dan perubahan gaya hidup seringkali efektif dalam mengatasi ketiak hitam, beberapa kasus mungkin memerlukan intervensi medis. Perawatan medis dapat menjadi pilihan bagi mereka yang mengalami hiperpigmentasi parah atau ketika metode alami tidak memberikan hasil yang diinginkan. Berikut beberapa perawatan medis yang tersedia untuk mengatasi ketiak hitam:
-
Krim Resep Dokter:
Dermatolog dapat meresepkan krim yang mengandung bahan aktif seperti hydroquinone, kojic acid, atau retinoid. Krim-krim ini bekerja dengan menghambat produksi melanin atau meningkatkan pergantian sel kulit. Penggunaan harus di bawah pengawasan dokter karena beberapa bahan dapat menyebabkan iritasi jika digunakan tidak tepat.
-
Chemical Peeling:
Prosedur ini melibatkan aplikasi larutan kimia pada kulit untuk mengelupas lapisan atas, merangsang pertumbuhan sel baru, dan mengurangi hiperpigmentasi. Jenis peeling yang umum digunakan termasuk glycolic acid, salicylic acid, atau TCA (trichloroacetic acid). Peeling harus dilakukan oleh profesional terlatih untuk menghindari risiko.
-
Terapi Laser:
Beberapa jenis laser, seperti Q-switched Nd:YAG atau fractional laser, dapat digunakan untuk menargetkan pigmen berlebih di kulit. Prosedur ini umumnya memerlukan beberapa sesi dan dapat membantu mencerahkan kulit secara signifikan. Laser juga dapat membantu mengurangi pertumbuhan rambut, yang sering kali berkontribusi pada masalah ketiak hitam.
-
Microdermabrasion:
Teknik ini menggunakan partikel mikroskopis untuk mengeksfoliasi lapisan atas kulit, merangsang produksi kolagen, dan membantu mengurangi hiperpigmentasi. Prosedur ini relatif lembut dan memerlukan beberapa sesi untuk hasil optimal.
-
Terapi Cahaya Intens (IPL):
IPL menggunakan energi cahaya untuk menargetkan pigmen berlebih di kulit. Prosedur ini dapat membantu mencerahkan kulit dan mengurangi pertumbuhan rambut. Beberapa sesi mungkin diperlukan untuk hasil yang optimal.
-
Injeksi Vitamin C:
Beberapa klinik menawarkan injeksi vitamin C langsung ke area ketiak. Vitamin C adalah antioksidan kuat yang dapat membantu mencerahkan kulit dan mengurangi produksi melanin berlebih.
-
Terapi Hormon:
Jika ketiak hitam disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon, dokter mungkin merekomendasikan terapi hormon untuk mengatasi masalah yang mendasarinya.
-
Cryotherapy:
Metode ini menggunakan nitrogen cair untuk membekukan dan menghancurkan sel-sel pigmen. Meskipun efektif, prosedur ini harus dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari kerusakan kulit.
Â
Advertisement
Perubahan Gaya Hidup untuk Mencegah Ketiak Hitam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4992693/original/082122600_1730867369-newsOg_2024_6_16_1718551732959-hiqir.jpeg)
Perubahan gaya hidup merupakan komponen penting dalam mencegah dan mengatasi ketiak hitam. Dengan mengadopsi kebiasaan-kebiasaan sehat, Anda dapat membantu menjaga kesehatan kulit ketiak secara keseluruhan. Berikut beberapa perubahan gaya hidup yang dapat Anda terapkan:
-
Perbaiki Pola Makan:
Konsumsi makanan kaya antioksidan, vitamin C, dan vitamin E dapat membantu menjaga kesehatan kulit. Perbanyak asupan buah-buahan, sayuran hijau, kacang-kacangan, dan ikan berlemak. Hindari makanan olahan dan tinggi gula yang dapat memicu inflamasi dan memengaruhi kesehatan kulit.
-
Tingkatkan Asupan Air:
Minum cukup air membantu mendetoksifikasi tubuh dan menjaga kulit tetap terhidrasi. Targetkan minimal 8 gelas air per hari.
-
Olahraga Teratur:
Aktivitas fisik meningkatkan sirkulasi darah, yang penting untuk kesehatan kulit. Namun, pastikan untuk membersihkan area ketiak segera setelah berolahraga untuk mencegah akumulasi keringat dan bakteri.
-
Manajemen Stres:
Stres dapat memengaruhi keseimbangan hormon dan kesehatan kulit. Praktikkan teknik relaksasi seperti meditasi, yoga, atau deep breathing exercises.
-
Perbaiki Kualitas Tidur:
Tidur yang cukup dan berkualitas penting untuk regenerasi sel kulit. Usahakan untuk tidur 7-9 jam setiap malam.
-
Hindari Merokok:
Merokok dapat memengaruhi sirkulasi darah dan mempercepat penuaan kulit. Jika Anda merokok, pertimbangkan untuk berhenti atau mengurangi.
-
Batasi Konsumsi Alkohol:
Alkohol dapat mendehydrasi tubuh dan memengaruhi kesehatan kulit. Jika mengonsumsi alkohol, lakukan dengan bijak dan imbangi dengan minum banyak air.
-
Pilih Pakaian yang Tepat:
Kenakan pakaian berbahan breathable, terutama saat berolahraga atau cuaca panas. Hindari bahan sintetis yang dapat menyebabkan iritasi dan meningkatkan produksi keringat.
-
Jaga Kebersihan Personal:
Mandi secara teratur, terutama setelah berkeringat. Gunakan sabun lembut dan non-irritating untuk membersihkan area ketiak.
-
Hindari Paparan Sinar UV Berlebihan:
Meskipun area ketiak jarang terpapar langsung, lindungi kulit Anda dari sinar matahari berlebihan yang dapat memicu produksi melanin.
-
Rutin Periksa Kesehatan:
Lakukan pemeriksaan kesehatan rutin, termasuk cek hormon dan gula darah, yang dapat memengaruhi pigmentasi kulit.
Â
Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3114561/original/058876800_1588075476-040732400_1513064589-5.jpg)
Meskipun ketiak hitam seringkali merupakan masalah kosmetik yang dapat diatasi dengan perawatan di rumah, ada situasi di mana konsultasi dengan dokter atau dermatolog menjadi penting. Berikut beberapa kondisi yang mengindikasikan perlunya konsultasi medis:
-
Perubahan Warna yang Tiba-tiba atau Drastis:
Jika Anda mengalami perubahan warna kulit ketiak yang tiba-tiba atau sangat drastis, terutama jika tidak ada perubahan dalam rutinitas perawatan atau gaya hidup, ini bisa menjadi tanda kondisi medis yang memerlukan perhatian.
-
Gejala Tambahan:
Jika ketiak hitam disertai dengan gejala lain seperti gatal intens, nyeri, pembengkakan, atau perubahan tekstur kulit yang signifikan, segera konsultasikan dengan dokter.
-
Tidak Ada Respons terhadap Perawatan di Rumah:
Jika Anda telah mencoba berbagai perawatan di rumah selama beberapa minggu atau bulan tanpa ada perbaikan yang signifikan, mungkin sudah waktunya untuk mencari bantuan profesional.
-
Kecurigaan Acanthosis Nigricans:
Jika perubahan warna kulit tidak hanya terjadi di ketiak tetapi juga di area lipatan kulit lainnya seperti leher atau selangkangan, ini bisa menjadi tanda acanthosis nigricans yang mungkin terkait dengan kondisi medis seperti resistensi insulin atau diabetes.
-
Riwayat Medis Tertentu:
Jika Anda memiliki riwayat diabetes, gangguan hormonal, atau kondisi medis lain yang dapat memengaruhi pigmentasi kulit, diskusikan perubahan warna ketiak dengan dokter Anda.
-
Kekhawatiran tentang Penggunaan Produk:
Jika Anda ingin mencoba produk perawatan kulit yang lebih kuat atau prosedur medis untuk mencerahkan ketiak, konsultasi dengan dermatolog dapat membantu Anda memilih opsi yang paling aman dan efektif.
-
Dampak Psikologis:
Jika ketiak hitam menyebabkan stres emosional yang signifikan atau memengaruhi kualitas hidup Anda, berbicara dengan profesional kesehatan dapat membantu mengatasi masalah ini secara holistik.
-
Sebelum Prosedur Estetika:
Jika Anda mempertimbangkan prosedur estetika seperti laser atau chemical peeling, konsultasi dengan dermatolog berpengalaman sangat penting untuk menilai kesesuaian dan potensi risiko.
-
Perubahan pada Tahi Lalat atau Bintik:
Jika Anda memiliki tahi lalat atau bintik di area ketiak yang berubah ukuran, warna, atau bentuknya, segera periksakan ke dokter untuk menyingkirkan kemungkinan kondisi serius.
-
Kehamilan atau Menyusui:
Jika Anda hamil atau menyusui dan mengalami perubahan warna kulit ketiak, konsultasikan dengan dokter Anda sebelum mencoba perawatan apapun.
Â
Advertisement
FAQ Seputar Perawatan Ketiak
1. Apakah ketiak hitam bisa hilang secara permanen?
Ketiak hitam dapat dicerahkan dengan perawatan yang tepat dan konsisten. Namun, kecenderungan kulit untuk mengalami hiperpigmentasi dapat bervariasi pada setiap individu. Perawatan rutin dan perubahan gaya hidup dapat membantu menjaga hasil dalam jangka panjang.
2. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk melihat hasil dari perawatan ketiak?
Hasil dapat bervariasi tergantung pada metode perawatan dan kondisi kulit individu. Perawatan alami mungkin membutuhkan waktu beberapa minggu hingga bulan untuk menunjukkan hasil yang signifikan. Perawatan medis seperti laser atau chemical peeling mungkin menunjukkan hasil lebih cepat, tetapi mungkin memerlukan beberapa sesi.
3. Apakah mencukur bulu ketiak menyebabkan ketiak menjadi hitam?
Mencukur sendiri tidak selalu menyebabkan ketiak hitam. Namun, mencukur dengan cara yang salah atau menggunakan alat yang tidak tepat dapat menyebabkan iritasi dan hiperpigmentasi. Gunakan teknik mencukur yang benar dan pertimbangkan metode alternatif seperti waxing atau laser untuk mengurangi risiko iritasi.
4. Bagaimana cara memilih deodoran yang aman untuk kulit ketiak?
Pilih deodoran yang bebas alkohol dan pewangi berlebihan. Cari produk yang mengandung bahan alami dan lembut pada kulit. Jika Anda memiliki kulit sensitif, pilih deodoran hipoalergenik. Selalu lakukan uji patch sebelum menggunakan produk baru secara rutin.
5. Apakah eksfoliasi aman dilakukan pada kulit ketiak?
Eksfoliasi lembut dapat membantu menghilangkan sel kulit mati dan mencerahkan ketiak. Namun, jangan terlalu sering melakukannya karena dapat menyebabkan iritasi. Lakukan eksfoliasi 1-2 kali seminggu menggunakan scrub lembut atau bahan alami seperti campuran gula dan minyak kelapa.
6. Bisakah diet memengaruhi warna kulit ketiak?
Diet seimbang yang kaya akan antioksidan, vitamin C, dan vitamin E dapat membantu menjaga kesehatan kulit secara keseluruhan. Meskipun tidak ada makanan spesifik yang secara langsung mencerahkan ketiak, diet sehat dapat mendukung regenerasi sel kulit dan membantu mencegah hiperpigmentasi.
7. Apakah perawatan laser aman untuk mencerahkan ketiak?
Perawatan laser yang dilakukan oleh profesional terlatih umumnya aman dan efektif untuk mencerahkan ketiak. Namun, seperti semua prosedur medis, ada risiko dan efek samping potensial. Konsultasikan dengan dermatolog berpengalaman untuk menilai kesesuaian perawatan laser untuk kondisi Anda.
8. Bagaimana cara mencegah bau ketiak bersamaan dengan mengatasi ketiak hitam?
Menjaga kebersihan adalah kunci utama. Mandi secara teratur, terutama setelah berkeringat. Gunakan deodoran atau antiperspirant yang cocok untuk kulit Anda. Beberapa bahan alami seperti cuka apel atau baking soda juga dapat membantu mengurangi bau ketiak sekaligus mencerahkan kulit.
9. Apakah produk pemutih kulit aman digunakan pada ketiak?
Produk pemutih kulit yang mengandung bahan seperti hydroquinone harus digunakan dengan hati-hati dan di bawah pengawasan dokter. Penggunaan yang tidak tepat dapat menyebabkan iritasi atau bahkan kerusakan kulit. Lebih baik menggunakan produk yang lebih lembut dan alami untuk perawatan rutin.
10. Bisakah pakaian memengaruhi warna kulit ketiak?
Ya, pakaian yang terlalu ketat atau terbuat dari bahan yang tidak breathable dapat menyebabkan gesekan dan iritasi, yang pada gilirannya dapat memicu hiperpigmentasi. Pilih pakaian yang longgar dan terbuat dari bahan alami seperti katun untuk membiarkan kulit ketiak "bernapas".
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7669455/original/089727000_1780463646-Ahok_cek_fakta_dana_bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302208/original/030738800_1784536511-Screenshot_2026-07-20_150334.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5507012/original/063330600_1771481312-baznas_ramadan_-_klaim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299928/original/085453400_1784279402-cek_fakta_dana_hibah_prabowo_-_purbaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4774158/original/068701800_1710527593-artem-everest-Jh65dNAL004-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301617/original/065063300_1784505165-ar1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301608/original/075036800_1784503489-TORRES_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301667/original/044600200_1784511418-messi_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302473/original/030559500_1784555002-Spain_s_Gavi__left__falls_as_he_scuffles_with_Argentina_s_Leandro_Paredes__5__and_Thiago_Almada.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258400/original/000932100_1781342638-063_2281325777.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301814/original/084260800_1784520494-simeone.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5163925/original/080587200_1742089761-madrid_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293816/original/090553700_1783751992-Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302437/original/062865000_1784549461-Argentina_s_Lionel_Messi__10__takes_a_corner_watched_by_Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302430/original/022838000_1784547974-FIFA_President_Gianni_Infantino__left__and_President_Donald_J._Trump__center__congratulate_Spain_s_Pau_Cubars__.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302353/original/019992900_1784542330-000_C2LP6JB.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302387/original/003320700_1784544976-Argentina_s_Nicolas_Otamendi__19__and_Nahuel_Molina__26__scuffle_with_Spain___s_Rodri__16_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259349/original/006649100_1781496292-16568785077878889185.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261933/original/063559100_1781763073-Pagar_Tembok_Tinggi_dengan_Tanaman_Hijau.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8265469/original/000648300_1782112834-Tempat_Jemur_untuk_Rumah_yang_Tidak_Punya_Halaman_Belakang.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5545157/original/096358100_1775128206-Cabai_Rawit.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8265187/original/040597200_1782110940-8242eb1d-9a54-4997-b0c3-82a93c9ef141.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8265175/original/085771900_1782110376-Desain_Gerbang_Rumah_Minimalis_yang_Sulit_Dibobol.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264304/original/066601900_1782106287-ChatGPT_Image_Jun_22__2026__12_29_54_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264293/original/012492800_1782105583-1b39a4c7-a101-49a3-9e86-f5799109ba84.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264290/original/089610500_1782105361-6402086857478612764.jpeg)