Liputan6.com, Jakarta - Ada etika sederhana yang penting untuk diketahui masyarakat ketika berjumpa penyandang disabilitas di tempat umum.
“Pertama, jangan pernah melihat mereka dengan pandangan aneh,” kata perwakilan komunitas Indonesia Rare Disorder (IRD), Rani Himiawati Arriyani saat ditemui di Jakarta, Kamis (11/6/2026).
Menurut pengalaman Rani yang merupakan ibu dari anak penyandang disabilitas, orang lain kerap memandang putrinya dengan tatapan aneh saat berada di mal atau tempat umum lainnya. Alih-alih menatap dan membicarakannya di belakang, Rani lebih terbuka jika orang-orang langsung bertanya.
Advertisement
“Kalau mereka mau bertanya, tanya langsung ke keluarganya, itu lebih baik. Jangan mereka kasak-kusuk di belakang. Langsung tanya saja, ‘Bu boleh tahu anaknya kenapa?’ Enggak apa-apa, lebih baik begitu, kita lebih terbuka untuk cerita,” saran Rani.
Hal lain yang perlu diperhatikan oleh masyarakat ketika melihat anak disabilitas yang mungkin tantrum di tempat umum, maka cobalah untuk bersikap biasa.
“Jangan merasa keganggu karena mereka di mal suka teriak-teriak, terus ada yang tantrum, anggap biasa saja. Enggak usah dianggap aneh. Karena kita juga sebenarnya kesulitan kalau menghadapi anak yang tantrum, kita juga bingung, ditambah lagi orang-orang yang ngeliatin,” paparnya.
Stigma Bisa Muncul dari Mana Saja
Rani berkisah, ia sempat pergi ke sebuah rumah sakit besar di Jakarta. Orang-orang di rumah sakit itu terlihat seperti pribadi yang bermartabat dan berpendidikan. Saat itu, putrinya yang merupakan pasien penyakit langka Angelman syndrome menarik rambut anak lain.
“Ada seorang ibu yang marah dengan anak saya hanya karena anak saya itu menjambak rambut anaknya. Anak saya tuh kan motoriknya enggak benar dan dia tuh pengen kenalan tapi dengan cara menarik rambut anak itu.”
“Anaknya nangis dan ibu ini marah-marahin anak saya, anak saya waktu itu masih merangkak. Saya bilang ‘Ibu tahu enggak anak saya ini enggak paham dimarahin gitu’ terus ibu itu bilang ‘Makanya anak kayak gitu enggak usah dibawa keluar’,” kenangnya.
Dari kejadian ini, Rani menyadari bahwa tidak semua orang yang terlihat bermartabat itu paham dengan empati dan simpati terhadap penyandang disabilitas.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4866719/original/017032400_1718697583-Pajak1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497481/original/095565600_1770631238-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T163415.626.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292785/original/068110200_1783657736-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-10T112807.834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292724/original/032902100_1783654519-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-10T102917.054.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/8256963/original/046913500_1781178953-rani__2_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261560/original/020942400_1781744954-AP26168812020257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289370/original/055592900_1783402351-belgia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262483/original/075097700_1781805987-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8458975/original/034009900_1782358096-Antoine_Semenyo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291495/original/010123400_1783565898-norwe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288956/original/060181200_1783352729-Yuran_Fernandes__dok._Persebaya_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264044/original/048184800_1782061399-063_2282635876.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288262/original/025055100_1783308426-eng5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292649/original/094376400_1783641258-Achraf_Hakimi_dan_Ayyoub_Bouadd.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288081/original/061472300_1783298244-nor8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289008/original/052236500_1783385709-sp2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5115197/original/080520500_1738292898-2fb9c2f3-294b-49f7-aeed-c3693e95252c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290654/original/047023300_1783489342-IMG_1660.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495514/original/009145800_1770373849-disabilitas_phtc.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288567/original/084711900_1783326199-barzanji.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288342/original/026543900_1783313751-angel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287412/original/015115700_1783224854-WhatsApp_Image_2026-07-04_at_22.12.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111107/original/064983300_1783059426-disabilitas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8978729/original/025521000_1782985072-LPDP.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782310/original/007849800_1782882803-selly.jpeg)