Pasar Kripto Tertekan, Satori Finance Bakal Tutup

Satori Finance mengungkapkan, operasi platform yang tidak layak lagi di tengah tekanan pasar kripto.

Diterbitkan 19 Juni 2026, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pasar kripto yang tertekan berdampak terhadap bursa berjangka perpetual terdesentralisasi, Satori Finance yang didukung Coinbase Ventures dan Jump Capital. Satori Finance akan menghentikan platformnya karena tekanan keuangan di tengah koreksi pasar kripto.

Mengutip Yahoo Finance, ditulis Jumat, (19/6/2026), Satori Finance mengumpukan dana US$ 10 juta atau Rp 178,47 miliar (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 17.850) dari investor pada 2022. Pendanaan itu mendukung perdagangan perpetual di Ethereum, BNB Chain, dan jaringan terkemuka seperti Base dan Arbitrum, di antara jaringan kripto lainnya.

“Sayangnya, karena kondisi pasar yang tidak menguntungkan dalam jangka waktu lama, pendapatan kami tidak cukup untuk mempertahankan operasional dan melanjutkan pengoperasian platform ini tidak lagi layak secara finansial,” demikian disebutkan perusahaan dalam unggahan di platform X, dahulu bernama Twitter.

Platform akan tetap beroperasi bulan depan, tetapi perusahaan merekomendasikan agar pengguna menutup perdagangan yang terbuka dan menarik aset mereka. Ketika platform berhenti beroperasi setelah 16 Juli pukul 19.59 ET, tim mengatakan, pelanggan mungkin tidak lagi dapat mengakses dana mereka.

“Kami ingin meyakinkan Anda, aset Anda tetap aman dan berada di bawah kendali Anda sepenuhnya selama periode transisi ini. Tidak perlu khawatir, pemberitahuan ini hanya untuk membantu Anda merencanakan ke depan dan memastikan proses penarikan yang lancar dan teratur,” kata dia.

Berdasarkan web perusahaan, Satori memiliki lebih dari 3 juta pelanggan dan hampir US$ 99 miliar atau Rp 1.766 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 17.850), dalam total volume perdagangan sepanjang masa.

 

Penutupan Perusahaan Kripto

Penutupan DEX atau Satori Finance melanjutkan tren yang dipicu oleh penurunan signifikan harga kripto yang ditandai dengan penurunan bitcoin sebesar 48% dari harga tertinggi sepanjang masa US$ 126.080 atau Rp 2,25 miliar.

Selama sepekan terakhir, jaringan layer-2 bitcoin botanix mengumumkan akan menutup operasi di tengah penurunan permintaa. Demikian juga game mobile Pudgy Party dari Mythical Games dan koleksi NFT berbasis Ethereum Pudgy Penguins melakukan hal yang hampir sama.

Hal ini menambah daftar penutupan perusahaan kripto dari awal 2026 yang berdampak pada perusahaan di seluruh ekosistem kripto antara lain perusahaan infrastruktur Syndicate Labs, Nifty Gateway dan pemberi pinjaman DeFi ZeroLend.

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.