Liputan6.com, Jakarta - Miliarder pendiri BitMEX, Arthur Hayes, mengungkapkan bahwa dirinya tidak akan membeli Bitcoin (BTC) saat ini, bahkan jika ia hanya memiliki dana USD 1 untuk diinvestasikan.
Meski demikian, Hayes tetap optimistis bahwa harga Bitcoin pada akhirnya akan kembali menembus USD 100.000. Menurut dia, kenaikan tersebut kemungkinan terjadi ketika bank sentral di dunia kembali mencetak uang dalam jumlah besar.
Dikutip dari cryptopotato, Kamis (12/3/2026), dalam wawancara pada 10 Maret dengan Natalie Brunell di program CoinStories, Hayes mengatakan konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel melawan Iran berpotensi memicu tekanan besar di pasar keuangan global.
Advertisement
Ia menilai situasi tersebut dapat memicu aksi jual besar-besaran di pasar saham yang kemudian turut menyeret harga Bitcoin turun.
“Ada situasi di mana jika konflik ini berlangsung lebih lama, bisa terjadi aksi jual besar di pasar saham, dan Bitcoin mungkin turun lebih rendah, bahkan menembus USD 60.000. Itu bisa memicu gelombang likuidasi yang cukup besar,” kata Hayes dalam wawancara tersebut.
Menurut Hayes, hampir setiap konflik besar di Timur Tengah yang terjadi sepanjang hidupnya pada akhirnya mendorong bank sentral Amerika Serikat (The Fed) untuk mencetak lebih banyak uang.
Karena itu, ia menilai hal yang perlu diperhatikan bukanlah perang itu sendiri, melainkan bagaimana bank sentral meresponsnya.
“Jika saya memiliki USD 1 untuk diinvestasikan saat ini, apakah saya akan memasukkannya ke Bitcoin? Tidak,” ujarnya.
“Saya akan menunggu. Saya pikir semakin lama konflik ini berlangsung, semakin besar kemungkinan The Fed harus mencetak uang untuk mendukung mesin perang Amerika. Di saat itulah saya akan membeli Bitcoin.”
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
Kekurangan Likuiditas Global
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/835074/original/095573900_1427174835-The-Fed-1-20150324-Johan.jpg)
Meski demikian, Hayes mengingatkan investor agar tidak mencoba menebak waktu pasar secara berlebihan. Ia menilai banyak orang mengikuti informasi yang sama dari media arus utama sehingga berpotensi salah membaca situasi pasar.
Ketika ditanya mengapa Bitcoin terlihat kurang bersinar dalam 6 hingga 9 bulan terakhir, mantan CEO BitMEX tersebut menyebut penyebabnya bukan karena lemahnya permintaan.
Menurut dia, faktor utamanya adalah kekurangan likuiditas global.
“Bitcoin adalah alarm likuiditas,” kata Hayes.
Ia menilai perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang menggantikan sejumlah pekerjaan secara perlahan menciptakan tekanan deflasi dalam ekonomi Amerika Serikat.
Selain itu, likuiditas dolar juga terserap oleh kebutuhan modal lain, termasuk investasi besar perusahaan teknologi dalam pembangunan pusat data (data center).
Hayes juga menepis anggapan bahwa institusi besar atau market maker seperti Jane Street sengaja menekan harga Bitcoin.
“Saya tidak berpikir ada sesuatu yang jahat atau semacam konspirasi dari Jane Street dan market maker lain untuk memanipulasi harga agar turun,” katanya.
Menurut Hayes, klaim seperti itu biasanya muncul dari investor yang mengalami kerugian setelah mengambil posisi perdagangan yang kurang tepat.
Advertisement
Hayes Bantah Ada Konspirasi Menekan Harga Bitcoin
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1937644/original/001119200_1519626925-1.jpg)
Ia juga menyarankan investor yang tidak memiliki sistem trading profesional untuk menghindari penggunaan leverage maupun strategi perdagangan jangka pendek.
Secara pribadi, Hayes mengaku dirinya tetap memiliki pandangan sangat bullish terhadap Bitcoin dan berbagai aset kripto lainnya.
Ia bahkan menyebut kebutuhan terhadap uang yang tidak dikendalikan negara atau stateless money saat ini jauh lebih besar dibandingkan ketika Bitcoin pertama kali diluncurkan pada 2009.
Komentar Hayes muncul ketika harga Bitcoin diperdagangkan di bawah USD70.000 setelah beberapa bulan bergerak relatif datar.
Namun berbeda dengan prediksi Hayes yang melihat kemungkinan Bitcoin turun ke USD60.000, analis Markus Thielen justru menilai kondisi pasar menunjukkan sinyal positif.
Menurutnya, kemampuan Bitcoin bertahan di tengah kenaikan harga minyak dan ketegangan geopolitik dalam sepekan terakhir menjadi indikasi bullish, yang membuka peluang harga BTC menuju USD80.000.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264115/original/018567300_1782092996-Tugas__39_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8414164/original/000004000_1782298740-Cek_fakta_-_rumor_ukraina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7676875/original/060602200_1780471869-Tugas__23_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8406223/original/090481000_1782289085-cek_fakta_-_insentif_guru_asn.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3246/original/023028100_1470665987-kecil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259033/original/064642600_1781436681-000_B6Z637Y.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8450278/original/065503300_1782346556-vini.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5539854/original/082732300_1774647037-granit-xhaka-serge-gnabry-swiss-jerman-duel-persahabatan-internasional.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258705/original/024939600_1781404490-qatar_vs_swiss-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7814803/original/065180300_1780632434-raul-jimenez-meksiko-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263966/original/082388400_1782038241-000_B7RC3ZV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256567/original/079090900_1781161764-000_B6NZ2CC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8450011/original/019812700_1782346256-000_B88L4BD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8450010/original/046935500_1782346255-063_2283182603.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259234/original/092963300_1781492552-deniz_undav_selebrasi_jerman_curacao_ap_eric_gay.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258639/original/042157800_1781395836-AP26164834638106-Vinicius.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258626/original/079452200_1781391485-000_B6Z46WN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258474/original/070070600_1781346469-AP26163500989479.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4849556/original/099951800_1717195475-000_34UH6XZ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2936943/original/022933200_1570788961-20191011-Menikmati_Pemandangan_Kota_Manhattan_dari_Ketinggian-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258590/original/064969600_1781372422-WhatsApp_Image_2026-06-14_at_00.06.38.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5066207/original/065685300_1735200702-063_2188387322.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028255/original/089063500_1732871319-fotor-ai-2024112916722.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1429423/original/034441000_1481124036-masayoshi-son-780x439.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3546287/original/014896100_1629449459-Warren.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4802285/original/054709400_1713186311-Sydney_Opera_House_diterangi_dengan_pita_hitam_untuk_korban_penikaman_di_mal-AP__3_.jpg)