Liputan6.com, Jakarta - Harga Bitcoin sempat jatuh di bawah USD 65.000 setelah rencana kenaikan tarif global Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Analis menilai pasar kripto kini memasuki fase tekanan psikologis tinggi yang berpotensi memicu koreksi lanjutan.
Dikutip dari cryptopotato, Rabu (25/2/2026), harga Bitcoin kembali melemah pada perdagangan Senin hingga Selasa, setelah Presiden AS, Donald Trump, mengusulkan kenaikan tarif global menjadi 15%.
Kebijakan tersebut memicu kekhawatiran baru terkait stabilitas ekonomi dunia dan berdampak pada sentimen aset berisiko, termasuk mata uang kripto.
Advertisement
Bitcoin sempat turun ke bawah level USD 65.000 sebelum kembali bergerak fluktuatif. Tekanan ini terjadi di tengah meningkatnya ketidakpastian global akibat kebijakan perdagangan dan geopolitik.
Selain faktor eksternal, data pasar juga menunjukkan bahwa Bitcoin saat ini berada dalam fase dengan dampak psikologis maksimum bagi para pelaku pasar.
Banyak trader mengalami tekanan mental akibat pergerakan harga yang tidak menentu, ditambah kerugian dari posisi sebelumnya.
Menurut analis kripto yang dikenal dengan nama Doctor Profit, kondisi ini merupakan bagian dari siklus pasar yang dipengaruhi oleh likuiditas, posisi leverage, serta pola psikologi investor.
Ia menilai Bitcoin kini telah memasuki tahap lanjutan dari fase penurunan setelah sebelumnya mengalami reli besar.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
Dari Euforia hingga Kepanikan, Ini Tahapan Penurunan Bitcoin
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
Doctor Profit menjelaskan bahwa pergerakan Bitcoin mengikuti beberapa tahap siklus utama.
Tahap pertama terjadi saat Bitcoin melonjak ke kisaran USD 115.000 hingga USD 125.000. Pada fase ini, pasar dipenuhi euforia, minat beli ekstrem, penggunaan leverage tinggi, serta keyakinan bahwa risiko penurunan telah hilang.
Namun, fase ini biasanya diakhiri dengan pergerakan mendatar atau lonjakan singkat yang menyamarkan rapuhnya kondisi pasar.
Tahap kedua dimulai ketika Bitcoin turun menembus level psikologis USD 100.000. Penurunan ini memicu kepanikan di kalangan investor jangka pendek dan trader dengan leverage tinggi.
Pergerakan tersebut berlangsung cepat dan agresif, sehingga membatasi waktu reaksi pasar. Kejatuhan tajam pada 10 Oktober lalu disebut sebagai contoh, yang memicu likuidasi terbesar dalam sejarah kripto.
Tahap ketiga menjadi fase paling brutal, dengan penurunan hingga 38% dari rekor tertinggi. Pada fase ini, pasar dipenuhi rasa panik dan depresi karena banyak investor tidak sempat mengamankan asetnya.
Selama periode tersebut, Bitcoin kehilangan sekitar 50% kapitalisasi pasarnya akibat penyesuaian harga yang sangat cepat.
Advertisement
Fase “Siksaan Psikologis” dan Risiko Kapitulasi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3438115/original/068747600_1619182983-WhatsApp_Image_2021-04-22_at_14.56.51.jpeg)
Saat ini, Doctor Profit menilai pasar telah memasuki tahap keempat, yakni fase pergerakan mendatar dalam jangka panjang dengan volatilitas rendah, tetapi tekanan mental yang tinggi.
Fase ini disebut sebagai “zona siksaan psikologis”, karena meskipun tidak terjadi kejatuhan tajam, pergerakan yang membosankan dan penuh ketidakpastian menguras emosi investor.
Harga diperkirakan bergerak dalam rentang tertentu, memungkinkan pelaku pasar besar menciptakan likuiditas, sambil perlahan melemahkan mental investor ritel.
Pada tahap ini, rasa frustrasi, penyesalan, dan kecemasan mendominasi. Banyak investor jangka pendek akhirnya menjual asetnya dalam kondisi rugi karena sebelumnya melewatkan momentum jual.
Doctor Profit menyebut fase ini sebagai zona pelepasan investor lemah (weak-hands selling).
Ia memperkirakan fase kelima, yakni kapitulasi penuh, baru akan terjadi dalam beberapa bulan ke depan, bukan dalam waktu dekat.
Meski demikian, peluang pantulan jangka pendek masih terbuka, terutama di kisaran USD 57.000 hingga USD 60.000.
Analis mengimbau investor untuk tetap berhati-hati, mengelola risiko dengan baik, dan tidak mengambil keputusan berdasarkan emosi di tengah tekanan pasar yang tinggi.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488956/original/064020100_1769771942-pppk_bgn_-_klaim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497973/original/089166700_1770695732-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-10T105228.255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5550896/original/089873500_1775711382-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-09T120454.556.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5411187/original/066520500_1763004762-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-11-13T103028.882.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3504864/original/048171300_1625731008-042390000_1519626842-1.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3504864/original/048171300_1625731008-042390000_1519626842-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294169/original/097035400_1783819062-ing7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294167/original/059057200_1783819062-ing5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294151/original/003111900_1783815882-000_B9XL63W.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290291/original/064791600_1783449810-me5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294138/original/059237800_1783813068-000_B9XJ6UC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294135/original/020195900_1783811688-000_B9XJ6UW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294142/original/044493100_1783813777-000_B9XJ4PC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8296460/original/082795500_1782159766-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290384/original/064848900_1783478396-Argentina_s_Lionel_Messi_celebrates.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8916640/original/046732400_1782951883-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288050/original/077739700_1783289115-000_B9BX7KA-Haaland.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816483/original/040342400_1714383611-fotor-ai-20240429134010.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1020309/original/005939600_1444809154-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028254/original/041675300_1732871304-fotor-ai-2024112916726.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740421/original/097240200_1707701801-fotor-ai-202402128340.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740419/original/047203600_1707701768-fotor-ai-202402128350.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)