Transfer Bitcoin Trump Media Senilai USD 174 Juta Picu Spekulasi di Pasar Kripto

Transfer Bitcoin Trump Media senilai USD 174 juta ke alamat misterius memicu spekulasi dan sorotan pasar kripto.

Diterbitkan 25 Desember 2025, 11:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pasar kripto digemparkan oleh pergerakan besar Bitcoin yang diduga terkait dengan Trump Media & Technology Group. Sebuah dompet kripto yang diyakini terhubung dengan Trump Media tercatat memindahkan 2.000 Bitcoin, dengan nilai sekitar USD 174 juta, ke alamat yang belum diketahui.

Dikutip dari coinmarketcap, Kamis (24/12/2025), transaksi besar ini pertama kali dilaporkan oleh pelacak blockchain Lookonchain dan langsung menarik perhatian pelaku pasar serta pengamat keuangan. Perpindahan dana tersebut memunculkan berbagai spekulasi, mulai dari strategi bisnis hingga implikasinya terhadap transparansi keuangan perusahaan yang terkait dengan tokoh politik ternama.

Berdasarkan data blockchain, transaksi terjadi sekitar delapan jam sebelum laporan publik beredar. Bitcoin tersebut dipindahkan dari dompet yang diduga terafiliasi dengan Trump Media ke alamat baru yang diawali dengan kode “bc1qq”.

Hingga kini, tujuan pemindahan dana tersebut belum dijelaskan secara resmi. Apakah Bitcoin itu dijual, dipindahkan ke kustodian baru, atau hanya bagian dari pengelolaan aset internal, masih menjadi tanda tanya.

Transparansi blockchain memang memungkinkan publik melihat pergerakan dana, namun identitas dan motif di balik transaksi kerap tetap tersembunyi.

 

Dampak ke Pasar dan Isu Transparansi

Pergerakan Bitcoin dalam jumlah besar bukan sekadar transaksi biasa. Dugaan keterkaitan dengan bisnis yang berhubungan dengan tokoh politik membuat peristiwa ini menjadi sorotan lebih luas. Transaksi sebesar ini berpotensi memengaruhi sentimen pasar, terutama jika diikuti aksi jual yang dapat menekan harga Bitcoin.

Selain itu, kasus ini kembali menyoroti hubungan antara dunia politik dan aset kripto, serta bagaimana transparansi keuangan diterapkan pada perusahaan yang dekat dengan figur publik. Bagi investor, peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya memisahkan fakta yang terlihat di blockchain dengan spekulasi mengenai tujuan transaksi.

 

Masih Menunggu Klarifikasi Resmi

Selama belum ada penjelasan resmi dari pihak terkait, spekulasi diperkirakan akan terus berlanjut. Jika transaksi ini merupakan penjualan, bisa jadi ada kebutuhan likuiditas atau pandangan tertentu terhadap pergerakan harga Bitcoin ke depan. Namun jika sekadar pemindahan kustodian, alasannya bisa berkaitan dengan keamanan atau strategi pengelolaan aset.

Terlepas dari itu, peristiwa ini menegaskan bahwa aset kripto kini menjadi bagian dari strategi keuangan berbagai entitas, termasuk perusahaan media. Cara pengelolaannya pun semakin menjadi perhatian publik, seiring meningkatnya tuntutan transparansi dan akuntabilitas di era aset digital.