Dukung Sport Tourism, Bappenas Tekankan Penguatan Ekosistem Pariwisata

Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menekankan pentingnya membangun ekosistem pariwisata terpadu, mulai dari ketersediaan pangan hingga jaminan keamanan.

Diterbitkan 30 September 2026, 19:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Rachmat Pambudy, menyatakan komitmen dalam mendukung pengembangan sport tourism melalui penguatan ekosistem pariwisata nasional. Menurutnya, pembangunan sektor pariwisata tidak hanya menjadi tanggung jawab Kementerian Pariwisata semata, melainkan membutuhkan sinergi lintas sektor.

Rachmat menjelaskan bahwa Bappenas berperan penting untuk memastikan seluruh komponen pendukung ekosistem pariwisata berjalan secara optimal. Kebutuhan dasar seperti keterjangkauan pangan, ketersediaan energi, hingga akses air bersih menjadi elemen krusial yang wajib dipenuhi di kawasan destinasi wisata.

“Ekosistem inilah yang menjadi ranah pekerjaan Bappenas. Bappenas harus memastikan bahwa ekosistem pariwisata dapat berlangsung dan berjalan dengan baik, sehingga Ibu Menteri Pariwisata bisa bekerja lebih maksimal lagi,” ujar Rachmat di Jakarta, Rabu (30/9/2026).

Selain kebutuhan dasar, Rachmat juga menyoroti aspek keamanan sebagai pilar utama daya tarik wisata. Ia mencontohkan berbagai destinasi sejarah dunia yang tetap diminati turis mancanegara karena jaminan keamanan yang diberikan oleh negara tersebut.

“Pasti di antara kita pernah berkunjung ke Luxor atau Alexandria di Mesir untuk melihat Sphinx dan Piramida. Mengapa wisatawan berbondong-bondong ke sana? Karena faktor keamanannya terjamin,” tutur Rachmat.

 

Dorong Potensi Wisata Alam dan Geopark

Dalam kesempatan tersebut, Rachmat menekankan bahwa sport tourism merupakan langkah strategis untuk memanfaatkan keunggulan komparatif alam Indonesia. Keindahan bentang alam Indonesia dinilai sangat potensial jika dipadukan secara harmonis dengan ajang olahraga nasional maupun internasional.

Ia mengambil contoh ajang balap sepeda Tour de Singkarak sebagai salah satu event olahraga berbasis wisata yang memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan.

“Bayangkan jika event seperti Tour de Singkarak digabungkan dengan pemanfaatan kawasan geopark kita. Pak Erick Thohir dan Ibu Widi (Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana) bisa memilih geopark terbaik yang menjadi keunggulan gabungan antara olahraga, pariwisata, hingga pembentukan karakter bangsa,” jelasnya.

Rachmat meyakini integrasi antara keunggulan alam dan ajang olahraga akan menjadi fondasi kuat dalam membangun ekosistem sport tourism yang berkelanjutan di Indonesia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6