Liputan6.com, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat perannnya sebagai fasilitator inovasi di sektor keuangan digital Indonesia. Kepala Eksekutif Pengawasan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Hasan Fawzi, tegaskan pentingnya mendorong inovasi yang bertanggung jawab (responsible innovation) di tengah pesatnya perkembangan teknologi blockchain dan aset kripto.
Dalam keynotes di sesi diskusi acara Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) dan Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) pada Jumat, 31 Oktober 2025, Hasan menyebut, transformasi digital di sektor keuangan telah melahirkan berbagai use case baru di luar fungsi kripto sebagai mata uang digital. Salah satunya adalah tokenisasi aset, yang saat ini tengah berkembang dan menjadi tren global.
"Tokenisasi aset ini berpotensi memperluas akses masyarakat terhadap investasi, meningkatkan likuiditas, dan menciptakan model bisnis baru bagi industri,” ujar Hasan, dikutip Senin (3/11/2025).
Advertisement
OJK menyambut tren tokenisasi ini dengan menjadikannya fokus dalam uji coba di regulatory sandbox. Dari sembilan peserta yang saat ini aktif, dua di antaranya telah lulus dari tahap uji coba.
Keduanya merupakan proyek tokenisasi atas komoditas emas dan surat berharga. Hasan menilai, selain memberi ruang bagi inovator untuk mengembangkan produk, inovasi ini berpotensi mempercepat pendalaman pasar keuangan nasional serta memperkuat sumber pendanaan baru bagi sektor produktif. Regulator dan industri juga turut memiliki kesempatan untuk mempelajari risiko sejak dini dari inovasi tersebut.
Inovasi Baru
"Di satu sisi terus mendorong dan menyambut berbagai inovasi-inovasi baru, tapi di sisi lain kita tetap memegang prinsip untuk terus mengedepankan aspek-aspek perlindungan konsumen dan juga menjaga agar jangan sampai inovasi baru ini menimbulkan gangguan terhadap stabilitas sistem keuangan nasional,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, sehingga selain memungkinkan inovator mengembangkan dan menguji produknya, kami di regulator bersama industri dapat mengidentifikasi setiap aspek risiko sedari awal.
Menurut proyeksi Boston Consulting Group, nilai total aset yang ditokenisasi secara global bisa mencapai USD 16,1 triliun pada 2030, sementara Standard Chartered memperkirakan nilainya dapat menyentuh USD 30,1 triliun pada 2034. Potensi besar ini menjadi peluang bagi Indonesia untuk memperkuat perannya di ekosistem keuangan digital global.
Advertisement
OJK Pastikan Tata Kelola
Hasan menegaskan, pendekatan OJK dalam mengatur sektor baru ini akan tetap berbasis prinsip (principle-based regulation) agar tidak menghambat inovasi, sekaligus memastikan tata kelola dan keamanan menjadi prioritas utama.
Ia menyampaikan bahwa, “Kami berkomitmen mengembangkan industri ini secara efektif dan berimbang, dengan kolaborasi antara regulator, pelaku industri, akademisi, dan masyarakat.”c
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7812129/original/049676700_1780629323-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-05T101248.112.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5515623/original/045243200_1772182225-dinas_perhubungan_-_klaim_facebook_cpns.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8327596/original/000770900_1782197299-cek_fakta_-_dishub_lowongan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3894565/original/073307600_1757416717-WhatsApp_Image_2025-09-09_at_18.13.13.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5400306/original/065383500_1762079193-WhatsApp_Image_2025-11-02_at_17.04.29__1_.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8380798/original/058541300_1782259430-Didier_Deschamps.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8393441/original/064092700_1782273896-IMG-20260624-WA0015.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8391143/original/089751400_1782271521-AP26174796770030.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8390580/original/090297700_1782270828-AP26174743606446.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8377926/original/005752900_1782255969-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389880/original/043940700_1782270022-AP26174722689391.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8369442/original/037177900_1782246021-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8383833/original/057103900_1782262774-IMG-20260624-WA0004.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8347249/original/064991000_1782220586-viking_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5435038/original/086391400_1765002403-Screenshot_2025-12-06_132515.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5554029/original/003537200_1776057719-1000288568.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8322814/original/049629900_1782191907-1847028687893594592.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1043411/original/005540900_1446622303-20151104-OJK-AY-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263816/original/098807000_1782015847-Penyitaan_aset_oleh_OJK-21_Juni_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3985851/original/076163300_1649154109-20220405-Bank-Dunia-Ekonomi-Indonesia-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5757467/original/005489200_1778659932-Kepala_Eksekutif_Pengawas_Pasar_Modal__Keuangan_Derivatif_dan_Bursa_Karbon_OJK__Hasan_Fawzi-13_Mei_2026c.jpeg)