Eksekutif BlackRock: Bitcoin Ungguli Emas Sebagai Aset Investasi Modern

Meskipun keduanya sering dijadikan instrumen lindung nilai (hedging), menurutnya Bitcoin menawarkan manfaat yang jauh lebih modern dan efisien

Diterbitkan 29 Mei 2025, 11:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Dalam sebuah acara baru-baru ini, seorang Direktur Pelaksana dari BlackRock menyampaikan pandangannya bahwa Bitcoin kini memiliki keunggulan yang lebih besar dibandingkan emas sebagai aset investasi jangka panjang. 

Melansir Coinmarketcap, Kamis (29/5/2025), meskipun keduanya sering dijadikan instrumen lindung nilai (hedging), menurutnya Bitcoin menawarkan manfaat yang jauh lebih modern dan efisien.

“Bitcoin efisien untuk disimpan, dapat ditransfer secara global dalam waktu hampir nyata, dan dengan biaya yang hampir nol,” kata sang eksekutif. 

Menurutnya, Bitcoin memiliki beberapa keuntungan yang signifikan dan tak perlu diragukan lagi Bitcoin memiliki keuntungan yang jauh lebih tinggi daripada emas serta kerugian yang lebih rendah.

Emas dan Bitcoin Sama-Sama Kuat, Tapi Bitcoin Lebih Praktis

Baik emas maupun Bitcoin memiliki kesamaan sebagai aset investasi: keduanya bersifat global, terbatas jumlahnya, terdesentralisasi, dan tidak tergantung pada sistem keuangan terpusat. Ciri-ciri ini membuat keduanya menarik bagi investor yang ingin menghindari risiko sistemik dan mencari diversifikasi portofolio.

Namun, Bitcoin hadir dengan desain yang murni digital. Ini membuatnya lebih mudah disimpan, dipindahkan, dan digunakan secara global, tanpa harus melalui jalur distribusi atau logistik fisik seperti emas.

 

Bukan Saingan, Tapi Pelengkap

Meski begitu, sang eksekutif tidak melihat Bitcoin dan emas sebagai pesaing langsung. Faktanya, banyak investor institusi kini mulai mengombinasikan keduanya dalam portofolio mereka. Beberapa investor yang sebelumnya hanya berfokus pada emas kini membagi investasinya, misalnya 80% emas dan 20% Bitcoin, atau bahkan 50:50.

“Kami melihat pelebaran kategori lindung nilai ini, bukan penyempitan,” ujarnya.

Dengan kata lain, Bitcoin dan emas bisa saling melengkapi dalam strategi investasi, khususnya di tengah era digital yang terus berkembang pesat.

 

Dukungan Institusional Terus Tumbuh

Pernyataan ini menambah deretan dukungan dari institusi besar terhadap Bitcoin. Seiring semakin banyaknya lembaga keuangan tradisional yang menerima Bitcoin sebagai alat lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian geopolitik, posisi Bitcoin sebagai “emas digital” semakin diperkuat.

BlackRock sendiri telah menjadi salah satu pemain utama dalam dunia ETF Bitcoin, dan komentar dari salah satu eksekutif teratasnya mengindikasikan bahwa Wall Street mulai serius melirik kripto sebagai bagian dari masa depan keuangan global.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.