Cara Menghilangkan Lendir di Talas agar Tidak Gatal, Mudah Dipraktikkan di Rumah

Menghilangkan lendir di talas sebenarnya tidak sulit jika menggunakan teknik yang tepat.

Diterbitkan 21 Juli 2026, 16:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Talas menjadi salah satu bahan makanan yang banyak diolah menjadi aneka hidangan khas Indonesia, mulai dari sayur lodeh, kolak, keripik, hingga talas goreng. Namun, sebelum diolah, banyak orang mengeluhkan lendir pada permukaan talas yang membuat tangan terasa licin dan menimbulkan rasa gatal. Oleh sebab itu informasi tentang cara menghilangkan lendir di talas ini wajib dipahami.

Lendir dan rasa gatal pada talas berasal dari kandungan kristal kalsium oksalat. Jika tidak dibersihkan dengan benar, senyawa ini dapat menyebabkan iritasi pada kulit maupun rasa gatal di mulut dan tenggorokan setelah talas dikonsumsi. Untungnya, ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan untuk mengurangi lendir sekaligus membuat talas lebih nyaman diolah. Berikut ulasan Liputan6.com.

Cara Menghilangkan Lendir di Talas

1. Lumuri Talas dengan Garam

Cara paling populer sekaligus efektif adalah menggunakan garam.

Langkah-langkah:

  • Kupas dan potong talas sesuai kebutuhan.
  • Taburi dengan 1–2 sendok makan garam.
  • Remas perlahan selama 5–10 menit hingga lendir keluar.
  • Diamkan sekitar 10–15 menit.
  • Bilas menggunakan air mengalir hingga bersih.
  • Garam membantu menarik keluar lendir sekaligus mengurangi kandungan getah yang menyebabkan rasa gatal.

2. Rendam dalam Air Garam

Apabila ingin menjaga bentuk potongan talas tetap utuh, Anda bisa memilih metode perendaman.

Caranya:

  • Larutkan garam ke dalam semangkuk air.
  • Rendam potongan talas selama 20–30 menit.
  • Bilas hingga bersih sebelum dimasak.

Cara ini cocok untuk talas yang akan dibuat sayur atau kukusan.

3. Gunakan Air Kapur Sirih

Air kapur sirih sering digunakan dalam berbagai olahan makanan tradisional karena mampu mengurangi lendir sekaligus menjaga tekstur bahan makanan.

Langkah-langkah:

  • Siapkan larutan air kapur sirih yang telah disaring.
  • Rendam potongan talas selama 15–20 menit.
  • Bilas beberapa kali dengan air bersih.

Selain mengurangi lendir, metode ini membuat talas lebih kokoh sehingga hasil gorengan menjadi lebih renyah.

4. Rebus atau Kukus Sebentar

Pemanasan dapat membantu mengurangi kandungan oksalat pada talas.

Caranya:

  • Rebus atau kukus talas selama 5–10 menit.
  • Buang air rebusannya.
  • Tiriskan, lalu lanjutkan proses memasak sesuai resep.

Teknik ini banyak digunakan sebelum talas digoreng maupun dimasak menjadi sayur.

5. Rendam dengan Air Asam

Bahan yang bersifat asam juga dapat membantu mengurangi lendir.

Beberapa bahan yang bisa digunakan antara lain:

  • Air perasan jeruk nipis.
  • Cuka makan.
  • Air asam jawa.

Campurkan sedikit bahan asam ke dalam air rendaman, kemudian rendam talas selama 15–20 menit sebelum dibilas hingga bersih.

Tips Mengupas Talas agar Tangan Tidak Gatal

Selain membersihkan lendir, Anda juga perlu memperhatikan cara mengupas talas agar kulit tangan tetap nyaman.

Beberapa tips yang bisa dilakukan antara lain:

  • Gunakan sarung tangan plastik atau karet saat mengupas.
  • Kupas talas saat kondisinya masih kering, jangan langsung dicuci.
  • Jika tidak memakai sarung tangan, oleskan sedikit minyak goreng pada tangan sebelum mengupas.
  • Setelah selesai, cuci tangan menggunakan sabun dan air hangat.

Kombinasi Cara Paling Efektif

Apabila talas memiliki lendir yang cukup banyak, Anda bisa menggabungkan beberapa metode berikut:

  • Kupas talas dalam keadaan kering.
  • Lumuri dengan garam sambil diremas selama 5–10 menit.
  • Bilas hingga bersih.
  • Rendam dalam air garam selama sekitar 20 menit.
  • Rebus sebentar sebelum diolah sesuai resep.

Kombinasi langkah tersebut dapat membantu mengurangi lendir secara maksimal sekaligus menurunkan risiko rasa gatal saat talas dikonsumsi.

Pertanyaan Seputar Lendir Talas

1. Apakah semua jenis talas memiliki lendir yang sama banyak?

Tidak. Setiap jenis talas memiliki kadar lendir dan kandungan kalsium oksalat yang berbeda. Beberapa varietas talas cenderung lebih berlendir dan lebih mudah menyebabkan rasa gatal, sementara jenis lainnya memiliki lendir yang lebih sedikit. Meski begitu, semua jenis talas tetap sebaiknya dibersihkan dan diolah dengan benar sebelum dimasak.

2. Apakah talas yang sudah tidak berlendir bisa langsung dimakan mentah?

Tidak bisa. Meskipun lendirnya sudah berkurang, talas tetap tidak dianjurkan dikonsumsi mentah karena kandungan kalsium oksalatnya belum hilang sepenuhnya. Talas harus dimasak hingga matang, baik dengan cara direbus, dikukus, digoreng, maupun dipanggang agar aman dikonsumsi.

3. Bagaimana cara menyimpan talas yang sudah dibersihkan agar tetap segar?

Setelah lendirnya dibersihkan, tiriskan talas hingga tidak ada air yang menggenang, lalu simpan dalam wadah kedap udara di dalam kulkas. Talas sebaiknya diolah dalam waktu 1–2 hari agar kualitas dan teksturnya tetap baik. Jika ingin disimpan lebih lama, talas dapat direbus sebentar (blanching), didinginkan, lalu dibekukan di dalam freezer.