Liputan6.com, Jakarta - Ide jualan isi ulang sabun tanpa plastik muncul sebagai solusi inovatif untuk mengatasi masalah sampah plastik di Indonesia sekaligus membuka peluang bisnis yang menjanjikan. Konsep ini membantu mengurangi limbah dari kemasan produk sehari-hari seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap lingkungan.
Indonesia menghadapi tantangan besar sebagai salah satu penghasil sampah plastik terbesar, dengan hanya sekitar 22% yang berhasil didaur ulang. Sebagian besar sisanya berakhir di TPA atau mencemari lingkungan.
Kondisi ini mendorong perubahan perilaku konsumen, terutama generasi muda yang lebih peduli lingkungan. Bisnis isi ulang sabun pun menjadi kebutuhan baru yang menguntungkan sekaligus berdampak positif bagi bumi. Simak ulasannya berikut ini oleh Liputan6.com, Selasa (21/4/2026).
Advertisement
1. Toko Isi Ulang (Bulk Store/Refill Station)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5561332/original/012955100_1776746602-unnamed__37_.jpg)
Berbagai model bisnis dapat diterapkan untuk ide jualan isi ulang sabun tanpa plastik, memberikan fleksibilitas bagi para pelaku usaha. Salah satunya adalah toko isi ulang (Bulk Store/Refill Station), di mana konsumen membawa wadah sendiri atau menggunakan wadah daur ulang dari toko untuk mengisi produk curah. Konsep ini dapat dimulai secara daring untuk menekan biaya operasional.
Advertisement
2. Warung Berjalan (Mobile Refill)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5561333/original/044600700_1776746602-unnamed__38_.jpg)
Model lain yang inovatif adalah Warung Berjalan (Mobile Refill). Penjual menggunakan kendaraan untuk menjangkau daerah permukiman, mengisi ulang kebutuhan rumah tangga konsumen langsung di lokasi. Konsumen bisa memesan melalui aplikasi, dan penjual akan menghampiri untuk mengisi ulang. Contoh sukses dari model ini adalah Siklus Refill.
Konsumen, terutama dari kalangan Gen Z dan milenial, kini semakin sadar akan dampak negatif plastik sekali pakai terhadap lingkungan. Gaya hidup hijau pun bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah kebutuhan yang mendesak.
3. Produksi Rumahan dengan Sistem Refill
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5561334/original/072353500_1776746602-unnamed__39_.jpg)
Bagi yang ingin memulai dengan modal kecil, Produksi Rumahan dengan Sistem Refill bisa menjadi pilihan. Fokus pada kualitas produk dan kebersihan proses, serta membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan di lingkungan sekitar.
Konsumen yang sadar akan lingkungan, cenderung mencari produk dan layanan yang mendukung keberlanjutan, menjadikan ide jualan isi ulang sabun tanpa plastik sebagai peluang bisnis yang sangat prospektif di tahun 2026 dan seterusnya.
Advertisement
4. Franchise Zero Waste Shop
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5561335/original/099325900_1776746602-unnamed__40_.jpg)
Ada juga opsi Franchise Zero Waste Shop yang menawarkan dukungan penuh dari franchisor, mulai dari penyediaan produk hingga pemasaran, dengan investasi bervariasi tergantung skala usaha.
Untuk diketahui, botol plastik memerlukan waktu sekitar 20 tahun untuk terurai karena polimernya yang lebih kompleks dan tebal. Rata-rata orang menggunakan 11 botol sabun mandi cair dan 10 botol sampo setahun, yang secara kumulatif menyumbang jutaan ton sampah setiap tahunnya. Kondisi ini menggarisbawahi urgensi untuk mencari solusi inovatif dalam mengurangi jejak plastik.
Produk Selain Sabun yang Dapat Diisi Ulang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5555284/original/081956800_1776150919-eb9b5d51-8dca-408c-bdc1-cf2c0a858927.jpg)
Sistem isi ulang tidak terbatas pada sabun saja. Banyak produk rumah tangga dan perawatan diri lainnya yang dapat dijual dengan konsep serupa. Untuk kebutuhan harian, selain sabun cair (mandi, cuci baju, cuci piring), sampo, deterjen, body wash, pewangi pakaian, dan pembersih lantai, cairan disinfektan atau sanitasi juga sangat diminati.
Bahan pokok seperti beras, gula, kopi, bumbu dapur, kacang-kacangan, dan minyak goreng juga dapat dijual secara curah. Selain itu, produk gaya hidup ramah lingkungan seperti sedotan stainless, botol minum, dan totebag semakin populer di kalangan konsumen yang peduli lingkungan.
Bahkan, produk kecantikan seperti shower gel, conditioner, dan hand wash sudah banyak ditawarkan dalam format isi ulang oleh merek-merek terkemuka seperti The Body Shop Indonesia, yang menyediakan layanan isi ulang dengan botol aluminium khusus.
Advertisement
Strategi Implementasi dan Contoh Sukses di Indonesia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5555285/original/020864800_1776150920-unnamed__25_.jpg)
Untuk sukses dalam ide jualan isi ulang sabun tanpa plastik, beberapa pertimbangan penting perlu diperhatikan. Konsumen harus didorong untuk membawa wadah sendiri atau menggunakan wadah daur ulang/botol khusus yang disediakan toko. Pemanfaatan teknologi, seperti Internet of Things (IoT) pada mesin vending cerdas, dapat membantu pencatatan transaksi digital, pemantauan stok, dan penghitungan dampak lingkungan.
Kualitas produk harus menjadi prioritas, bahkan untuk produksi rumahan, dengan formula yang ramah lingkungan. Riset pasar yang mendalam, perizinan usaha yang lengkap, serta pemilihan bahan baku berkualitas dan terjangkau juga krusial. Pemasaran melalui media sosial dan platform daring dapat menyoroti keunggulan ramah lingkungan dan ekonomis dari bisnis ini.
Di Indonesia, sudah banyak inisiatif dan bisnis yang berhasil menerapkan model ini. Contohnya termasuk Siklus Refill dengan "Warung Berjalan" untuk kebutuhan rumah tangga, Qyos Refill dengan gerai modern berteknologi IoT, serta Alner.id (sebelumnya Koinpack) yang menyediakan produk dalam kemasan yang dapat dikembalikan.
The Body Shop Indonesia dan Utama Spice Bali juga telah menyediakan layanan isi ulang untuk produk perawatan diri mereka, menunjukkan bahwa konsep ini diterima luas dan memiliki potensi besar untuk terus berkembang.
FAQ
Mengapa ide jualan isi ulang sabun tanpa plastik menjadi tren di tahun 2026?
Ide jualan isi ulang sabun tanpa plastik diprediksi laris di tahun 2026 karena meningkatnya kesadaran konsumen terhadap lingkungan, dukungan pemerintah dengan regulasi ketat, kenaikan harga plastik, dan penerapan konsep ekonomi sirkular.
Apa saja model bisnis yang bisa diterapkan untuk ide jualan isi ulang sabun tanpa plastik?
Model bisnis yang bisa diterapkan antara lain toko isi ulang (bulk store/refill station), warung berjalan (mobile refill), produksi rumahan dengan sistem refill, dan franchise zero waste shop.
Produk apa saja selain sabun yang dapat dijual dengan sistem isi ulang?
Selain sabun, berbagai produk seperti sampo, deterjen, body wash, pewangi pakaian, pembersih lantai, bahan pokok (beras, gula, minyak goreng), hingga produk kecantikan dapat dijual dengan sistem isi ulang.
Bagaimana bisnis isi ulang sabun tanpa plastik berkontribusi pada lingkungan?
Bisnis ini berkontribusi dengan mengurangi sampah kemasan, mendorong penggunaan kembali dan daur ulang, serta mempromosikan gaya hidup berkelanjutan dan ekonomi sirkular.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306335/original/075578900_1784874762-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-24T133156.067.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306600/original/019959200_1784885023-PLN_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306185/original/084044900_1784866642-Screenshot_2026-07-23_170549.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5561331/original/084866400_1776746601-dfc8e098-6af7-444c-93c6-4b49c6e0d309.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3104854/original/092516000_1587109605-000_1Q35MK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535295/original/004219900_1773977617-gianni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303609/original/094591200_1784672116-AP26200776667216.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5551637/original/043590500_1775732047-Pedagang_di_Pasar_Senen-9_April_2026a.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296970/original/020664500_1784037178-Jumhur_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3166525/original/099193000_1593520006-20200630-Nasib-Pedagang-Plastik-Jelang-Pemberlakuan-Larangan-Kantong-Sekali-Pakai-IQBAL-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258830/original/011491900_1781413200-IMG_3403.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8039215/original/012921000_1780881327-WhatsApp_Image_2026-06-07_at_8.18.33_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5554602/original/063147100_1776079707-IMG-20260413-WA0012.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5672883/original/052809700_1778512971-image__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5551128/original/020440500_1775718906-industri_petrokimia_1.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5568436/original/043916200_1777359168-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-28_April_2026a.jpg)