5 Cara Mengamankan Kabel dari Gigitan Tikus Agar Instalasi Listrik Tetap Awet

Kenali cara mengamankan kabel dari gigitan tikus untuk mencegah kerusakan listrik serta risiko kebakaran di rumah.

Diterbitkan 23 Februari 2026, 12:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kabel yang terputus akibat gigitan tikus bukan hanya merugikan, tetapi juga berisiko memicu arus pendek hingga kebakaran di rumah. Kebiasaan hewan pengerat ini mengasah gigi mereka pada benda keras yang menjadikan lapisan plastik kabel menjadi sasaran empuk yang mudah rusak. Tak heran jika banyak yang mencari informasi cara mengamankan kabel dari gigitan tikus.

Oleh karena itu, artikel Liputan6.com ini akan membahas tentang cara mengamankan kabel dari gigitan tikus untuk menjaga keamanan instalasi listrik dan keawetan perangkat elektronik di rumah. 

1. Gunakan Pipa Pelindung

Cara pertama untuk mengamankan kabel dari gigitan tikus adalah pipa pelindung. Pemasangan pipa pelindung seperti PVC tebal atau pipa besi fleksibel merupakan solusi fisik yang paling ampuh saat ini. Material yang keras dan licin membuat gigi tikus tidak memiliki titik tumpu untuk mulai mengerat, sehingga inti kabel di dalamnya tetap aman terjaga.

Penggunaan sistem conduit ini sangat direkomendasikan untuk instalasi kabel permanen yang berada di area sulit dijangkau, seperti di dalam plafon atau bawah lantai. Selain memberikan perlindungan dari gigitan tikus, pipa ini juga berfungsi sebagai isolator tambahan yang mencegah penyebaran percikan api jika terjadi arus pendek.

 

2. Gunakan Cable Sleeve

Selongsong kabel atau cable sleeve yang terbuat dari jaring baja atau nilon berkualitas tinggi memberikan proteksi ekstra tanpa mengorbankan fleksibilitas kabel. Lapisan jaring ini akan memberikan sensasi keras dan tajam saat digigit, yang secara instan memicu insting tikus untuk berhenti merusak benda tersebut.

Opsi ini sangat cocok diaplikasikan pada kabel perangkat elektronik yang sering bergerak atau berada di area terbuka, seperti kabel laptop dan televisi. Selain itu, proses pemasangannya sangat praktis karena sifat material ini biasanya yang elastis dan bisa disesuaikan dengan diameter kabel yang ingin dilindungi.

 

3. Oleskan Cairan Pengusir Tikus

Tikus sangat mengandalkan indra penciuman untuk mengenali lingkungan, sehingga penggunaan aroma menyengat seperti minyak peppermint atau cuka putih bisa menjadi pengusir alami. Mengoleskan bahan-bahan ini pada permukaan kabel akan menciptakan zona yang tidak nyaman bagi tikus untuk mendekat apalagi menggigit.

Selain bahan alami, saat ini banyak tersedia semprotan anti-tikus khusus yang mengandung zat kimia dengan rasa yang sangat pahit dan aroma tajam. Pastikan untuk melakukan penyemprotan ulang secara berkala, terutama setelah membersihkan debu agar sisa zat pengusir tersebut tetap menempel kuat pada lapisan kabel.

4. Tutup Lubang Akses Masuk di Jalur Kabel

 

Cara selanjutnya adalah menutup lubang akses masuk. Penutupan celah pada dinding, sudut plafon, atau lubang masuk pipa kabel menggunakan kawat kasa baja atau semen merupakan langkah preventif yang krusial. Mengingat tikus mampu melewati lubang sekecil ibu jari, maka penyegelan akses ini secara otomatis membatasi ruang gerak hama tikus di dalam rumah.

Penyegelan rapi pada setiap titik pertemuan antara kabel dan dinding menggunakan material yang tidak dapat dikerat sangat diperlukan. Pemutusan jalur masuk utama ini mencegah tikus mencapai area instalasi listrik, sehingga risiko kerusakan kabel dapat ditekan hingga level minimal.

 

5. Jaga Kebersihan dan Pasang Alat Pengusir Elektronik

Terakhir yaitu menjaga kebersihan di rumah. Lingkungan yang kotor dan berantakan merupakan habitat favorit bagi tikus untuk bersarang dan berkembang biak di dekat jalur kabel. Menjaga kebersihan area rumah dari sisa makanan dan tumpukan barang bekas akan membuat lokasi tersebut tidak lagi menarik bagi hewan pengerat untuk tinggal.

Sebagai pelapis tambahan, pemasangan alat pengusir tikus ultrasonik dapat membantu menciptakan lingkungan yang bising bagi pendengaran mereka. Frekuensi suara tinggi yang dihasilkan alat ini akan membuat tikus merasa stres dan terganggu, sehingga mereka cenderung akan mencari tempat lain yang lebih tenang jauh dari kabel.

Pertanyaan Umum tentang Topik

1. Aroma apa yang paling efektif untuk mengusir tikus dari kabel?

Aroma menyengat dari minyak peppermint, cuka putih, atau bubuk lada hitam sangat dibenci oleh tikus. Selain bahan alami, penggunaan semprotan pengusir tikus komersial yang mengandung zat pahit khusus juga sangat efektif karena memberikan efek jera saat tikus mencoba menggigit.

2. Apakah kabel yang dibungkus selotip hitam biasa aman dari gigitan?

Tidak, selotip hitam biasa tidak memberikan perlindungan fisik terhadap gigitan karena materialnya yang lunak. Sebaiknya gunakan pita atau selotip pengusir tikus khusus yang mengandung bahan kimia pahit atau bungkus kabel dengan pipa pelindung berbahan keras untuk memberikan perlindungan maksimal.

3. Mengapa tikus sangat suka menggigit kabel listrik?

Tikus menggigit kabel bukan untuk memakannya, melainkan untuk mengasah gigi depan mereka yang terus tumbuh sepanjang hidup. Tekstur lapisan plastik kabel memberikan tingkat kekerasan yang pas bagi tikus untuk merapikan gigi agar tidak tumbuh terlalu panjang.

4. Apakah alat pengusir tikus ultrasonik benar-benar berfungsi?

Alat ultrasonik cukup efektif untuk mengganggu pendengaran tikus, namun hasilnya akan lebih maksimal jika dikombinasikan dengan metode lain. Pastikan posisi alat tidak terhalang benda padat dan gunakan frekuensi yang bervariasi agar tikus tidak menjadi terbiasa dengan suara tersebut.

5. Material pipa apa yang paling kuat untuk melindungi kabel di plafon?

Pipa PVC tipe AW atau pipa besi fleksibel adalah pilihan terbaik untuk area plafon. Material ini memiliki permukaan yang licin dan sangat keras, sehingga gigi tikus tidak akan bisa mendapatkan tumpuan untuk mulai mengerat lapisan pipa tersebut.