Cara Menyimpan Bawang Paling Awet, Perlu Dikupas atau Tidak?

Bingung apakah perlu dikupas atau tidak? Simak panduan lengkap cara menyimpan bawang paling awet agar tetap segar dan tidak cepat busuk di dapur Anda!

Diterbitkan 30 November 2025, 15:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Bawang merupakan bumbu dapur esensial yang sering digunakan dalam berbagai masakan untuk menambah rasa dan aroma. Namun, bawang dapat cepat busuk jika tidak disimpan dengan cara yang benar, menyebabkan kerugian dan pemborosan di dapur.

Penyimpanan yang tidak tepat dapat membuat bawang menjadi lembek, berjamur, atau bahkan bertunas, sehingga mengurangi kualitas dan kesegarannya. Oleh karena itu, memahami metode penyimpanan yang tepat sangat penting untuk menjaga kualitas bahan masakan ini.

Liputan6 akan mengupas tuntas cara menyimpan bawang paling awet, termasuk menjawab pertanyaan krusial: perlu dikupas atau tidak, agar bawang Anda tetap segar dan siap digunakan kapan saja. Simak ulasan lengkapnya sebagai berikut, Kamis (27/11/2025).

1. Pentingnya Penyimpanan Bawang yang Tepat

Menjaga kesegaran bawang adalah kunci untuk memastikan masakan memiliki cita rasa terbaik. Bawang yang disimpan dengan baik akan mempertahankan tekstur renyah dan aroma khasnya, yang sangat dibutuhkan dalam setiap hidangan.

Penyimpanan yang salah tidak hanya merusak kualitas bawang, tetapi juga dapat memicu pertumbuhan bakteri dan jamur yang tidak diinginkan. Hal ini tentu akan berdampak pada kesehatan dan keamanan pangan di rumah Anda.

Dengan menerapkan tips penyimpanan yang benar, Anda dapat memperpanjang masa simpan bawang secara signifikan. Ini tidak hanya menghemat uang belanja, tetapi juga memastikan ketersediaan bahan masakan yang selalu prima.

2. Menyimpan Bawang Utuh: Perlukah Dikupas?

Untuk bawang yang masih utuh dan belum dikupas, tempat terbaik untuk menyimpannya adalah di area yang sejuk, kering, gelap, serta memiliki ventilasi udara yang baik. Suhu ideal untuk penyimpanan jenis bawang ini berkisar antara 4°C hingga 18°C.

Penting untuk tidak menyimpan bawang utuh di dalam kulkas, karena suhu dingin dan kelembapan tinggi di sana justru dapat membuat bawang menyerap uap air, menjadi lembek, dan cepat bertunas. Jadi, jawabannya adalah, bawang utuh tidak perlu dikupas saat disimpan.

Hindari juga menyimpan bawang dalam kantong plastik karena dapat menghambat sirkulasi udara dan memerangkap kelembapan, yang mempercepat pembusukan. Gunakan wadah seperti keranjang berongga atau kantung jaring yang memungkinkan udara bersirkulasi. Selain itu, jangan menyimpan bawang berdekatan dengan kentang, karena gas etilen dari kentang mempercepat pembusukan bawang.

3. Strategi Penyimpanan Bawang Kupas dan Potong

Berbeda dengan bawang utuh, bawang yang sudah dikupas memerlukan perlakuan khusus karena kulitnya yang hilang membuatnya lebih rentan kering dan busuk. Bawang kupas sebaiknya disimpan di dalam kulkas untuk menghindari kontaminasi bakteri dan menjaga kesegarannya.

Tempatkan bawang kupas dalam wadah kedap udara atau kantong ziplock untuk mencegah bau menyebar ke makanan lain dan mengurangi oksidasi. Bawang merah kupas yang disimpan di kulkas dalam wadah tertutup dapat bertahan selama satu hingga dua minggu.

Untuk bawang bombay yang sudah dikupas, dapat bertahan hingga 10-14 hari di kulkas. Bawang yang sudah diiris atau dipotong juga harus disimpan di kulkas dalam wadah tertutup rapat dan dapat bertahan hingga 10 hari, memastikan kualitasnya tetap terjaga.

4. Teknik Lanjutan untuk Bawang Cincang dan Beku

Jika bawang sudah dicincang atau dihaluskan, Anda bisa menyimpannya di kulkas dalam wadah tertutup rapat. Cara ini dapat membuat bawang bertahan hingga satu bulan, terutama jika ditambahkan alas tisu di dasar wadah untuk menyerap kelembapan berlebih.

Untuk penyimpanan jangka panjang, bawang yang sudah dicincang atau dipotong dapat dibekukan di freezer. Bawang bombay yang dibekukan dapat bertahan hingga 6 bulan, sementara bawang putih cincang juga dapat bertahan selama periode yang sama.

Anda bisa membekukan bawang cincang dalam nampan es batu dengan sedikit minyak, lalu memindahkannya ke wadah kedap udara setelah beku. Metode lain untuk bawang kupas adalah merendamnya dalam cuka putih atau cuka apel, yang dapat membantu menjaga kesegaran dan mencegah pertumbuhan bakteri.

People Also Ask

1. Perlukah bawang dikupas sebelum disimpan agar awet?

Jawaban: Tidak, bawang utuh sebaiknya tidak dikupas saat disimpan. Kulitnya berfungsi sebagai pelindung alami yang menjaga kesegaran bawang lebih lama.

2. Di mana tempat terbaik menyimpan bawang utuh yang belum dikupas?

Jawaban: Tempat terbaik adalah di area yang sejuk, kering, gelap, dan berventilasi baik, dengan suhu antara 4°C hingga 18°C. Hindari kulkas dan kantong plastik.

3. Bagaimana cara menyimpan bawang yang sudah dikupas atau dipotong?

Jawaban: Bawang kupas atau potong harus disimpan di dalam kulkas dalam wadah kedap udara atau kantong ziplock untuk mencegah kontaminasi dan oksidasi.

4. Berapa lama bawang cincang bisa bertahan di kulkas atau freezer?

Jawaban: Bawang cincang dapat bertahan hingga satu bulan di kulkas dalam wadah tertutup, dan hingga 6 bulan jika dibekukan di freezer.

5. Apa saja kesalahan yang harus dihindari saat menyimpan bawang?

Jawaban: Hindari mencuci bawang sebelum disimpan, menyimpannya di tempat hangat/terkena sinar matahari langsung, menggunakan kantong plastik untuk bawang utuh, dan menyimpannya berdekatan dengan kentang.