Liputan6.com, Jakarta Bahan alami pengusir tikus yang aman untuk rumah di bawah ini bisa dipertimbangkan untuk digunakan jika ingin mengusir hewan pengerat satu ini. Kehadiran tikus di dalam rumah seringkali menjadi masalah serius yang mengganggu kenyamanan serta kebersihan.
Hewan ini tidak hanya berpotensi merusak properti, tetapi juga dapat menyebarkan berbagai penyakit berbahaya bagi penghuni rumah. Mencari solusi efektif untuk mengusir tikus menjadi prioritas, terutama dengan menggunakan bahan alami pengusir tikus yang aman untuk rumah. Metode ini dipilih banyak orang karena minim risiko terhadap kesehatan manusia dan hewan peliharaan.
Penyakit seperti leptospirosis dan hantavirus dapat menyerang organ vital manusia, menunjukkan pentingnya menjaga rumah bebas tikus dengan cara yang aman. Berikut Liputan6.coma ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Sabtu (22/11/2025).
Advertisement
Minyak Peppermint: Aroma Kuat yang Tidak Disukai Tikus
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2720431/original/002307300_1549272062-leaf-3070153_1920.jpg)
Minyak peppermint dikenal sebagai salah satu bahan alami pengusir tikus yang paling populer dan efektif. Aroma segar yang sangat menyengat dari minyak ini tidak disukai oleh tikus, bahkan dapat mengiritasi rongga hidung mereka.
Untuk menggunakannya, Anda bisa meneteskan minyak peppermint murni pada bola kapas. Letakkan bola kapas ini di area yang sering dilalui tikus, seperti sudut rumah, dapur, atau gudang.
Alternatif lain adalah mencampurkan dua sendok teh minyak peppermint dengan satu cangkir air dan beberapa tetes sabun cuci piring. Masukkan campuran ini ke dalam botol semprot, lalu semprotkan di area yang bermasalah untuk mengusir tikus secara alami.
Advertisement
Cengkeh: Rempah Tajam Pengganggu Tikus
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1493642/original/012038600_1485932645-Segudang-Manfaat-Cengkeh-untuk-Kesehatan.jpg)
Cengkeh memiliki aroma tajam yang dapat mengganggu tikus, menjadikannya bahan alami pengusir tikus yang aman untuk rumah. Aroma kuat ini membuat tikus enggan mendekati area yang diberi cengkeh. Anda dapat menempatkan cengkeh utuh atau bubuk cengkeh di sekitar area yang sering dikunjungi tikus.
Fokuskan pada celah-celah atau jalur yang biasa dilewati hama ini. Minyak cengkeh juga bisa menjadi alternatif yang efektif. Teteskan minyak cengkeh pada bola kapas dan letakkan di titik-titik strategis untuk menciptakan penghalang aroma bagi tikus.
Cabai: Sensasi Pedas yang Menjauhkan Tikus
Cabai, terutama bubuk cabai atau cabai rawit, sangat efektif dalam mengusir tikus karena kandungan capsaicin yang pedas. Aroma dan rasa pedasnya tidak disukai tikus dan dapat menyebabkan iritasi jika terpapar.
Taburkan bubuk cabai di area yang sering dilewati tikus, seperti di bawah lemari atau di dekat lubang. Ini akan membuat tikus merasa tidak nyaman dan menjauh. Anda juga bisa membuat larutan semprot dengan mencampurkan bubuk cabai dengan air dan sedikit sabun cuci piring. Semprotkan larutan ini di area yang dicurigai menjadi sarang atau jalur tikus.
Bawang Putih: Senyawa Allicin yang Dibenci Tikus
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5418293/original/043459200_1763614192-Bawang_Putih.jpg)
Bawang putih mengandung senyawa allicin yang aromanya sangat tidak disukai tikus. Ini adalah salah satu bahan alami pengusir tikus yang mudah ditemukan dan ampuh. Anda bisa menempatkan siung bawang putih yang sudah dikupas di area yang rawan diserang tikus.
Letakkan di dekat lubang, celah, atau tempat penyimpanan makanan. Selain itu, bawang putih yang sudah dihaluskan dapat dicampur dengan air dan disemprotkan. Larutan ini akan menciptakan bau yang tidak menyenangkan bagi tikus, membuat mereka menjauh.
Lada Hitam: Aroma Pedas Pengusir Hama
Lada bubuk atau lada hitam memiliki aroma pedas yang sangat ampuh mengusir tikus. Bau menyengat ini mengganggu indera penciuman tikus yang sensitif. Taburkan lada bubuk di sekitar area yang sering dilewati tikus, seperti lubang saluran air atau sudut rumah yang lembab.
Pastikan untuk menaburkannya secara merata. Aroma pedas dari lada hitam akan membuat tikus enggan mendekat dan mencari tempat lain yang lebih nyaman. Ini adalah cara yang aman dan mudah untuk menjaga rumah bebas tikus.
Advertisement
Daun Salam: Jebakan Aroma yang Mematikan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4762442/original/092574700_1709625037-IMG_1493.jpeg)
Daun salam merupakan bahan alami yang dapat mengusir tikus dari rumah dengan cara yang unik. Aroma daun salam yang khas tidak disukai oleh tikus. Anda hanya perlu menyebar daun salam kering atau segar ke area yang sering disinggahi oleh tikus. Letakkan di dapur, gudang, atau tempat penyimpanan makanan.
Ketika tikus memakan daun salam, zat di dalamnya bahkan bisa menyebabkan kematian bagi tikus. Ini menjadikannya salah satu bahan alami pengusir tikus yang efektif dan aman untuk digunakan di sekitar rumah.
Cuka Putih: Bau Asam yang Ampuh
Cuka putih memiliki bau asam yang sangat tidak disukai tikus, menjadikannya pilihan yang aman dan efektif sebagai bahan alami pengusir tikus. Baunya yang tajam akan membuat tikus menjauh. Campurkan cuka putih dan air dengan perbandingan yang sama ke dalam botol semprot. Kocok rata campuran ini agar tercampur sempurna.
Semprotkan cairan cuka di area aktivitas tikus dan biarkan mengering. Anda bisa mengulanginya secara rutin untuk menjaga efektivitasnya dan memastikan rumah tetap bebas tikus.
Minyak Kayu Putih: Aroma Kuat Penolak Tikus
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3186698/original/072750000_1595388670-organic-burdock-oil-glass-bottle-burdock-flowers_190330-284.jpg)
Minyak kayu putih menghasilkan aroma yang cukup kuat dan menyengat bagi indera penciuman tikus. Bau ini membuat tikus merasa tidak nyaman dan tidak berlama-lama di dalam rumah. Untuk efektivitas maksimal, gunakan minyak kayu putih dengan konsentrasi 5%. Teteskan pada bola kapas atau campurkan dengan air untuk disemprotkan. Semprotkan atau letakkan bola kapas di sarang tikus atau area yang sering dilalui. Minyak kayu putih adalah bahan alami pengusir tikus yang aman dan mudah diaplikasikan.
Tikus merupakan hewan pengerat yang dapat membawa berbagai penyakit berbahaya bagi manusia. Melalui air liur, urine, dan kotorannya, tikus dapat menularkan penyakit seperti leptospirosis, pes, dan salmonellosis. Penyakit-penyakit ini dapat menyebabkan demam tinggi, infeksi berat, bahkan kematian jika tidak ditangani dengan cepat. Selain itu, tikus juga sering menjadi perantara bagi kutu dan tungau yang membawa penyakit tambahan, sehingga risiko penularannya semakin meningkat.
Selain ancaman terhadap kesehatan, tikus juga dapat menimbulkan kerusakan fisik pada lingkungan tempat tinggal. Hewan ini gemar menggerogoti kabel listrik, pipa, furnitur, serta bahan makanan, yang dapat mengakibatkan kerugian ekonomi signifikan. Kerusakan kabel listrik bahkan bisa memicu korsleting dan kebakaran rumah. Karena itu, penting untuk menjaga kebersihan lingkungan, menyimpan makanan dalam wadah tertutup rapat, serta melakukan pengendalian hama secara rutin untuk mencegah populasi tikus berkembang.
Advertisement
FAQ
1. Apa bahan alami yang paling efektif untuk mengusir tikus di rumah? Daun mint dan minyak peppermint dikenal sangat efektif karena aromanya yang kuat.
2. Bagaimana cara menggunakan bawang putih sebagai pengusir tikus? Cukup hancurkan beberapa siung bawang putih dan letakkan di area yang sering dilewati tikus.
3. Apakah cuka aman digunakan sebagai pengusir tikus di dapur? Ya, cuka aman dan aromanya dapat membuat tikus enggan mendekat.
4. Berapa kali sebaiknya mengganti bahan alami pengusir tikus? Umumnya setiap tiga hingga lima hari sekali agar aromanya tetap kuat.
5. Apakah bahan alami dapat digunakan bersamaan untuk hasil maksimal? Bisa, mengombinasikan beberapa bahan beraroma tajam biasanya memberi efek pengusiran yang lebih kuat.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267613/original/079814300_1602679710-Kejahatan_Siber.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3885024/original/ACg8ocLv0DeWDi_zcmWgoosg5RDoRFw9Nc-S86AyMIxpXrIAjQY-eA%3Ds200.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5418388/original/027184300_1763617012-Tikus.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8315631/original/085066700_1782183105-AP26173665939735.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8621093/original/089503900_1782612244-063_2283639746.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8269025/original/029326100_1782119069-063_2281966729.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8620430/original/011957700_1782610877-000_B8JY4LY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8620429/original/007432300_1782610876-000_B8JY7M2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8322679/original/008420700_1782191790-Amine_Gouiri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8615608/original/002262500_1782601852-063_2283621934.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389880/original/043940700_1782270022-AP26174722689391.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8615223/original/052059800_1782601281-063_2283624238.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8392528/original/081634600_1782272943-000_B83Z88V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8553933/original/032729600_1782499706-uzbek_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7006552/original/005422200_1779778076-memberi_makan.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6187862/original/072095400_1779067929-Gemini_Generated_Image_m29nqkm29nqkm29n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5505649/original/078469000_1771392664-Baun_pepaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4999417/original/008223200_1731300399-close-up-weevil-destroy-rice_44527-57.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5076162/original/040395400_1735871450-1735827548853_resep-iga-sapi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537100/original/006519000_1774409719-Membersihkan_noda_minyak.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5517181/original/036741500_1772418668-Gemini_Generated_Image_xggvw8xggvw8xggv.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3496275/original/071877100_1624960565-antonika-chanel-RJCslxmvBcs-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5545058/original/024146500_1775124048-Gemini_Generated_Image_bcld4vbcld4vbcld.jpg)