Lazis DMI Targetkan Pemberdayaan Umat Lewat Sedekah Rp10 Ribu per Jumat

Gerakan ini diinisiasi sebagai upaya menghidupkan kembali peran masjid tak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai pusat sosial dan pemberdayaan umat.

Diperbarui 04 Juli 2025, 09:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Ketua Umum Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla, resmi meluncurkan Gerakan Nasional Cinta Masjid bertajuk “Sedekah Makin Berkah di Rumah Allah”. Peluncuran ini bertepatan dengan perayaan Milad ke-53 DMI yang digelar di Gedung DMI, Matraman, Jakarta Timur.

Dalam sambutannya, JK – sapaan akrab Jusuf Kalla – menggarisbawahi kekuatan luar biasa dari sedekah kecil yang dilakukan secara kolektif oleh umat. Ia memberi ilustrasi sederhana namun memikat.

“Kalau hanya 1% dari laki-laki yang salat Jumat di masjid bersedekah Rp10 ribu setiap pekan melalui Lazis DMI, kita bisa mengumpulkan ratusan miliar rupiah dalam setahun,” ujarnya.

Dana tersebut, lanjut JK, akan dikembalikan ke masyarakat dalam bentuk nyata: pembangunan dan renovasi masjid di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), program pendidikan dan beasiswa bagi hafiz Al-Qur’an, bantuan pengobatan untuk duafa, hingga penguatan ekonomi jemaah lewat wirausaha berbasis masjid.

“Sedekah yang kecil, tapi punya dampak besar untuk umat,” tegas JK.

Sementara itu, Direktur Utama Lazis DMI, Dr. Uci Nasution, menjelaskan bahwa gerakan ini diinisiasi oleh Lazis DMI sebagai upaya menghidupkan kembali peran masjid tak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai pusat sosial dan pemberdayaan umat.

“Momen peluncuran ini menjadi titik tolak sinergi antara umat, masjid, dan kekuatan sedekah berjamaah untuk membangun bangsa,” ungkap Uci.

Uci turut memaparkan data menarik tentang potensi umat Islam di Indonesia. Dengan jumlah penduduk Muslim dan masjid terbanyak di dunia, Indonesia selama enam tahun berturut-turut dinobatkan sebagai negara paling dermawan di dunia. Data Baznas bahkan menyebutkan, 62% masyarakat lebih suka bersedekah lewat masjid.

 

Tantangan besar

Namun, di balik potensi itu, ada tantangan besar. Data terbaru PPATK per April 2025 menunjukkan Indonesia mencatatkan nilai transaksi judi online terbesar di dunia, mencapai Rp1.200 triliun. Sementara potensi zakat nasional sebesar Rp372 triliun, realisasinya baru menyentuh Rp41 triliun.

“Gerakan Nasional Cinta Masjid ini adalah bentuk perlawanan moral dan spiritual terhadap ketimpangan tersebut. Masjid harus menjadi benteng peradaban,” kata Uci tegas.

Ia juga mengingatkan delapan keutamaan sedekah, antara lain: mendatangkan rezeki, menyembuhkan penyakit, memudahkan urusan, menghapus dosa, menolak musibah, dicintai Allah dan manusia, didoakan malaikat, serta memperpanjang umur.

 

Distribusi dana tepat sasaran

Sebagai lembaga amil zakat nasional yang diakui resmi melalui SK Kemenag RI No. 240 Tahun 2023, Lazis DMI memastikan distribusi dana sedekah tepat sasaran. Dana tersebut dialokasikan untuk pembangunan masjid, beasiswa yatim dan duafa, layanan kesehatan, hingga program sosial lainnya, terutama di wilayah 3T.

Menutup ajakannya, Uci mengimbau umat Islam untuk rutin menyisihkan Rp10.000 setiap Jumat melalui Lazis DMI, salah satunya lewat situs www.lazisdmi.id.

“Ringan di tangan, besar manfaatnya di langit dan bumi. Mari bersama memakmurkan masjid agar kita semua dimakmurkan oleh-Nya,” seru Uci.