Sukses

Umat Katolik dan Kristen Telah Memasuki Masa Adven Sebelum Natal, Apa Itu?

Liputan6.com, Jakarta Pada Minggu (27/11/2022) kemarin, umat katolik dan kristen sudah memasuki minggu Adven pertama. Sebelum Natal, masa Adven akan dilaksanakan selama empat minggu, mulai dari minggu Adven pertama hingga minggu Adven keempat. Artinya minggu Adven dimulai pada hari minggu keempat sebelum Natal dan berlangsung selama sekitar satu bulan.

Melansir Learn Religions, Adven adalah periode persiapan rohani di mana umat Katolik dan Kristen mempersiapkan diri untuk menyambut kelahiran Tuhan Yesus Kristus. Masa Adven biasanya akan melibatkan kegiatan doa atau ibadah, pertobatan, persiapan dan antisipasi, harapan, sukacita, dan selalu berbuat baik. Persiapan dan antisipasi yang dimaksud yaitu untuk mempersiapkan diri dan antisipasi pada akhir zaman.

Sementara itu, melansir Our Little Rosses, masa Adven juga merupakan hari pertama dari kalender Liturgi (atau gereja Katolik) dalam memulai periode persiapan empat minggu untuk mengantisipasi kelahiran Yesus saat Natal.

Selama Adven, umat katolik diharapkan untuk merefleksikan bagaimana kita dapat mempersiapkan hati dan rumah kita untuk menyambut kelahiran Kristus di dunia seperti sekarang ini. 

Masa Adven juga mengundang umat katolik untuk menjauh dari apa yang bisa menjadi kebiasaan atau kesenangan duniawi. Hal ini juga menjadi salah satu masa tersuci dalam iman umat katolik. Adven juga merupakan waktu untuk merenungkan kembalinya Yesus dengan kemenangan pada kedatangan kedua.

 

**Liputan6.com bersama BAZNAS bekerja sama membangun solidaritas dengan mengajak masyarakat Indonesia bersedekah untuk korban gempa Cianjur melalui transfer ke rekening:

1. BSI 900.0055.740 atas nama BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional)2. BCA 686.073.7777 atas nama BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional)

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Karangan Bunga Adven

Membuat karangan bunga Adven merupakan tradisi yang selalu dilakukan saat memasuki minggu Adven atau selalu ada menjelang Natal. Tradisi karangan bunga dimulai sejak abad ke-16 oleh lutheran dan katolik di Jerman. Karangan bunga dengan empat atau lima lilin yang disusun di karangan bunga.

Sedangkan melansir Catholic News Agency, karangan bunga Adven berasal dari tradisi Eropa pagan, dengan menyalakan lilin selama musim dingin untuk meminta dewa matahari kembali dengan cahaya dan kehangatannya.

Misionaris pertama memanfaatkan tradisi ini untuk menginjili orang-orang dan mengajari mereka bahwa mereka harus menggunakan karangan bunga Adven sebagai cara mempersiapkan kelahiran Kristus. Serta untuk merayakan kelahirannya dan memohon kepada Yesus untuk menanamkan terang-Nya dalam jiwa mereka.

Secara keseluruhan karangan bungan dimaksudkan untuk mengingatkan kita akan kebakaan jiwa kita dan janji Allah akan kehidupan abadi kepada kita melalui Kristus. Berikut makna karangan bunga melansir Our Little Rosses:

  1. Karangan bunga itu terbuat dari berbagai pohon cemara, menandakan kehidupan yang berkelanjutan.
  2. Lingkaran karangan bunga: Tuhan yang tidak memiliki awal atau akhir. Melambangkan kekekalan Allah, kebakaan jiwa, dan kehidupan abadi yang kita temukan di dalam Yesus Kristus. Tanda kasih yang tak berkesudahan yang terus diperbarui dan tidak pernah berhenti.
  3. Pohon cemara yang membentuk karangan bunga memiliki maknanya sendiri yang dapat disesuaikan dengan iman umat Katolik. Kemenangan menandakan kemenangan atas penganiayaan dan penderitaan.
  4. Pinus, holly, dan yew menandakan keabadian dan menandakan kekuatan dan penyembuhan.
  5. Kerucut pinus yang menghiasi karangan bunga melambangkan kehidupan dan kebangkitan. 
  6. Warna hijau karangan bunga melambangkan harapan dan kehidupan.
3 dari 4 halaman

Lilin Adven

Tak hanya karangan bunga saja, mas Adven juga indentik dengan empat lilin yang terdiri dari tiga lilin ungu dan satu lilin pink yang disusun melingkar di atas karangan bunga Adven. Biasanya ada juga yang menambahkan lilin putih di tengah untuk melambangkan Tuhan Yesus Kristus.

Empat lilin Adven mewakili empat minggu Adven dan setiap hari Minggu menyalakan satu lilin. Tiga lilin berwarna ungu karena warna ungu adalah warna liturgi yang menandakan waktu doa, penebusan dosa, dan pengorbanan.

Melansir Learn Religions, lilin advent dan warnanya dikemas dengan banyak makna. Masing-masing mewakili aspek spesifik dari persiapan rohani untuk Natal. Tiga warna utama adalah ungu, merah muda, dan putih. Berikut makna setiap warna lilin Adven:

  1. Ungu melambangkan pertobatan dan bangsawan. (Dalam gereja Katolik, ungu juga merupakan warna liturgi pada tahun ini.)
  2. Merah muda melambangkan kegembiraan.
  3. Putih berarti kemurnian dan cahaya.

Sementara itu, setiap lilin memiliki nama tertentu yaitu:

  1. Lilin ungu pertama disebut Lilin Nubuat atau Lilin Harapan. Untuk mengenang para nabi, terutama Yesaya, yang menubuatkan kelahiran Kristus. Itu mewakili pengharapan yang dirasakan untuk mengantisipasi Mesias yang akan datang.
  2. Lilin ungu kedua adalah Lilin Betlehem atau Lilin Persiapan (Lilin Iman), sebagai pengingat perjalanan Maria dan Yusuf ke Betlehem.
  3. Lilin ketiga merah muda (pink) adalah Lilin Gembala atau Lilin Sukacita, karena mawar adalah warna liturgi untuk kegembiraan. Minggu ketiga Adven adalah Hari Minggu Gaudete dan dimaksudkan untuk mengingatkan umat katolik tentang sukacita yang dialami dunia pada saat kelahiran Yesus, serta sukacita bahwa umat beriman telah mencapai titik tengah Adven.
  4. Lilin keempat/terakhir (lilin ungu lagi) disebut Lilin Malaikat atau Lilin Cinta (melambangkan kedamaian), untuk menandai minggu terakhir doa dan penebusan dosa sewaktu kita menunggu kelahiran Juruselamat kita. Sekaligus mengingatkan umat Katolik pada pesan para malaikat: "Damai sejahtera di bumi, kehendak baik terhadap manusia."
  5. Lilin (putih) terakhir adalah Lilin Kristus (optional). 
4 dari 4 halaman

Doa Minggu Adven

Doa untuk Menyalakan Lilin Karangan Bunga Adven, melansir Jesuit Resource.org (Xavier.edu):

Minggu Pertama

Allah yang maha kuasa, tingkatkan kekuatan kehendak kita untuk berbuat baik agar Kristus dapat menemukan sambutan yang bersemangat pada kedatangan-Nya dan memanggil kita ke sisi-Nya dalam kerajaan surga, di mana Dia tinggal dan memerintah bersama Anda dan Roh Kudus satu Allah, selama-lamanya.

Amin.

Minggu Kedua

Tuhan yang berkuasa dan rahmat membuka hati kita untuk menyambut. Singkirkan hal-hal yang menghalangi kita untuk menerima Kristus dengan sukacita sehingga kita dapat berbagi hikmat-Nya dan menjadi satu dengan-Nya ketika Dia datang dalam kemuliaan, karena Dia hidup dan memerintah bersama Anda dan Roh Kudus, satu Allah, selama-lamanya.

Amin.

Minggu Ketiga

Tuhan Allah, semoga kami, umat Anda, yang menantikan hari ulang tahun Kristus mengalami sukacita keselamatan dan merayakan pesta itu dengan kasih dan ucapan syukur. Kita meminta ini melalui Kristus, Tuhan kita.

Amin.

Minggu Keempat

Tuhan yang maha kuasa, Firman kekal Anda mengambil daging di bumi kita ketika Perawan Maria menempatkan hidupnya untuk melayani rencana Anda. Angkatlah pikiran kita dengan harapan yang waspada untuk mendengar suara yang mengumumkan kemuliaan-Nya dan bukalah pikiran kita untuk menerima Roh yang mempersiapkan kita bagi kedatangan-Nya. Kita meminta ini melalui Kristus, Tuhan kita.

Amin.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS