Sukses

Tak Hanya Nanas, Ini 14 Makanan yang Bisa Sebabkan Keguguran

Liputan6.com, Jakarta - Saat hamil, menu makanan yang dikonsumsi harus diperhatikan. Di mana hal itu bertujuan agar nutrisi untuk ibu hamil dan janin di dalam kandungan dapat tercukupi.

Kehamilan menjadi tahap yang paling emosional bagi setiap ibu hamil, dan tidak ada wanita yang akan mengambil risiko dengan kesehatan anaknya.

Tubuh seorang ibu hamil mengalami banyak perubahan, dan seorang ibu hamil harus memastikan untuk mengonsumsi makanan sehat selama masa kehamilannya. Jadi, saat menyiapkan pola makan, pastikan Anda menghindari beberapa makanan yang dapat menyebabkan keguguran.

Melansir dari Be Bodywise, Rabu (23/11/2022), berikut makanan yang dapat menyebabkan keguguran pada trimester pertama atau kedua.  

1. Hati Hewan 

Meskipun dianggap sangat bergizi, hati hewan tidak aman bagi wanita hamil. Mengonsumsinya setiap hari selama kehamilan menyebabkan penumpukan retinol, yang menyebabkan kerusakan pada bayi yang belum lahir. Namun, memakannya sekali atau dua kali tidak berbahaya.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 14 halaman

2. Pepaya

Ini adalah salah satu makanan umum yang dapat menyebabkan keguguran. Pepaya mentah atau hijau mengandung banyak enzim dan nanah yang menyebabkan kontraksi rahim, menyebabkan keguguran.

Karena adanya enzim, rahim mendorong untuk mengembangkan kejang, yang berakhir dengan keguguran. Oleh karena itu, seseorang harus menghindarinya pada awal kehamilan. 

3 dari 14 halaman

3. Lidah Buaya

Wanita hamil harus menghindari jus lidah buaya karena menyebabkan pendarahan di Rahim, yang menyebabkan keguguran. Lidah buaya mengandung pencahar yang disebut antrakuinon yang menyebabkan kontraksi pada rahim. 

4 dari 14 halaman

4. Nanas

Mengonsumsi nanas atau jus nanas pada trimester pertama kehamilan menyebabkan kelangsungan hidup bayi di dalam rahim mati. Kandungan bromelain dalam nanas menyebabkan kontraksi pada wanita hamil, hal tersebut bisa berujung keguguran. 

5 dari 14 halaman

5. Kafein

Mengonsumsi kafein dalam jumlah sedang selama kehamilan tidak berbahaya. Studi menunjukkan bahwa peningkatan kadar kafein pada wanita hamil dapat meningkatkan risiko keguguran atau mungkin berakhir dengan bayi yang kekurangan berat badan. 

6 dari 14 halaman

6. Ikan yang Tercemar Merkuri

Wanita harus ekstra hati-hati selama trimester pertama mereka saat mengonsumsi ikan. Beberapa jenis ikan seperti tuna, marlin, dan king makerel mengandung kadar merkuri yang tinggi.

Hal ini dapat memengaruhi otak bayi yang sedang berkembang dan seluruh sistem saraf, meningkatkan risiko bayi yang belum matang atau mental yang tidak stabil. 

7 dari 14 halaman

7. Ikan Mentah atau Setengah Matang

Ikan mentah seperti yang ada di sushi sebaiknya dihindari karena dapat menyebabkan beberapa infeksi, seperti infeksi bakteri, parasit, atau virus. Studi menunjukkan bahwa wanita hamil cenderung terkena infeksi listeria, yang dapat melewati plasenta ke bayi, menyebabkan keguguran. 

8 dari 14 halaman

8. Daging Olahan atau Daging Mentah

Daging mentah atau olahan mengandung bakteri seperti Salmonella, E.coli, dan listeria. Semua ini adalah bakteri yang mengancam jiwa bayi. Bahkan dapat menyebabkan gangguan neurologis yang serius, epilepsi, kebutaan, hingga meninggal saat lahir. 

9 dari 14 halaman

9. Telur Mentah

Telur mentah mengandung Salmonella, menyebabkan infeksi berbahaya. Gejala-gejalanya meliputi kram perut, diare, muntah, demam, dan mual.

Oleh karena itu, hindari makanan berkandungan telur mentah yang dapat menyebabkan keguguran. 

10 dari 14 halaman

10. Susu Non-pasteurisasi

Produk ini mengandung bakteri berbahaya, seperti Salmonella dan listeria. Dalam banyak situasi, produk susu ini menyebabkan masalah yang mengancam jiwa janin, seperti gangguan neurologis, atau bahkan keguguran. 

11 dari 14 halaman

11. Alkohol

Ini adalah salah satu hal penting yang harus dihindari pada awal kehamilan. Mengonsumsi alkohol selama kehamilan menyebabkan sindrom alkohol janin, menyebabkan kelainan bentuk wajah, cacat intelektual, dan cacat jantung. Bahkan menyebabkan keguguran atau kematian pada bayi saat melahirkan. 

12 dari 14 halaman

12. Kepiting

Meskipun kepiting dikenal dengan nutrisinya yang penting, seseorang harus menghindari makan kepiting dalam jumlah tinggi selama tahap awal kehamilan.

Hal ini menyebabkan rahim menyusut, pendarahan internal dan bahkan kematian bayi saat lahir. Selain itu, tingkat kolesterolnya berdampak pada kesehatan wanita hamil secara keseluruhan.  

13 dari 14 halaman

13. Rempah-rempah

Ini adalah bahan dasar yang menambah rasa dan aroma pada makanan apa pun. Namun, hindari rempah-rempah tertentu selama kehamilan seperti bawang putih, angelica, asafoetida, dan fenugreek. Ini merangsang rahim, menyebabkan kontraksi, juga menyebabkan pengenceran darah hingga keguguran.

14 dari 14 halaman

14. Hidangan Laut yang diasap

Seorang wanita hamil harus menghindari makanan laut yang didinginkan atau diasap. Olahan ini mengandung listeria yang menyebabkan infeksi, yang berakhir keguguran.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.