Sukses

Taati Physical Distancing, Gedung Teater di Jerman Rombak Kursi Penonton

Liputan6.com, Jerman - Pandemi Corona atau Covid-19 membuat hampir seluruh kebiasaan masyarakat berubah drastis. Terlebih lagi kegiatan yang mengharuskan kita berada di ruangan bersama orang banyak, seperti menonton bioskop atau teater.

Hal ini membuat menonton bioskop atau teater tak bisa semudah biasanya. Bagaimana tidak, kita harus tetap memperhatikan jarak aman. Ini yang lantas dilakukan sebuah gedung teater terkemuka di Berlin, Jerman.

Melansir dari Guardian, Selasa (2/6/2020), Berliner Ensemble di Ibu Kota Jerman, Berlin, telah bersiap menghadapi “new normal” dengan memberlakukan physical distancing di dalam teater untuk mencegah penyebaran virus Corona.

Pihak gedung teater telah merombak ulang tatanan kursi mereka dengan memberlakukan jarak aman antar penonton.

2 dari 5 halaman

Mengurangi banyak kursi

Untuk menerapkan jarak aman antar penonton, pihak teater telah mengurangi 500 dari 700 kursi.

"Kami bisa saja memblokir kursi atau hanya mengambil seluruh baris, tetapi hal itu akan membuat gedung terasa menyeramkan," kata Direktur Artistik Oliver Reese.

Dari panggung ke kursi penonton pertama pun diberi jarak sejauh 3 meter. Saat pertunjukan berlangsung beberapa pintu pun akan dibiarkan terbuka agar sirkulasi udara berjalan baik.

3 dari 5 halaman

Beroperasi September mendatang

Sebelumnya, pada Jumat (29/5/2020), senat Berlin mengumumkan, acara bersifat kebudayaan akan kembali diizinkan untuk digelar di ruang terbuka mulai 2 Juni 2020. Namun, gedung teater kemungkinan akan tetap ditutup sampai September 2020 mendatang.

4 dari 5 halaman

Mencegah adanya antrian di toilet

Selain mengatur jarak antar tempat duduk penonton, pihak teater juga memutuskan meniadakan waktu jeda pertunjukan.

Hal ini dilakukan untuk mencegah antrean orang yang ingin pergi ke toilet. Oleh karena itu, penonton diizinkan untuk pergi ke toilet kapan pun mereka membutuhkan, bahkan saat pertunjukan masih berlangsung.

"Ini akan menjadi pengalaman baru, dengan ritual baru," ujar Reese.

5 dari 5 halaman

Harga tiket tak berubah

Nampaknya perubahan hanya akan terjadi pada penataan kursi, pasalnya untuk harga tiket sendiri akan tetap dan dipastikan tak ada kenaikan.

"Jika kami menaikkan harga tiket, itu akan menjadi hal yang buruk ke masyarakat di mana banyak orang berjuang untuk mata pencaharian mereka saat ini," kata Reese.