Sukses

Tak Banyak Tahu, 6 Manfaat Mengkonsumsi Jamur untuk Kesehatan Tubuh

Liputan6.com, Jakarta - Jamur menjadi salah satu jenis tumbuhan yang tidak berdaun dan tidak berbuah. Jamur biasanya berbentuk seperti payung dan tumbuh di daerah yang berair atau lembap.

Jamur yang bisa dikonsumsi, sangat populer dan sering digunakan pada berbagai hidangan. Rasa yang khas dan teksturnya yang halus, membuat jamur menjadi makanan favorit banyak orang.

Selain itu, ternyata ada banyak manfaat yang didapat dari mengkonsumsi jamur. Penasaran apa saja? Berikut ulasannya.

1. Membantu Sistem Kekebalan Tubuh

Jamur mengandung gula yang disebut dengan beta glukan. Jamur juga mengandung senyawa yang dikenal sebagai lentinan.

Senyawa tersebut memiliki sifat yang membuat mereka menjadi penambah sistem kekebalan tubuh dan dapat membantu mencegah penyakit ringan. Beta glukan ada di dalam berbagai jenis jamur, salah satunya adalah jamur kancing.

Berbeda dengan beta glukan, senyawa lentinan ini sangat jarang ditemukan. Khususnya pada jamur shiitake. Itulah alasan mengapa harga jamur shiitake lebih mahal apabila dibandingkan dengan jenis jamur lainnya.

2. Kaya Akan Vitamin B dan Vitamin D

Jamur adalah salah satu sumber makanan "langka" yang secara alami mengandung vitamin D. Jamur kancing merupakan jamur yang kaya akan vitamin D.

Sedangkan jamur criminis kaya akan vitamin D dan vitamin B12. Vitamin B diperlukan oleh tubuh karena mereka dapat membantu mengubah makanan menjadi bahan bakar untuk tubuh.

Hasilnya, tubuh pun akan memiliki banyak energi. Sementara itu, vitamin D sangat penting karena dapat membantu tubuh menyerap kalsium dan meningkatkan pertumbuhan tulang. Selain untuk kesehatan tulang, vitamin D juga diperlukan tubuh untuk menjaga kesehatan gigi dan rambut.

2 dari 2 halaman

3. Memiliki Sifat Antiinflamasi

Ada banyak varietas jamur yang mengandung antioksidan kuat yang disebut ergothioneine. Senyawa ini dapat membantu mengurangi peradangan di berbagai bagian tubuh.

Salah satu jenis jamur yang memiliki kandungan senyawa ini adalah jamur reishi. Jamur reishi mengandung banyak ergothioneine yang tidak hanya mengurangi peradangan, tetapi juga membantu mengecilkan tumor, dan melawan penyakit.

Bahkan, jamur reishi telah digunakan di Asia Timur selama berabad-abad sebagai obat alami untuk mengobati peradangan dan nyeri pada persendian.

4. Menurunkan Kadar Kolesterol di dalam Darah

Jamur merupakan pilihan diet yang sehat karena jamur tidak memiliki kandungan kolesterol. Meskipun begitu, jamur memiliki kandungan chitin dan beta glukan yang dapat membantu mengurangi kolesterol.

Beberapa penelitian juga telah membuktikan bahwa jamur tiram berwarna merah muda dapat menurunkan tingkat LDL (kolesterol jahat) di dalam darah. Tak hanya itu, varietas jamur shiitake juga dapat membantu liver dalam mencerna kolesterol dan mengeluarkannya melalui aliran darah.

Banyak ahli gizi yang menyatakan bahwa jamur juga dapat mencegah lemak menumpuk di dalam pembuluh darah, dan dapat meningkatkan sirkulasi darah.

5. Membantu Pasien Kanker

Psilocybin, sebuah senyawa psikedelik alami yang ditemukan pada beberapa jenis jamur dapat membantu para penderita kanker. Senyawa tersebut dapat mengurangi gejala kecemasan, depresi, atau ketakutan pada pasien kanker.

Selain itu, jamur juga dapat membantu orang-orang yang mengidap PTSD (post-traumatic stress disorder) atau depresi.

6. Melawan Kanker

Jamur dapat menekan pertumbuhan sel kanker payudara. Keunggulan ini terdapat pada jamur dengan jenis tiram, portobello, crimini, dan kancing putih.

Selain itu, ada juga bukti yang menunjukkan bahwa lentinan dalam jamur shiitake dapat memperpanjang harapan hidup pasien penderita kanker yang telah menjalani kemoterapi. Jamur-jamur itu dapat memperlambat laju pertumbuhan tumor, dan meningkatkan kemungkinan remisi.

Reporter:

Rahma Wulan Mei Anjaeni

Universitas Pendidikan Indonesia

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Ilmuwan Menemukan Jamur Merah Jambu Penyuka Emas di Australia