Sukses

Waspada Penyakit Kurap, Penyebab dan Cara Penanganannya Secara Alami

Liputan6.com, Jakarta Kulit merupakan lapisan terluar yang fungsinya untuk menutupi dan melindungi tubuh. Sebagai organ terbesar yang dimiliki oleh manusia, kulit menjadi salah satu organ penting karena bertugas untuk melindungi bagian dalam tubuh dari paparan luar seperti virus, bakteri, dan mengatur perubahan suhu.

Namun siapa sangka, tugasnya yang untuk melindungi tubuh, ternyata kulit juga rentan terhadap serangan penyakit. Ada beberapa masalah yang terjadi pada kulit seperti bengkak, gatal-gatal, kemerahan hingga rasa terbakar. Masalah yang terjadi pada kulit ini, terkadang ada yang ringan dan tak membahayakan. Namun tak sedikit juga penyakit kulit yang berbahaya hingga sampai mengancam nyawa.

Ya, penyakit kulit ini muncul akibat dari kesalahan penderita misalnya saja tidak memperhatikan kondisi kulit. Nah, salah satu penyakit kulit yang sering menyerang manusia adalah penyakit kurap. Penyakit ini memang sangat sering menyerang manusia.

Mengapa kurap bisa sangat mudah menyerang kulit manusia? Berikut ulasan tentang penyakit kurap yang telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (20/3/2019).

2 dari 5 halaman

Mengenal Penyakit Kurap

Kurap atau dalam bahasa medisnya disebut dengan Tinea korporis. Penyakit kurap merupakan salah satu infeksi pada kulit yang ditandai oleh radang maupun luka pada kulit yang tidak berambut. Ya, penyakit kurap ini disebabkan oleh adanya jamur golongan dermatofita yang menyerang jaringan berkeratin, misalnya kulit.

Jamur ini bersifat menghancurkan lapisan kulit terluar. Jamur dermatofita ini terbagi menjadi ke dalam tiga jenis yaitu Microsporon, Epidermofiton, dan Trikofiton.

3 dari 5 halaman

Penyebab dan Gejala Penyakit Kurap

Penyebab Penyakit Kurap

Penyakit kurap ini merupakan infeksi yang disebabkan oleh jamur dermatofita. Penyebab tersering kurap ini adalah T. rubrum dan T. mentagrophytes yang ditularkan secara langsung maupun tidak langsung. Nah, berikut cara penyebaran penyakit kurap ini:

- Karena kontak langsung dengan penderita penyakit kurap melalui sentuhan kulit,

- Tertular dari hewan peliharaan,

- Kontak tidak langsung dari rambut penderita, tempat tidur, pakaian, dan lantai.

Gejala Penyakit Kurap

Gejala yang mudah dikenali saat Anda terkena penyakit kurap ini adalah timbul lingkaran-lingkaran yang bersisik, bercak putih, lembap, dan disertai dengan rasa gatal. Jenis penyakit kulit ini timbul dikarenakan kurangnya menjaga kebersihan kulit. Bagian tubuh yang biasa terkena penyakit kurap ini adalah tengkuk, leher, dan kulit kepala.

4 dari 5 halaman

Cara Mencegah Penyakit Kurap

Tak perlu takut terserang penyakit kurap ini, Anda bisa mencegahnya dengan cara seperti berikut ini:

1. Mencuci handuk di air hangat dengan menggunakan sabun dan dikeringkan dengan baik.

2. Menggunakan handuk yang bersih setelah mandi. Pastikan juga kulit Anda kering setelah mandi, terutama pada bagian lengan, sela jari kaki, dan selangkangan.

3. Bersihkan juga lantai kamar mandi dan juga bak mandi sehabis digunakan.

4. Menggunakan pakaian yang bersih setelah mandi.

5. Menghindari bertukar pakaian, topi, dan sisir dengan orang lain terutama dengan penderita penyakit kurap.

5 dari 5 halaman

Cara Mengobati Penyakit Kurap

Namun kalau Anda sudah terkena penyakit kurap ini, ada beberapa penanganan atau pengobatan yang bisa dilakukan. Anda bisa menggunakan salep antijamur atau antimikotiik, yang digunakan selama 2-3 minggu.

Anda juga bisa mengonsumsi tablet anti jamur yang diresepkan oleh dokter. Hal ini dilakukan kalau keluhan tak kunjung membaik setelah penggunaan salep tadi.

Mengobati Penyakit Kurap dengan Bahan Alami

Tak hanya dengan salep dan resep dari dokter, Anda juga bisa mengatsinya sendiri di rumah. Ya, Anda bisa menggunakan bahan-bahan alami yang mudah ditemukan untuk mengobati kurap ini. Ada beberapa bahan alami yang bisa Anda gunakan untuk mengobati penyakit kurap.

- Lengkuas

Bahan dapur ini dikenal sebagai anti jamur. Anda bisa menggunakan sebagai pengobatan untuk kurap dengan cara mememarkan lengkuas. Setelah dimemarkan, tempelkan pada area kulit yang terinfeksi jamur. Diamkan hingga kering dan bilas dengan air hangat.

- Bawang Putih

Bahan dapur yang memiliki sifat anti jamur lainnya adalah bawang putih. Ya, bawang putih terkenal ampuh untuk melawan penyakit kulit. Cara menggunakannya adalah tumbuk halus beberapa suing bawang putih untuk membuat pasta. Kemudian gunakan pasta untuk mengompres area kulit yang terinfeksi tiga kali dalam sehari.

Nah, kalau kurap sudah agak berkurang, Anda perlu melanjutkan pengobatan ini selama satu atau dua minggu untuk mencegah infeksinya muncul kembali.

- Lidah Buaya

Memang, lidah buaya tak dapat menghilangkan jamur. Namun lidah buaya dapat membantu melawan iritasi kulit akibat ruam. Caranya cukup dengan menggunakan 1 buah daun lidah buaya. Setelah itu belah jadi dua dan gosokkan lendirnya pada area kulit yang terinfeksi jamur. Diamkan hingga mengering dan bilas dengan air hangat.

- Daun Tembakau

Anda bisa juga menggunakan daun tembakau untuk mengobati kurap. Caranya cukup gunakan beberapa helai daun tembakau, lalu tumbuk halus dan oleskan pada kulit yang terkan kurap. Lakukan perawatan ini dengan teratur 1-2 kali sehari.

- Belerang

Belerang atau sulfur merupakan salah satu bahan alami yang dapat dipercaya dapat menangkal beberapa masalah kesehatan kulit, termasuk membunuh bakteri dan jamur. Anda bisa menggunakan belerang cair yang biasa diperjualbelikan di toko obat untuk mengompres area kulit yang terkena kurap. Setelah itu diamkan mengering dan bilas. Anda bisa melakukannya 1-2 kali sehari sampai infeksi sembuh.

Loading
Artikel Selanjutnya
Pemerintah Uji Coba Kartu Prakerja di Jakarta dan Bandung
Artikel Selanjutnya
Masuk Daftar 100 Kota Berbahaya di Dunia, Jakarta Masih Lebih Aman dari Kuala Lumpur