Sukses

Cinta Tak Kenal Perbedaan Ras, Pria Nigeria Nikahi Wanita Tiongkok

Liputan6.com, Jakarta Ketika cinta dipenuhi dengan syarat-syarat, ternyata masih ada cinta yang menembus sekat-sekat pembatas. Sekat-sekat itu bisa berkait dengan latar belakang budaya atau bahkan warna kulit.

Terang saja, karena orang yang satu ras dan satu budaya akan lebih mudah diterima oleh keluarga dibandingkan dengan calon pasangan yang budayanya berbeda. Oleh karena jika ada perbedaan, nantinya dari kedua belah pihak akan melakukan penyesuaian dari masing-masing budaya.

Tapi tentu saja tak semua orang berpikir demikian. Banyak juga dari mereka yang mau menerima pasangan meskipun memiliki perbedaan budaya dan ras.

Contohnya seperti kisah pria Nigeria bernama Billy yang melamar kekasihnya, Xinyi, yang berasal dari China ini. Tak peduli keduanya berasal dari negara dengan budaya dan ras yang berbeda, mereka mantap memutuskan untuk menjalin hubungan yang serius.

 

Dilansir dari nextshark, Billy dibantu teman-temannya merencanakan aksi kejutan untuk Xinyi di sebuah restoran di Nigeria. Billy yang sedari awal sembunyi di belakang tiba-tiba datang menghampiri kekasihnya dan berlutut. Sembari mengucapkan kata-kata manis, pria berbaju kuning ini kemudian mengeluarkan sebuah cincin cantik.

Mendapat perlakuan manis, cewek asal China ini pun mengiyakan lamaran Billy dengan anggukan kepala. Aksi lamaran romantis ini diakhiri dengan pelukan dan ciuman mesra dari dua sejoli ini.

 

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Keduanya lalu memamerkan kemesraan dengan mengunggah foto di Instagram masing-masing. Tentu saja cincin lamaran itu ikut dipamerkan. Video lamaran Billy kepada kekasihnya tersebut kemudian viral di Facebook. Video berdurasi 13 menit itu telah disaksikan lebih dari 26 ribu orang.

So sweet, ternyata cinta yang sesungguhnya mampu menembus semua pembatas. 

Reporter:

Muhammad Bimo Aprilianto

Sumber: Brilio.net

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

 

Loading
Artikel Selanjutnya
Donald Trump Tak Ingin AS Berbisnis dengan Huawei
Artikel Selanjutnya
Twitter Hapus Ratusan Akun Pendukung Perlawanan China Atas Protes Hong Kong