Sukses

Firman Abdul Kholik, Sang Pahlawan Indonesia di Kejuaraan Bulu Tangkis Asia

Liputan6.com, Jakarta Firman Abdul Kholik menjadi penentu kemenangan tim putra Indonesia di Kejuaraan Bulu Tangkis Asia Beregu 2018. Firman berhasil menang lawan Korea pada partai kelima.

Firman Abdul Kholik yang tampil pada partai kelima berhasil mengalahkan Lee Dong-keun 22-20, 11-21, 22-20. Tim putra Indonesia berhak lolos ke final karena menang 3-2 atas Korea.

Firman Abdul Kholik terus berjuang meski sempat tertinggal 14-20 pada gim ketiga memang luar biasa. Firman meraih delapan angka berturut-turut dan merebut kemenangan dengan skor 22-20, 11-21, dan 22-20.

1 dari 3 halaman

Pujian dari Susi Susanti

Berbagai pihak melayangkan pujian pada Firman Abdul Kholik. Salah satunya dari Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti.

“Para pemain tampil luar biasa, terutama Firman yang bisa membalikkan keadaan dan mampu keluar dari saat-saat kritis. Firman bisa main lepas, nekad, dan berusaha terus. Terbukti, meskipun dalam keadaan terpojok, kesempatan sekecil apa pun jika bisa dimanfaatkan dengan baik, maka apa saja bisa terjadi,” tutur Susy, seperti dilansir situs PBSI.

“Kami sebetulnya berharap dapat dua poin dari ganda, tetapi namanya pertandingan, tidak ada yang bisa tahu hasilnya. Ternyata tunggal putra bisa menyumbang dua poin. Ini pengalaman berharga untuk Firman. Dia baru diturunkan sekali, langsung mengemban tanggung jawab yang besar dan dia bisa menjalankan tugasnya meraih kemenangan untuk Indonesia,” ujar Susy.

2 dari 3 halaman

Jadi Motivasi

Selain Firman Abdul Kholik, Jonatan Christie ikut menyumbangkan poin saat Indonesia menundukkan Tiongkok 3-1 pada final Kejuaraan Bulu Tangkis Asia Beregu 2018, di Alor Setar, Malaysia, Minggu (11/2/2018). Jonatan mengalahkan Shi Yuqi pada partai pertama, dengan skor 16-21, 21-17, dan 21-18.

Perjuangan Firman Abdul Kholik pada babak semifinal melawan Lee Dong-keun (Korea) ternyata menjadi sumber motivasi Jonatan. Setelah dia kalah pada gim pertama dan tertinggal jauh 13-18 pada gim ketiga, Jonatan teringat perjuangan Firman.

“Saat kedudukan 13-18 itu saya ingat Firman. Dia waktu itu bisa menang dari ketinggalan 14-20, saya pasti juga bisa. Semalam waktu Firman ketinggalan itu, saya sempat berpikir apa sampai di sini saja perjuangan saya dan teman-teman, tapi Tuhan berkata lain. Saya dikasih kesempatan lagi bertemu Shi Yuqi hari ini," ujar Jonatan, seperti dilansir situs PBSI.

 

Sumber: Bola.com

** Jadilah bagian dari Forum Liputan6.com dengan pengiriman artikel unik dan terkini melalui email: Forum@liputan6.com

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Artikel Selanjutnya
Piala Thomas 2018: Susunan Pemain Indonesia Vs Malaysia
Artikel Selanjutnya
Piala Thomas: Anthony Ginting Kalah, Indonesia Tertinggal dari Korea