Liputan6.com, Jakarta - Hoaks kerap dikaitkan dengan partai politik tertentu tak terkecuali PSI. Hoaks ini beredar melalui media sosial maupun aplikasi percakapan.
Lalu apa saja hoaks yang dikaitkan dengan PSI? Berikut beberapa di antaranya:
1. Cek Fakta: Hoaks Artikel Ketua BEM SI Buat Pernyataan Menolak PSI dan Jokowi di Daerah Masing-masing
Advertisement
Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan artikel Ketua BEM Seluruh Indonesia membuat pernyataan untuk menolak PSI dan Jokowi di daerah masing-masing. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.
Salah satu akun ada yang mempostingnya di Facebook. Akun itu mengunggahnya pada 3 Februari 2026.
Dalam postingannya terdapat tangkapan layar dari Kilas Jatim dengan judul sebagai berikut:
"Ketua BEM Seluruh Indonesia Membuat Pernyataan Untuk Menolak Partai PSI Dan Jokowi Di Daerah Propinsi Masing Masing"
Akun itu menambahkan narasi:
"Wilayah² lain sudah tidak mau lagi jadi pion²nya Raja Jawa dan partai PSI, hanya kami orang NTT saja yang selalu mendambakan raja Jawa ini"
Lalu benarkah postingan artikel Ketua BEM Seluruh Indonesia membuat pernyataan untuk menolak PSI dan Jokowi di daerah masing-masing? Simak dalam artikel berikut ini...
2. Cek Fakta: Hoaks Artikel Ketua Harian PSI Usulkan ke Relawan Duet Gibran-Jokowi pada Pilpres 2029
Beredar di media sosial postingan artikel Ketua Harian PSI Ahmad Ali mengusulkan ke relawan duet Gibran-Jokowi pada Pilpres 2029. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 22 Oktober 2025.
Dalam postingannya terdapat cuplikan layar artikel dari Detik News dengan judul:
"Ketua Harian PSI Ahmad Ali Usulkan Ke relawan Duet Gibran-Jokowi Presiden Dan Wakil Presiden 2029".
Akun itu menambahkan narasi:
"Katanya Dulu Nggak Suka Politik Anaknya ituKok sekarang mau lanjut Terus Maju berdua lagi !!!Hebat Pendukungnya Ya"
Lalu benarkah postingan artikel Ketua Harian PSI Ahmad Ali mengusulkan ke relawan duet Gibran-Jokowi pada Pilpres 2029? Simak dalam artikel berikut ini...
3. Cek Fakta: Hoaks Artikel Mahasiswa BEM Seluruh Indonesia Sepakat Menolak Jokowi dan PSI
Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan artikel yang mengklaim mahasiswa BEM seluruh Indonesia sepakat menolak Jokowi dan PSI. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 1 Februari 2026.
Dalam postingannya terdapat tangkapan layar artikel dari Antara Foto berjudul:
"Mahasiswa BEM Seluruh Indonesia Sepakat Menolak Jokowi dan PSI"
Akun itu menambahkan narasi:
"Mahasiswa adalah anak bangsa penghasil pemikir2 cerdas yg tahu keadaan bangsanya ke depan yg menolak adalah manusia dungu teralifiansi OLIGARKI dan komunis cina"
Lalu benarkah postingan artikel yang mengklaim mahasiswa BEM seluruh Indonesia sepakat menolak Jokowi dan PSI? Simak dalam artikel berikut ini...
Tentang Cek Fakta Liputan6.com
Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.
Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.
Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.
Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5180934/original/084797400_1743849572-20250405-Monas-HER_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8714532/original/000144500_1782797436-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-30T122233.633.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315872/original/087159700_1785900314-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-05T102428.295.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315277/original/076754200_1785833101-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-04T154035.346.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5395801/original/000277300_1761718717-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__100_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315872/original/087159700_1785900314-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-05T102428.295.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315277/original/076754200_1785833101-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-04T154035.346.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312395/original/029328500_1785490278-Screenshot_2026-07-31_154400.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306600/original/019959200_1784885023-PLN_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315322/original/015511800_1785834344-cek_fakta_-_Bank_Bali.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296926/original/028949100_1784034568-Menteri_Komunikasi_dan_Digital__Menkomdigi__Meutya_Hafid-14_Juli_2026d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315002/original/001591700_1785821680-cek_fakta_pamsimas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297255/original/001962300_1784085160-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-15T101147.650.jpg)