Sukses

Jadi Modus Penipuan, Kementerian BUMN Ingatkan Masyarakat Waspadai Hoaks Rekrutmen Bersama

Liputan6.com, Jakarta- Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai hoaks rekrutmen pegawai yang mengatasnamakan BUMN, sebab menjadi modus penipuan.

Dikutip dari akun Instagram resmi Kementerian BUMN @kementerianbumn, intansi tersebut mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terterhadap modus penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen bersama BUMN.

Adapun modus tersebut seperti undangan wawancara mengatasnamakan instansi BUMN, bertanda tangan pimpinan tertentu dengan menagihkan biaya akomodasi atau tiket pesawat.

Akun resmi tersebut pun menyebutkan seluruh tahapan rekrutmen bebas biaya, Kementerian BUMN, Forum Human Capital Indonesia atau FHCI dan BUMN tidak bertanggung jawab atas segala kerugian yang ditimbulkan akibat penipuan tersebut.

Berikut narasi unggahan akun Instagram tersebut.

"Semangat pagi! #SobatBUMN dan #SobatFHCI

Selama proses Rekrutmen Bersama BUMN Tahun 2022 Batch 2 berlangsung, kami himbau untuk waspada akan hoax dan penipuan yang mengatasnamakan Kementerian BUMN, FHCI ataupun BUMNSeperti undangan wawancara mengatasnamakan instansi BUMN bertanda tangan pimpinan tertentu dengan menagihkan biaya akomodasi atau tiket pesawat.

Seluruh rangkaian proses Rekrutmen Bersama BUMN 2022 Batch 2 ini, BEBAS BIAYA dan tidak dipungut biaya apapun ya Sob!

Apabila ada yang mencurigakan, jangan ragu, untuk langsung menghubungi helpdesk kami, untuk memastikan apakah informasi/pesan tersebut benar adanya.(Helpdesk Rekrutmen Bersama BUMN)WA :+62 811-8954-320Email: rekrutbersama@fhcibumn.idTelegram: https://t.me/BumnFHCI_bot

Jangan sampai lengah dan percaya ya, apabila kamu mendapatkan panggilan wawancara yang bukan berasal dari kanal resmi kami! Tetap semangat dan sampai jumpa di BUMN!

Pantau terus media sosial FHCI untuk mendapatkan info tentang kiprah FHCI membangun SDM Unggul untuk Indonesia!

Kami Hadir, Kami Bergerak, Kami Bekerja, Kami Bersinergi"

 

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Ciri- Ciri Hoaks Lowongan Kerja BUMN

Kenali ciri-ciri umum modus penipuan dan hoaks lowongan kerja BUMN sehingga tidak menjadi korban penipuan

1. Penggunaan surat dengan logo pada kop surat seluruh informasi proses rekrutmen yang diselenggarakan Kementerian BUMN, FHCI dan BUMN, termasuk program Rekrutmen Bersama BUMN 2022, hanya diunggah dantersedia melalui kanal-kanal resmi seperti situs dan media sosial Kementerian BUMN, BUMN-BUMN terkait, dan FHCI. Hasil pengumuman yang beredar dalam bentuk surat yang menggunakan logo pada kop surat adalah penipuan.

2. Tanda tangan yang mengatasnamakan manajer/direksi BUMN pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dapat menggunakan nama dan membubuhkan tanda tangan mengatasnamakan manajer/direksi BUMN. Karena itu, pastikan cek kembali kebenaran informasi terkait rekrutmen BUMN yang diperoleh dalam bentuk apapun dengan mengunjungi kanal resmi perusahaan yang bersangkutan.

3. Pelamar diminta membayar sejumlah biaya Seluruh tahapan proses rekrutmen pegawia yang dilakukan BUMN bebas biaya. Jika pelamar dihubungi dan diminta melakukan transfer dana, hal ini dipastikan hoaks modus penipuan.

3 dari 3 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS