Sukses

Indonesia Dorong G20 Terapkan Digital Teknologi demi Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Liputan6.com, Jakarta - Presidensi G20 Indonesia mendorong forum G20 untuk menerapkan digital teknologi demi meningkatkan kualitas pendidikan seiring dengan adanya disrupsi akibat pandemi.

Iwan Syahril, Ketua Kelompok Kerja Pendidikan G20, mengatakan Presiden Joko Widodo mendorong penggunaan teknologi bertujuan untuk memecahkan masalah akses, masalah kualitas dan masalah pemerataan pendidikan.

“Sehingga kita terakselerasi memacu kualitas yang mungkin masih tertinggal, namun kita bisa melakukan lompatan. Pada saat yang sama, kita juga harus memperhatikan kelompok-kelompok yang rentan,” ucapnya dalam bincang-bincang “Pendidikan Berkualitas Hadapi Dunia Kerja Pascapandemi,” dilansir dari Antara, Kamis (24/6).

Selain itu, Iwan juga mengatakan Presidensi G20 Indonesia juga mengangkat isu seputar masa depan dunia kerja pascapandemi atau The Future Work Post COVID-19. Tema ini diangkat karena setelah melihat adanya disrupsi yang terjadi semakin cepat selama pandemi.

“Masa pandemi lebih mendisrupsi dan revolusi 4.0 juga semakin terdisrupsi. Sehingga kita perlu memikirkan ulang bersama-sama bagaimana relevansinya dunia pendidikan untuk mempersiapkan SDM kita di masa mendatang,” katanya.

Menurutnya, salah satu hal yang penting dalam dunia pendidikan adalah melakukan pemulihan pembelajaran dan kemudian mentransformasi sistem pendidikan demi tujuan yang ingin dicapai serta fokus kepada kompetensi yang paling fundamental.

“Indonesia sebelum pandemi sudah melakukan transformasi karena kita mengubah ujian nasional ke asesmen nasional, di mana sebelumnya fokus kepada konten dan sekarang kita fokus kepada kompetensi yang menjadi fondasi yaitu literasi, numerasi, dan karakter," tuturnya.

Dea Amanda/Universitas Multimedia Nusantara

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2956689/g20-didorong-terapkan-digital-teknologi-tingkatkan-kualitas-pendidikan

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.