Liputan6.com, Jakarta - Hoaks seperti tidak ada habisnya beredar. Berbagai platform media sosial seperti, Instagram, Facebook, dan Twitter serta aplikasi percakapan WhatsApp menjadi media yang dimanfaatkan orang-orang tak bertanggung jawab untuk menyebarkan hoaks.
Tentu penting bagi kita untuk tetap waspada terhadap hoaks atau berita palsu. Kita jangan mudah terkecoh dan langsung mempercayai terhadap informasi yang kita dapatkan. Apalagi langsung menyebarkannya.
Cek Fakta Liputan6.com telah menelusuri sejumlah informasi terkait Hoaks yang beredar di media sosial.
Advertisement
Berikut adalah deretan hoaks yang belakangan beredar di di media sosial:
1. Tidak Benar Informasi Cara Mendeteksi Minyak Goreng Limbah
Kabar mengenai klaim cara mendeteksi minyak goreng limbah dengan memasukkannya ke dalam lemari pendingin atau kulkas telah beredar di media sosial. Kabar tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 29 Maret 2022.
Akun Facebook tersebut mengunggah narasi yang berisikan cara mendeteksi minya goreng limbah atau bukan.
“HATI-HATI DAN WASPADA”
Minyak goreng saat ini banyak beredar dgn merk baru.
1. Masukkan minyak goreng ke dlm kulkas selama 2 jam, jika ada busa putih itu artinya minyak goreng limbah.
2. Waktu menumis sayur taruh sedikit bawang putih kalau bawang putih berubah menjadi merah itu tandanya minyk yg kita pakai adalah minyak limbah (Minyak yg baik bawang putih yg sudah di tumis wrnanya putih kecoklatan)
3. Masukkan minyak goreng ke dlm mangkok tambahkan sesendok mentega kuning, jika minyak tdk berubah warna maka minyaknya aman tuk di konsumsi," demikian narasi dalam konten tersebut."
Hati2 ya bestie!!! tulis salah satu akun Facebook.
Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah dibagikan sebanyak 1.400 kali dan mendapat 34 komentar warganet.
Benarkah cara tersebut bisa mendeteksi minyak goreng limbah atau tidak?
Simak penelusurannya di sini...
*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
Selanjutnya
2. Hoaks Pesan Berantai Imbauan Bank Indonesia Soal Mesin ATM Penguras Saldo Rekening
Kabar mengenai imbauan Bank Indonesia (BI) mewaspadai mesin ATM penguras saldo beredar di media sosial. Kabar tersebut mencuat lewat pesan berantai melalui WhatApp pada 6 April 2022.
Pesan tersebut berisi mengenai imbauan yang diklaim dari Bank Indonesia terkait mesin ATM penguras saldo di beberapa wilayah, salah satunya Jakarta.
Isi dari pesan tersebut yaitu:
“Apabila anda punya rekening BSNK MANDIRI, BANK BRI, BANK BRI, BANK BCA, & ingin amnil uang di ATM , Sdg kan di ATM ada sticker Call Mandiri dgn No, telp 02133131777, jgn msk kan kartu ATM anda.
Cabut stiker itu, krn stiker itu dpt merekam PIN anda juga berisi program untuk menguras saldo rekening dlm mesin ATM.
Mohon disebarkan ke teman2 & family, itu adalah sindikat baru di Jakarta, Jogja, Surabaya & Medan.
Sdh byk korban…
semoga Bermanfaat…!
Ini info dari pejabat BI Jakarta. Info ini valid krn hari ini terjadi kegaduhan di RSCM Jakarta, byk pegawai & dokter RSCM Jakarta, byk pegawai & dokter RSCM rekening mandiri ditarik dlm jumlah bsr p dhal mereka tdk bertransaksi.
Akhirnya Bank Mandiri mengganti mesin ATM tsb… berita ada du Liputan6 SCTV tadi malam (mohon di perhatikan). Infokan ke teman, saudara, dll..”
Benarkah Bank Indonesia (BI) memberi imbauan untuk mewaspadai mesin ATM penguras saldo?
Setelah ditelusuri oleh Tim Cek Fakta Liputan6.com, ditemukan bahwa informasi tersebut hoaks. BI tidak pernah mengeluarkan imbauan tersebut.
Penelusurannya bisa dicek di sini...
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3581450/original/076319200_1632410187-Lawan_Hoaks.jpg)
Advertisement
Selanjutnya
3. Tidak Benar dalam Foto Ini 15 Orang Tewas Saat Kebakaran di Pesta Pernikahan
Foto yang tengah beredar di media sosial memperlihatkan klaim mengenai 15 orang tewas saat kebakaran di pesta pernikahan. Sebuah artikel dari informasiupdate.blog.com dengan judul “Innalilahi Wa Inna Illahi Rojiun Pesta Pernikahan Malah Berubah Jadi Duka, 15 Orang Tewas termasuk kedua pengantin Di Tempat meninggal.semoga husnul hotimah aminn”
Artikel tersebut disebarkan oleh salah satu akun pada 30 Maret 2022. Dalam foto tersebut tampak sebuah mobil pemadam kebakaran. Kemudian ada sejumlah petugas dan warga yang terlihat tengah berkumpul di lokasi kebakaran.
“Innalilahi Wa Inna Illahi Rojiun Pesta Pernikahan Malah Berubah Jadi Duka, 15 Orang Tewas termasuk kedua pengantin Di Tempat meninggal.semoga husnul hotimah aminn”
Konten yang disebarkan akun facebook tersebut telah di dibagikan 3 kali dan mendapatkan 14 komentar dari warganet.
Benarkah dalam foto itu 15 orang tewas saat kebakaran di pesta pernikahan? Berikut penelusurannya.
Faktanya, foto yang beredar di media sosial tersebut merupakan hoaks. Tim Cek Fakta Liputan6.com telah menelusuri foto tersebut dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran yang terjadi di foto.
Penelusurannya bisa dicek di sini...
Selanjutnya
4. Tidak Benar dalam Video Ini Pfizer Janjikan Anak yang Divaksin Miliki Kekuatan Super
Unggahan video mengenai iklan Pfizer beredar di media sosial. Unggahan dilakukan oleh salah satu akun Facebook pada 4 November 2021.
Klaim video iklan Pfizer menjanjikan anak yang divaksin akan memiliki kekuatan super menampilkan sejumlah anak-anak yang sedang melakukan gerakan bela diri, mengenakan jubbah dan topeng.
Berikut narasinya:
"Getting ready to fight CovidAll of us want to be superheroesand the most important heroes are those that hel others This year thousands of kids like us around the worldJoined the Covid-19 vaccine trailKid powerand when they died, they became our superheroes To all the kid swho volunteered, we'd like to say: ThankyouThank you for sharing your super powers of courgetrying new thingsAbility to save peoplehelp peoplehelping not just yourself but many other kidsto noy be scaredbe strongsuper bravehelping everybodyThank you you are our superheroes"
Video tersebut diberi keterangan sebagai berikut:
"Pfizer memasarkan paksin eksperimentalnya kepada anak-anak. Menjanjikan mereka bahwa mereka akan mengembangkan "Kekuatan Super" dan menjadi "Pahlawan Super" jika mereka mengambilnya. Jadi jika anak anda pengen kuat seperti superhero silahkan di enjus sama pfizer. (Bullshit) #saveyourchildreen"
Benarkah klaim video iklan Pzifer menjanjikan anak yang divaksin memiliki kekuatan super?
Penelusuran dari Tim Cek Fakta Liputan6.com, klaim video iklan Pfizer menjanjikan anak divaskin dan memberi kekuatan superhero adalah hoaks. Dalam video tersebut anak-anak tidak mengatakan bahwa vaksin akan memberi anak-anak kekuatan super.
Melainkan video tersebut menunjukkan anak-anak berterima kasih kepada anak-anak lain karena berpartisipasi dalam uji coba vaksin Covid-19 perusahaan.
Dea Amanda/Universitas Multimedia Nusantara
Advertisement
Tentang Cek Fakta Liputan6.com
Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.
Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.
Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.
Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317507/original/011159500_1786016808-cek_fakta_gibran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310889/original/017316800_1785380146-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-30T095434.257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312077/original/024885800_1785478974-indomaret.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316854/original/006178900_1785992062-Screenshot_2026-08-06_113022.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3522030/original/013623800_1627356853-Artboard_2.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301105/original/010439100_1784438377-pexels-man-fong-wong-278505948-37113576.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4261962/original/044473000_1671083484-harga_telur_ayam_di_tingkat_peternak_mencapai_29_ribu-ARBAS_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3422105/original/065512800_1617780066-20210407-Jelang_Ramadan__Harga_Bahan_Pangan_Stabil-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5521751/original/013226700_1772699286-1000252434.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5506526/original/021451300_1771471420-Badan_Pangan_Nasional__Bapanas__mengungkap_penyebab_kenaikan_harga_cabai_rawit_merah-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8279508/original/053551500_1782135540-Jepretan_Layar_2026-06-19_pukul_20.36.50.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259833/original/057767300_1781514642-WhatsApp_Image_2026-06-15_at_15.44.22.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5236697/original/069578600_1748516062-20250529-Harga_Pangan-ANG_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495820/original/088300800_1770436926-Produk_MinyaKita2.jpg)