Sukses

Fakta Penting Pakai Masker untuk Mencegah Penularan Covid-19 Menurut Pakar

Liputan6.com, Jakarta- Sejumlah pakar penyakit menular University of California (UCLA) memparkan peran penting masker dalam membatasi penyebaran Covid-19. Masker mengurangi penularan virus dari orang yang terinfeksi dan dapat mencegah orang lain jatuh sakit.

Dengan ribuan kasus baru yang masuk setiap hari dan vaksin untuk melawan Covid-19 masih dalam pengembangan, pakar penyakit menular UCLA Health mendorong orang untuk terus memakai masker sebagai metode terbaik untuk melindungi dari penularan virus.

Dilansir dari newswise.com, Annabelle De St. Maurice, MD, MPH, wakil kepala petugas pencegahan infeksi untuk UCLA Health mengatakan “Sangat banyak ahli Penyakit Menular dan Kesehatan Masyarakat merekomendasikan penggunaan masker untuk mencegah penularan SARS-CoV-2, virus penyebab Covid-19. Data menunjukkan bahwa masker mengurangi pelepasan virus oleh individu yang terinfeksi dan mencegah individu yang tidak terinfeksi jatuh sakit.

“Masker adalah salah satu solusi untuk memerangi Covid-19 bersamaan dengan menjaga jarak fisik dan mencuci tangan. Sebuah studi pemodelan baru-baru ini menunjukkan bahwa jika perintah menggunakan masker dimulai di Amerika Serikat, 130.000 nyawa dapat diselamatkan pada akhir Februari 2021,"

Judith Currier, MD, kepala divisi penyakit menular di David Geffen School of Medicine di UCLA melanjutkan, “Kita semua harus melakukan bagian untuk mencegah penyebaran SARS CoV2. Buktinya jelas bahwa orang dapat menularkan virus dari hidung dan mulut sebelum mereka mengalami gejala. Jika Anda memakai masker, Anda bisa melindungi orang lain. "

Raphael Landovitz, M.D., profesor kedokteran, divisi penyakit menular di David Geffen School of Medicine di UCLA"Argumen masker saya adalah mengutip 5 alasan Tony Fauci memakai masker:

Fakta: Di mana masker digunakan, tingkat infeksi virus corona menurun.

Fakta: Masker menjaga partikel virus lebih dekat dengan pemakainya daripada yang lain.

Fakta: Berbicara dapat menularkan virus SARS-CoV-2. Masker mengurangi penularan seperti itu

Fakta: Banyak orang tidak akan mengalami gejala Covid-19, dan tidak pernah menyadarinya - tetapi masih dapat menularkannya kepada orang lain. Jadi bahkan orang yang merasa sehat harus memakai topeng di depan umum.

Fakta: Pengujian Covid-19 saja, tanpa pemakaian masker, tidak mengurangi tingkat infeksi baru.“Percayalah pada fakta. Lindungi keluarga Anda, tetangga Anda, komunitas Anda. Kenakan topeng di depan umum. Cuci tangan Anda sesering mungkin. Jarak sosial. Kita bisa mengakhiri pandemi ini bersama-sama. "

Otto Yang, MD, profesor kedokteran di divisi penyakit menular di David Geffen School of Medicine di UCLA mengungkapkan, SARS-CoV-2 sebagian besar menyebar melalui tetesan pernapasan yang besar, yang terhalang oleh masker. Karena sekitar 40 persen orang yang terinfeksi virus tidak pernah menunjukkan gejala, dan orang yang terinfeksi dapat menularkan sekitar dua hari sebelum gejala, sangat penting untuk menggunakan masker untuk mencegah penyebaran bahkan jika anda tidak memiliki gejala, karena mungkin saja Anda dapat mengalaminya.

“Ada bukti ilmiah yang sangat kuat bahwa pemakaian topeng universal sangat memperlambat penyebaran virus dengan mencegah orang yang terinfeksi menyebarkannya. Di antara para ahli, tidak ada kontroversi yang berarti tentang konsep ini. Ada juga bukti yang berkembang bahwa ada perlindungan bagi pemakainya, karena dosis virus diturunkan bahkan jika mereka terinfeksi. "

Dr. James D. Cherry, MD, MSc, Profesor Riset Terkemuka bidang Pediatri, Sekolah Kedokteran David Geffen di UCLA menjelaskan, untuk pencegahan penyebaran Covid-19, social distancing sangat penting. Pemakaian masker kain polos juga sangat penting dalam kaitannya dengan penularan Covid-19. Topeng bekerja dengan dua cara. Ini melindungi pemakainya agar tidak terinfeksi dan pada orang yang terinfeksi itu mengurangi kemungkinan pemakainya untuk menularkan Covid-19 ke orang lain. Ada banyak bukti ilmiah yang menunjukkan manfaat memakai masker. "

Tara Vijayan, MD MPH, Direktur Medis, Program Penatalayanan Antimikroba mengatakan, masker sangat penting untuk mengurangi penyebaran infeksi dan bahkan berpotensi untuk mengurangi 'inokulum virus', atau viral load.

"Ada anggapan bahwa jumlah virus yang didapat berkorelasi dengan tingkat keparahan penyakit. Ini lebih mungkin menjelaskan perbedaan kesehatan yang signifikan yang kami lihat, terutama di antara mereka yang tinggal di rumah multigenerasi,” tutupnya,

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 2 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia. 

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu. 

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.