Sukses

Lawan Foto Hoaks, Canon Luncurkan Software Database Canggih

Liputan6.com, Jakarta - Beragam cara digunakan untuk memerangi hoaks di seluruh dunia. Salah satunya Canon yang meluncurkan software baru agar foto-foto yang dihasilkan tidak disalahgunakan pihak yang bertanggung jawab.

Menggandeng perusahaan desain dan humas asal Denmark, Uncle Gray software untuk database foto itu dinamakan Truthmark. Canon berharap software itu bisa digunakan oleh seluruh fotografer sehingga bisa memerangi hoaks atau gambar palsu.

Nantinya fotografer yang mengupload fotonya ke Truthmark bisa memberikan kisah nyata di balik foto mereka. Truthmark akan mengenali gambar yang sudah diunggah apakah sudah disunting atau belum.

Sehingga foto yang terdapat di Truthmark benar-benar foto asli dari sang fotografer. Fotografer sendiri tetap memiliki hak cipta untuk foto tersebut.

Memang software yang menggunakan teknologi sidik jari digital ini tidak otomatis membuat hoaks menghilang. Tetapi setidaknya Truthmark mempersulit orang-orang yang ingin mencari foto dan membuatnya menjadi berita palsu dengan tambahan gambar atau narasi.

 

2 dari 3 halaman

Sumber Hoaks

Foto memang menjadi salah satu hoaks terbesar saat ini. Pasalnya orang bisa percaya dengan foto tanpa mencari tahu keaslian di balik foto tersebut.

Bahkan seringkali foto hoaks menyelipkan narasi yang sangat bertentangan dengan kejadian aslinya. Apalagi di zaman sekarang sangat mudah untuk mengunduh foto dari dunia maya.

"Orang-orang tertentu menyadari bahwa sangat mudah memutarbalikkan fakta, dan sangat sering melalui foto. Foto Anda diambil di luar konteks dan digunakan untuk kepentingan politik tertentu," ujar salah satu pemenang World Press Photo, Ivor Prickett.

3 dari 3 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia. 

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu. 

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.