The Three Lions Menang 3-0 Atas Rep. Ceska, Jude Bellingham: Harry Kane Pemain Terbaik Inggris Sepanjang Masa

Usai Inggris menang 3-0 atas Ceska di Wembley, Jude Bellingham menyebut Harry Kane pemain terbaik Inggris. Kane cetak dua gol dalam cap ke-125 bersama The Three Lions.

Diterbitkan 07 Oktober 2026, 06:59 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Jude Bellingham memuji setinggi langit Harry Kane setelah kapten Inggris itu memimpin kemenangan 3-0 atas Republik Ceska di Wembley, Rabu (7/10/2026).

Dilansir dari Independent, striker Bayern Munchen tersebut memborong dua gol dan dalam lanjutan UEFA Nations League.

Laga ini juga menandai penampilan ke-125 Kane bersama The Three Lions, menyamai rekor Peter Shilton sebagai pemilik caps terbanyak dalam sejarah Timnas Inggris.

Bellingham tanpa ragu menyebut Kane sebagai pemain terbaik yang pernah mengenakan seragam Inggris, usai melihat dampak total yang ditunjukkan sang kapten di dalam dan luar lapangan.

Bellingham: Kane Adalah Pemain Terbaik Inggris

Bellingham menilai Kane bukan hanya memimpin di lapangan, tetapi juga berperan besar di ruang ganti Timnas Inggris.

"Saya hanya bisa berbicara dari perspektif saya. Pertama dan terutama, dia adalah manusia yang luar biasa," ujar Bellingham kepada ITV.

"Sebagai kapten, sebagai seorang pria, dia memperhatikan setiap orang. Dia adalah orang yang mengambil tanggung jawab di luar lapangan," lanjutnya.

Pujian tertinggi Bellingham diarahkan untuk kontribusi Kane saat pertandingan.

"Di lapangan, dia pemain Inggris terbaik yang pernah mengenakan seragam ini. Merupakan sebuah kehormatan bisa bermain bersamanya," lanjut gelandang Real Madrid tersebut.

Menurutnya, level permainan Kane saat ini sulit ditandingi.

"Dia bermain di level yang tidak tertandingi. Dia mencetak gol dengan mudah, turun ke belakang untuk bermain, memberikan umpan ke ruang di belakang pertahanan, berkontribusi, melakukan tekel, dan segala macam hal. Dia hanya semakin baik," kata Bellingham.

Kane Menentukan Laga di Wembley

Harry Kane kembali membuktikan perannya sebagai tumpuan serangan Inggris.

Penyerang berusia 33 tahun itu membuka keunggulan pada menit ke-40, lalu menggandakannya lewat sundulan pada menit ke-57.

Sebelumnya, umpannya memicu gol pembuka Inggris ketika Vladimir Coufal memasukkan bola ke gawangnya sendiri.

Menjelang laga usai, Kane ditarik keluar. Saat berjalan menuju bangku cadangan, ia mendapat standing ovation dari suporter tuan rumah.

Dominic Calvert-Lewin masuk menggantikan sang kapten untuk menjaga keunggulan hingga peluit panjang.

Performa ini semakin menegaskan status Kane sebagai salah satu sosok paling berpengaruh dalam sejarah The Three Lions.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, tak menutupi kekagumannya terhadap penampilan sang kapten. Saat ditanya soal performa Kane, Tuchel sempat tersenyum sebelum memberi jawaban singkat penuh makna. "Memang itulah yang dia lakukan. Saya tidak pernah menganggapnya sebagai sesuatu yang biasa," ujar Tuchel. "Dia benar-benar luar biasa di setiap pertandingan. Sulit menemukan kata-kata untuk menggambarkannya," lanjutnya. Pujian tersebut muncul setelah Kane kembali menjadi pusat permainan: mencetak dua gol, rajin turun menjemput bola, dan ikut merangkai serangan. Kombinasi ketajaman dan kontribusi menyeluruh itu membuatnya tetap vital dalam skema Tuchel.

Halaman
Show All
Benediktus Gerendo PradigdoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan