Timnas Indonesia Masih Berproses, John Herdman Singgung Ekspektasi Tinggi

Herdman meminta suporter menahan ekspektasi jelang Indonesia vs Malaysia di SUGBK, Senin (28/9/2026).

Diterbitkan 27 September 2026, 22:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Ia menambahkan, peningkatan jam terbang akan berdampak pada kualitas kolaborasi di lapangan. Dengan bertambahnya menit bermain bersama, pola dan relasi antarpemain diharapkan kian padu.

Fokus pada Hal yang Bisa Dikendalikan

Herdman menyadari hasil laga tidak sepenuhnya berada dalam kendali tim. Ada faktor-faktor pertandingan yang bisa mengubah arah permainan meski persiapan sudah maksimal.

“Ini sepak bola. Anda tahu, wasit bisa membuat keputusan yang menjadi pembeda, seperti yang sudah pernah kami alami,” ujar Herdman.

“Hal-hal di luar kendali kami juga bisa menentukan hasil pertandingan, seperti ketika bola mengenai bagian dalam tiang atau bagian luar tiang yang bisa menjadi pembeda,” lanjutnya.

“Seorang kiper juga bisa tampil luar biasa dalam sebuah pertandingan, dan Anda tidak bisa mengendalikan hal tersebut.”

“Yang bisa kami kendalikan, dan sudah saya katakan kepada para suporter, adalah kami memberikan segalanya,” tegas Herdman.

Bagi Herdman, komitmen maksimal dari awal hingga akhir pertandingan menjadi tolok ukur utama. Ia meminta energi dukungan diarahkan untuk mendorong pemain tetap disiplin menjalankan rencana permainan.

Persiapan dan Disiplin Skuad Garuda

Sang pelatih menegaskan persiapan jelang pertemuan dengan Malaysia berlangsung serius. Ia menyebut adanya kelompok kepemimpinan di tim, kajian taktik berkelanjutan, serta program pemulihan untuk menjaga kebugaran.

“Para pemain ini bekerja di balik layar, memiliki kelompok kepemimpinan, mempelajari taktik, menjalani pemulihan, dan mereka tidak berada di sini sebagai turis,” ujar Herdman.

“Mereka tidak berada di sini untuk berpesta di balik layar, mereka tidak bermain kartu sampai pukul 03.00 pagi, mereka juga tidak sedang menikmati hidangan khas Indonesia di restoran.”

“Mereka berada di tempat tidur, memulihkan diri, fokus, karena mereka menginginkan apa yang juga kami inginkan.”

“Dan mereka bekerja untuk mendapatkannya. Para suporter harus menghargai itu,” ungkap Herdman.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Muhammad Adi Yaksa, Harley Ikhsan, Benediktus Gerendo PradigdoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan