Manchester City bahkan mencatat sejarah dengan menjadi klub pertama yang memenangkan Premier League empat kali secara beruntun. Dominasi tersebut turut memperbesar standar poin yang dibutuhkan untuk bersaing di papan atas.
75 Poin Pernah Cukup untuk Juara
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3149776/original/017062200_1591851853-200519_liga_premier_3.jpg)
Rekor perolehan poin terendah yang pernah membawa sebuah tim menjadi juara Premier League adalah 75 poin. Manchester United mencapainya pada musim 1996/97.
Namun, dengan standar kompetisi saat ini, perolehan tersebut kemungkinan besar tidak cukup untuk mengangkat trofi. Dalam persaingan Premier League modern, 75 poin lebih mungkin membawa sebuah tim bersaing memperebutkan posisi empat besar ketimbang gelar juara.
Satu tren lain yang semakin terlihat adalah meningkatnya kualitas tim-tim di seluruh kompetisi. Klub promosi memang masih menghadapi tantangan besar untuk bertahan di Premier League, tetapi investasi finansial yang lebih besar membuat kualitas skuad secara keseluruhan ikut meningkat.
Kondisi tersebut membuat persaingan semakin merata. Tim-tim papan atas tidak lagi bisa dengan mudah mengamankan tiga poin ketika menghadapi lawan yang berada di papan tengah maupun bawah.
Dampaknya cukup signifikan bagi perburuan gelar. Setiap kehilangan poin dapat menjadi sangat mahal ketika beberapa klub sekaligus memiliki kualitas untuk bersaing di papan atas.
Â
Musim 2026/27 Diprediksi Ketat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3149777/original/003451900_1591851907-200519_liga_premier_4.jpg)
Reputasi Premier League sebagai salah satu liga terbaik di dunia belum akan berubah dalam waktu dekat. Memasuki musim 2026/2027, Manchester City dan Arsenal kembali terlihat sebagai kandidat kuat, meski keduanya memiliki tantangan masing-masing.
Dengan perubahan besar di jajaran pelatih dan berakhirnya sejumlah era penting, musim baru berpotensi menghadirkan peta persaingan yang berbeda.
Satu hal yang hampir pasti, menjadi juara Premier League membutuhkan konsistensi luar biasa selama 38 pertandingan. Jika melihat tren beberapa tahun terakhir, sekitar 88 hingga 90 poin tampaknya menjadi target realistis bagi tim yang ingin memastikan diri berada di jalur perebutan gelar.
Dengan kualitas kompetisi yang semakin merata, bukan tidak mungkin persaingan musim 2026/2027 kembali ditentukan hingga pekan-pekan terakhir.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4147878/original/074965600_1662436164-Cek_Bansos_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314568/original/051669400_1785750475-cek_fakta_-_prabowo_gibran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/856256/original/042112000_1429499998-batik-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542214/original/027883300_1774936645-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6936260/original/079583200_1779705137-arsenal.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3099613/original/073919700_1586656382-Bek_Tangguh_Manchester_United_06.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1928747/original/032684200_1519376803-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5072989/original/055690300_1735615675-Marcus_Rashford_Manchester_United_vs_Newcastle_United-4.jpg)