3 Senjata Rahasia Garuda di Laga Timnas Indonesia vs Kamboja

Timnas Indonesia menjamu Kamboja di Pakansari, Senin (27/7/2026). Tiga andalan diproyeksikan jadi pembeda: Dony Tri Pamungkas, Thom Haye, dan Ragnar Oratmangoen.

Diterbitkan 27 Juli 2026, 15:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Timnas Indonesia memulai langkah di Grup A Piala AFF 2026 dengan menjamu Kamboja di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (27/7/2026) malam WIB. Bermain di kandang sendiri, Skuad Garuda diunggulkan mengingat rekor yang disebut fantastis dan dukungan publik tuan rumah.

Kondisi lawan juga menjadi sorotan. Kamboja datang setelah menelan kekalahan 1-2 dari Singapura pada laga pertama, situasi yang menempatkan Indonesia dalam posisi lebih percaya diri pada partai pembuka ini.

Di sisi lain, tim racikan John Herdman memiliki amunisi yang dinilai siap menjadi pembeda. Tiga nama menonjol muncul sebagai poros ancaman: Dony Tri Pamungkas di sayap kiri, Thom Haye sebagai pengatur permainan, dan Ragnar Oratmangoen yang menawarkan fleksibilitas di lini depan.

Dony Tri Pamungkas Menguatkan Sisi Kiri

Dony Tri Pamungkas semakin mendapatkan tempat di tim utama era John Herdman. Pemain sayap kiri ini menambah opsi di sektor flank karena mampu beroperasi sebagai bek sayap maupun winger sesuai kebutuhan.

Pengalamannya terus bertambah, termasuk saat tampil untuk Timnas Indonesia senior di Piala AFF 2024. Jam terbang itu memberi fondasi untuk peran yang lebih besar pada edisi 2026.

Dony dikenal cepat, lincah, dan fleksibel di sisi kiri. Ia memiliki kemampuan bertahan yang solid, mobilitas tinggi, serta kontribusi menyerang melalui umpan-umpan akurat. Kemampuan meng-cover berbagai posisi di area flank menjadi nilai tambah yang krusial.

Thom Haye, Pengatur Serangan dan Set Piece

Masuknya pemain diaspora memperkuat kedalaman Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, salah satunya Thom Haye. Berposisi sebagai gelandang jangkar yang juga pengatur serangan, Haye menjadi pusat sirkulasi bola dan keseimbangan lini tengah.

Piala AFF 2026 menjadi turnamen kawasan Asia Tenggara pertama bagi Haye sejak melakoni debut pada 26 Maret 2024. Sejak saat itu, ia telah mencatat 17 penampilan dan mencetak dua gol untuk Merah-Putih.

Visi bermain yang tajam, ketepatan umpan kunci, dan eksekusi bola mati yang mumpuni membuat Haye vital dalam mengatur ritme. Kecerdasan membaca permainan dan teknik yang rapi menjadi modal untuk mengendalikan pusat permainan.

Ragnar Oratmangoen, Opsi Serbabisa di Depan

Ragnar Oratmangoen siap menjalani Piala AFF pertamanya. Pemain diaspora ini sudah lama menghiasi lini depan Skuad Garuda, termasuk sejak era pelatih Shin Tae-yong dua tahun lalu.

Ragnar kerap dipasang sebagai penyerang, namun ia juga nyaman beroperasi sebagai sayap kiri, gelandang serang, atau sayap kanan. Kecepatan dan ketangguhan fisiknya mendukung perannya sebagai winger sekaligus ancaman di kotak penalti.

Kemampuan mencetak gol Ragnar didukung produktivitasnya di tim nasional. Sejak debut pada 26 Maret 2024, ia membukukan 16 caps dan tiga gol untuk Timnas Indonesia.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Iwan Budianto Tak Berekspektasi Lebih pada Arema FC di Piala Presiden 2026

Vincentius Atmaja, Harley Ikhsan, Benediktus Gerendo PradigdoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan