Tujuan utama di balik aturan ini adalah untuk memerangi berbagai bentuk pelecehan verbal, termasuk komentar rasis dan homofobia. Dengan melarang pemain menutup mulut, FIFA berharap dapat mencegah upaya menyembunyikan perkataan dari pantauan kamera dan ofisial pertandingan, sehingga mempermudah identifikasi dan penindakan terhadap pelanggaran etika.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, menegaskan filosofi di balik aturan ini. "Jika Anda tidak memiliki sesuatu untuk disembunyikan, Anda tidak menyembunyikan mulut Anda saat mengatakan sesuatu. Sesederhana itu," ujarnya.
Pembentukan aturan ini dipicu oleh insiden kontroversial di Liga Champions yang melibatkan Gianluca Prestianni dari Benfica dan Vinicius Jr dari Real Madrid, di mana Prestianni dituduh melontarkan pelecehan homofobia sambil menutup mulutnya.
Rekam Jejak 'Korban Pertama' Aturan Baru FIFA
Menariknya, insiden kartu merah ini bukan kali pertama Almiron menjadi "korban pertama" dari aturan baru FIFA. Pada 12 Juni 2026, ia juga menjadi pemain pertama yang dihukum berdasarkan aturan baru FIFA mengenai "kesalahan identitas" (mistaken identity).
Peristiwa tersebut terjadi dalam pertandingan Paraguay melawan Amerika Serikat. Saat itu, Almiron menerima kartu kuning karena melakukan diving setelah tinjauan VAR, yang membatalkan kartu kuning yang sebelumnya diberikan kepada pemain AS, Tim Ream. Ini menunjukkan bahwa Almiron memiliki rekam jejak unik dalam sejarah penerapan regulasi baru di dunia sepak bola.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316075/original/017563100_1785912131-cek_fakta_-_OJK_pinjaman_online__pinjol_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315947/original/020958800_1785905048-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-05T114257.981.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5180934/original/084797400_1743849572-20250405-Monas-HER_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8714532/original/000144500_1782797436-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-30T122233.633.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263521/original/097624500_1781936656-063_2282439182.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3438822/original/081845700_1619285974-img_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5556676/original/076947400_1776291207-000_A7XX4PU.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8650687/original/066270800_1782664551-South_Korea_head_coach_Hong_Myung-bo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8476989/original/007377700_1782387801-000_B88X9RV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297039/original/031145700_1784067029-fran5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5543975/original/079501300_1775041828-Iran_vs_Nigeria_dan_Bolivia-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302387/original/003320700_1784544976-Argentina_s_Nicolas_Otamendi__19__and_Nahuel_Molina__26__scuffle_with_Spain___s_Rodri__16_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)