Avila Bahar Rajai Round 2 Kelas ITCR 1200

Avila Bahar menjadi juara kelas ITCR 1200 yang berlangsung di Sirkuit Mandalika Minggu 14 Juni 2026.

OlehThomas
Diterbitkan 15 Juni 2026, 08:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Honda Racing Indonesia kembali menunjukkan performa kompetitif pada putaran kedua Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Indonesia Touring Car Race (ITCR) 2026 yang berlangsung di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Minggu (14/6/2026). Tim berlambang "H" itu sukses meraih kemenangan di kelas ITCR 1200 melalui Avila Bahar dan podium kedua di kelas ISTCR 3600 Seeded A lewat Alvin Bahar yang mengandalkan Honda Civic Type R FL5.

Persaingan sengit tersaji di kelas ITCR 1200 yang diikuti 33 mobil. Kelas yang kerap disebut sebagai "kelas neraka" itu menghadirkan pertarungan ketat sejak lampu start padam hingga garis finis.

Avila Bahar yang tampil tenang sejak sesi kualifikasi berhasil mengamankan pole position. Sementara rekan setimnya, Andri Abirezky, harus memulai balapan dari posisi kelima setelah terkena pelanggaran track limit saat kualifikasi.

Saat balapan dimulai, Avila langsung melesat meninggalkan para pesaingnya. Namun, insiden yang melibatkan beberapa pembalap di belakang membuat safety car sempat masuk lintasan untuk menetralkan jalannya lomba.

Meski diwarnai sejumlah senggolan dan kecelakaan yang menyebabkan beberapa mobil keluar lintasan, duet Honda Racing Indonesia mampu menjaga konsistensi. Avila berhasil mempertahankan posisi terdepan hingga menyentuh garis finis dengan catatan waktu 26 menit 28,852 detik.

Kemenangan tersebut menjadi peningkatan signifikan bagi Avila setelah pada putaran pertama hanya mampu finis di posisi kedua. Sementara posisi kedua dan ketiga ditempati oleh Amato dan Romy T.

Nasib baik juga menghampiri Andri Abirezky. Pembalap Malaysia, Putera Adam, yang semula finis di posisi keempat mendapatkan penalti tambahan waktu lima detik. Hasil itu membuat Andri yang menyelesaikan lomba di posisi kelima berhak naik ke peringkat keempat.

Alvin Bahar Berjuang dengan Kondisi Ban

Di kelas ISTCR 3600 Seeded A, Honda Racing Indonesia kembali mengandalkan pengalaman Alvin Bahar. Pembalap senior tersebut turun menggunakan Honda Civic Type R FL5 bermesin 2.000 cc turbo.

Namun, Alvin menghadapi tantangan sejak sesi kualifikasi akibat masalah pada ban yang membuatnya hanya mampu menempati posisi start kedua.

Pada awal balapan, Apip Ginanjar sempat memimpin lomba. Akan tetapi, kecerdikan Alvin dalam memanfaatkan momentum di trek lurus membuatnya berhasil mengambil alih posisi terdepan bahkan sebelum putaran pertama berakhir.

Alvin kemudian memimpin balapan selama beberapa lap. Sayangnya, memasuki pertengahan lomba, performa mobil mulai menurun akibat kondisi ban yang semakin memburuk.

Tiga lap menjelang finis, masalah tersebut semakin terasa. Mobil Alvin kehilangan keseimbangan sehingga kecepatannya menurun dan membuka peluang bagi Apip untuk merebut kembali posisi pertama.

Meski menghadapi kondisi sulit, Alvin tetap memberikan perlawanan hingga lap terakhir dan akhirnya berhasil mengamankan posisi runner-up.

Evaluasi Menuju Putaran Berikutnya

Sebagai Director Honda Racing Indonesia, Alvin Bahar mengaku cukup puas dengan hasil yang diraih timnya pada putaran kedua ini.

Menurut dia, pencapaian Avila Bahar menjadi bukti adanya peningkatan performa setelah berhasil naik dari posisi kedua pada Round 1 menjadi juara pada Round 2. Sementara Andri Abirezky masih mampu mengamankan poin penting meski turun ke posisi keempat setelah sebelumnya meraih kemenangan pada putaran pembuka.

Alvin juga menyoroti hasil yang diraihnya sendiri. Setelah sukses meraih kemenangan sekaligus mencatat fastest lap pada Round 1, kali ini ia harus puas finis di posisi kedua akibat kendala teknis pada ban.

"Secara keseluruhan sudah baik, tinggal bagaimana mobil harus di-set up ulang agar lebih balance. Saya sendiri terdesak di tiga lap terakhir karena tyre temperature sangat tinggi sehingga mobil jadi tidak balance. Intinya kami harus segera melakukan set up mobil menghadapi Round 3 dan 4 pada Agustus mendatang," ujar Alvin Bahar.

Hasil putaran kedua ini menjadi modal positif bagi Honda Racing Indonesia untuk menghadapi Round 3 dan Round 4 Kejurnas ITCR 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus mendatang. Dengan performa para pembalap muda yang terus berkembang dan pengalaman Alvin Bahar, tim optimistis mampu kembali bersaing di papan atas klasemen nasional.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan