Prediksi Swedia vs Tunisia: Bidik Start Sempurna di Grup F

Swedia dan Tunisia akan saling berhadapan di laga Grup F Piala Dunia 2026. Keduanya bertekad meraih poin penuh demi asa lolos dari grup sulit.

Diterbitkan 14 Juni 2026, 14:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Mereka juga kebobolan dalam 11 pertandingan berturut-turut sejak kemenangan 2-0 atas Hungaria pada Juni 2025, meskipun mereka juga berhasil mencetak gol dalam enam laga terakhir mereka. Dalam enam pertandingan terakhir di semua kompetisi, Swedia mencatat dua kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan.

Dominasi Kualifikasi Tunisia dan Tantangan Terkini

Berbeda dengan Swedia, Tunisia menunjukkan performa dominan selama proses kualifikasi Piala Dunia, mengakhiri kampanye CAF pendahuluan dengan rekor yang hampir sempurna. Eagles of Carthage meraih sembilan kemenangan dari 10 pertandingan, finis 13 poin di puncak grup mereka setelah menghadapi Namibia, Liberia, Malawi, Guinea Khatulistiwa, dan Sao Tome & Principe. Yang lebih mengesankan, Tunisia tidak kebobolan satu gol pun selama kualifikasi.

Namun, rekor turnamen mereka kurang memuaskan, dengan enam kali tersingkir di babak grup dari enam penampilan dan hanya tiga kemenangan dari 18 pertandingan di Piala Dunia.

Sejak periode kualifikasi yang gemilang, tim asuhan Sabri Lamouchi juga menunjukkan performa yang tidak memuaskan. Tunisia kalah dari Mali di babak 16 besar Piala Afrika, kemudian dikalahkan 1-0 oleh Austria pada 1 Juni, dan baru-baru ini dihajar 5-0 oleh Belgia pada 6 Juni.

Tim ini gagal mencetak gol dalam tiga pertandingan berturut-turut dan hanya mencetak satu gol dalam empat pertandingan terakhir mereka. Satu-satunya pertemuan mereka dengan Swedia di milenium ini, pada tahun 2003, berakhir dengan kemenangan 1-0 untuk Tunisia. Dalam enam pertandingan terakhir di semua kompetisi, Tunisia mencatat satu kemenangan, dua hasil imbang, dan tiga kekalahan.

Sorotan Pemain Kunci dan Taktik Pelatih

Swedia tidak menghadapi masalah cedera serius menjelang laga ini, meskipun bek kiri Leeds United Gabriel Gudmundsson diragukan tampil karena virus. Jika Gudmundsson absen, Daniel Svensson atau Elliot Stroud siap mengisi posisinya. Victor Lindelof, Anthony Elanga, Benjamin Nygren, dan Alexander Bernhardsson semuanya telah pulih sepenuhnya dari cedera ringan. Lindelof diperkirakan akan menempati posisi di trio bek tengah Potter dalam formasi 3-4-1-2, bersama Hien dan Lagerbielke.

Lini serang Swedia akan dipimpin oleh duet produktif Viktor Gyokeres dan Alexander Isak, yang secara kolektif telah mencetak 37 gol internasional senior. Alexander Bernhardsson diperkirakan akan memulai di sayap berlawanan karena kurangnya opsi bek kanan murni di skuad Potter, sementara Benjamin Nygren, Yasin Ayari, dan Jesper Karlstrom kemungkinan besar akan menjadi starter di lini tengah.

Di kubu Tunisia, pelatih Lamouchi diperkirakan akan melakukan perubahan pada tim yang kalah telak dari Belgia, dengan skuad yang sepenuhnya fit. Mantan pemain muda Manchester United dan playmaker Burnley saat ini, Hannibal Mejbri, diperkirakan akan kembali ke starting XI. Gelandang Union Berlin Rani Khedira, saudara dari pemenang Piala Dunia 2014 Sami Khedira, juga diperkirakan akan kembali ke tim inti. Omar Rekik, mantan pemain Arsenal, akan memimpin pertahanan yang melindungi kiper nomor satu Mouhib Chamakh, bersama Yan Valery dan Talbi.

Promosi Hannibal kemungkinan akan mendorong Ismael Gharbi ke sayap kiri, dengan Elias Achouri di sayap kanan. Firas Chaouat, yang mencetak 14 gol di liga utama Tunisia 2025-26, bisa mengancam posisi striker Hazem Mastouri. Rani Khedira diperkirakan akan kembali ke lini tengah bersama kapten Ellyes Skhiri, membentuk poros ganda Bundesliga.

Perkiraan Pemain

Swedia: Nordfeldt; Hien, Lindelof, Lagerbielke; Bernhardsson, Karlstrom, Ayari, Gudmundsson; Nygren; Gyokeres, Isak.

Tunisia: Chamakh; Valery, Rekik, Talbi, Ali Abdi; Skhiri, Khedira; Achouri, Hannibal, Gharbi; Chaouat.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan