Turnamen Percasi Invitation Match 2026: Senior vs Young Stars, Duel Dua Generasi Pecatur Indonesia

Percasi, kata GM Utut Adianto, juga ingin menunjukkan bahwa lewat turnamen Invitation Match 2026: Senior vs Young Stars, pecatur junior harus mendapat ilmu dari

Diterbitkan 25 Maret 2026, 20:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Belajar dari Pengalaman Pemain Senior

Format pertandingan seperti ini bukan sekadar menghadirkan pertandingan kompetitif, tetapi menjadi ruang pertemuan dua dunia yang berbeda. Para senior hadir dengan pengalaman yang teruji di berbagai turnamen nasional maupun internasional. Sebaliknya, pecatur muda datang dengan kebaruan energi, kreativitas, dan motivasi.

Pelatih Pelatnas, Susanto Megaranto, menambahkan, para peserta ini adalah anggota pelatnas. Dan, dalam turnamen ini, para pecatur junior bisa mengambil banyak pelajaran serta pengalaman dari para seniornya. "Karena kan kita tahu sendiri pemain-pemain senior sudah berpengalaman di internasional juga," ujarnya.

Ekosistem Kompetisi Nasional

Di antara peserta Percasi Invitation Match 2026: Senior vs Young Stars, di antaranya terdapat nama-nama International Master (IM) Danny Juswanto, IM Ronny Gunawan, IM Irwanto Sadikin, dan IM Muhammad Ivan Situru. Sedangkan, di tim Young Stars ada Fide Master (FM) Fabian Glen Mariano, WIM Shafira Devi Herfesa, IM Nayaka Budhidharma.

Turnamen ini juga menjadi bagian dari upaya PB Percasi memperkuat ekosistem kompetisi nasional. Dalam beberapa tahun terakhir, perhatian terhadap pembinaan pemain muda terus meningkat, seiring dengan munculnya sejumlah talenta baru dari berbagai daerah di Indonesia. Dengan kompetisi semacam ini diharapkan proses regenerasi dapat berjalan lebih alami dan berkelanjutan.

Selain itu, kehadiran turnamen ini di Bandung juga menjadi dorongan yang ke sekian kalinya agar kota tersebut menjadi salah satu tempat yang hidup dengan aktivitas Catur di tanah air.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Achmad Yani Yustiawan, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan