Prediksi Chelsea vs Newcastle United: Jaga Status 5 Besar Liga Inggris

Pertarungan sengit Chelsea vs Newcastle United tersaji di Stamford Bridge.

Diterbitkan 13 Maret 2026, 23:33 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pertandingan krusial Liga Inggris pekan ke-30 akan mempertemukan Chelsea dan Newcastle United. Duel Chelsea vs Newcastle dijadwalkan berlangsung di Stamford Bridge, London, Minggu (15/3/2026) pukul 00.30 WIB.

Pertandingan ini menjadi panggung penting bagi kedua kesebelasan untuk meraih poin krusial demi memperbaiki posisi di tabel klasemen.

Chelsea, di bawah asuhan Liam Rosenior, bertekad untuk bangkit setelah menelan pil pahit di Liga Champions tengah pekan lalu. Mereka ingin mempertahankan posisi lima besar di liga domestik, yang menjadi jalur terbaik untuk kembali ke kompetisi elit Eropa musim depan. Dengan rekor kandang yang impresif melawan Newcastle, The Blues memiliki kepercayaan diri tinggi untuk mengamankan kemenangan.

Di sisi lain, Newcastle United yang dipimpin Eddie Howe, mengincar poin penuh untuk memperbaiki posisi di papan tengah klasemen. The Magpies berambisi mengakhiri penantian panjang mereka untuk meraih kemenangan di Stamford Bridge, meskipun harus berjuang tanpa beberapa pilar utama yang cedera. Pertandingan ini diprediksi akan berjalan sengit, mengingat kedua tim sama-sama mencari pelampasan setelah hasil kurang memuaskan di kompetisi Eropa.

Performa Chelsea: Antara Pukulan Eropa dan Asa Liga Inggris

Chelsea datang ke pertandingan ini dengan luka yang masih membekas dari kekalahan telak 5-2 dari Paris Saint-Germain di Liga Champions. Kekalahan tersebut terjadi dalam pertandingan ulang final Piala Dunia Antarklub 2025, di mana The Blues sempat bersaing ketat selama 75 menit. Namun, kesalahan fatal Filip Jorgensen yang berujung gol ketiga PSG, diikuti oleh dua gol Khvicha Kvaratskhelia, membuat Chelsea di ambang eliminasi dari kompetisi Eropa.

Manajer Liam Rosenior kini mengalihkan fokus timnya ke Liga Primer, dengan tujuan utama memperkuat prospek mereka untuk kembali ke kompetisi elite Eropa musim depan. Peluang terbaik Chelsea untuk mencapai target tersebut adalah melalui finis di posisi tinggi di liga domestik.

Saat ini, Chelsea menduduki posisi kelima klasemen Liga Primer dengan 48 poin dari 29 pertandingan, setara dengan Liverpool yang berada di posisi keenam. Mereka hanya terpaut tiga poin dari Manchester United dan Aston Villa yang menempati posisi ketiga dan keempat. The Blues baru saja meraih kemenangan telak 4-1 atas Aston Villa di pertandingan liga terakhir mereka.

Tantangan Newcastle United: Mengakhiri Kutukan Stamford Bridge

Berbeda dengan Chelsea, Newcastle United masih memiliki peluang realistis untuk mencapai babak delapan besar Liga Champions, meskipun hanya bermain imbang 1-1 di kandang melawan Barcelona.

Hasil tersebut membuat pertandingan leg kedua di Catalonia menjadi sangat ketat dan krusial bagi The Magpies. Manajer Eddie Howe berharap timnya dapat memanfaatkan kecenderungan Chelsea yang sering memberikan peluang kepada lawan. Mereka berambisi untuk mengakhiri penantian 14 tahun untuk meraih kemenangan di Stamford Bridge.

Di tabel klasemen Liga Inggris, Newcastle United berada di posisi ke-12 dengan 39 poin dari 29 pertandingan, terpaut sembilan poin dari posisi kelima yang merupakan zona Liga Champions. 

Performa tandang menjadi salah satu kelemahan Newcastle sepanjang musim ini, dengan hanya mencetak 14 gol dalam 14 pertandingan. Rekor head-to-head mereka di Stamford Bridge juga sangat buruk. Sejak kemenangan 2-0 yang diinspirasi Papiss Cisse pada Mei 2012, semua kecuali satu kunjungan di liga berakhir dengan kekalahan, menandai 12 pertandingan tanpa kemenangan di London Barat.

Meskipun memiliki rekor buruk di Stamford Bridge, Newcastle bukan tim yang mudah dikalahkan. Dalam tujuh laga terakhir menghadapi Chelsea, mereka hanya kalah dua kali, menunjukkan kemampuan mereka memanfaatkan ruang dan serangan balik cepat.

Sorotan Pemain dan Kondisi Tim

Dari kubu Chelsea, manajer Rosenior akan mempertimbangkan ulang situasi kipernya setelah kesalahan Jorgensen di laga Liga Champions. Hal ini memicu seruan untuk mengembalikan Robert Sanchez sebagai penjaga gawang utama.

Di lini serang, Joao Pedro diperkirakan akan memimpin. Penyerang asal Brasil ini telah mencetak 14 gol di Liga Primer, menjadikannya pencetak gol terbanyak di liga pada tahun 2026 dengan delapan gol. Pedro juga menjadi pencetak gol non-penalti terbanyak kedua setelah Erling Haaland.

Chelsea hampir dalam kekuatan penuh, dengan Levi Colwill menjadi satu-satunya absen jangka panjang karena cedera lutut. Sementara itu, Estevao dan Jamie Gittens berpotensi kembali bermain akhir pekan ini.

Untuk Newcastle United, pertandingan hari Sabtu diperkirakan terlalu cepat bagi Lewis Miley yang sedang dalam masa pemulihan cedera. Ia mungkin baru bisa kembali dalam satu hingga dua minggu ke depan. Fabian Schar (pergelangan kaki), Bruno Guimaraes (paha), dan Emil Krafth (lutut) dipastikan absen untuk perjalanan ke Stamford Bridge.

Anthony Gordon juga diragukan tampil setelah tidak enak badan sebelum pertandingan melawan Barcelona, dan mungkin akan diistirahatkan untuk laga tandang ke Spanyol minggu depan. Pencetak gol terbanyak mereka yang saat ini absen, Guimaraes (sembilan gol) dan Nick Woltemade (tujuh gol), hanya menyumbangkan dua dan satu gol tandang musim ini.

Perkiraan Pemain

Chelsea: Sanchez; Gusto, Sarr, Chalobah, Cucurella; Caicedo, Santos; Palmer, Fernandez, Garnacho; Pedro.

Newcastle United: Ramsdale; Trippier, Thiaw, Burn, Hall; Willock, Tonali, Joelinton; Murphy, Woltemade, Barnes.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan