Arsenal Disamakan dengan 'Tim Akademi' Usai Gagal Amankan Kemenangan di Kandang Wolves

Mantan gelandang Tottenham, Rafael van der Vaart, menilai Arsenal belum memiliki mentalitas sebagai tim besar dan bahkan menyamakan mereka dengan tim muda.

Diterbitkan 20 Februari 2026, 13:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Namun, Van der Vaart meragukan kapasitas skuad Arsenal untuk bersaing di semua lini hingga akhir musim.

“Saya tidak melihat Arsenal cukup kuat untuk bersaing memperebutkan treble atau bahkan quadruple. Harapan itu selalu ada ketika Anda masih bertahan di semua kompetisi, tapi memenangkan semuanya terlalu sulit,” tegasnya.

Bintang Tanpa Status Kelas Dunia?

Sorotan terbesar Van der Vaart tertuju pada aspek mental. Ia sepakat dengan pandangan Wayne Rooney bahwa Arsenal belum memiliki pemain kelas dunia sejati.

“Mereka punya banyak pemain bagus, bahkan bisa disebut bintang. Tapi tidak ada yang benar-benar world class,” ucapnya.

Menurutnya, menjadi pemain kelas dunia bukan sekadar soal kemampuan teknis, melainkan juga sikap dan ketangguhan di lapangan. Ia bahkan menyindir bahwa para pemain Arsenal terlalu ‘sempurna’ dan mungkin akan kesulitan jika bermain di klub dengan tekanan besar seperti Real Madrid.

“Di sana tekanannya jauh lebih besar dan mentalitas yang dibutuhkan jauh lebih keras,” katanya.

Dengan persaingan yang kian ketat di Premier League, Arsenal kini dituntut membuktikan bahwa mereka bukan sekadar tim muda berbakat, melainkan benar-benar kandidat juara yang matang secara mental. Derby London Utara akhir pekan ini bisa menjadi ujian karakter pertama sebelum musim memasuki fase penentuan.

Sumber: Sky Bet

Klasemen Liga Inggris 2025/2026

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Ari Rachman PrayogaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan