Prediksi Juventus vs Como: Duel Krusial Perebutan Tiket Liga Champions

Pertandingan Juventus vs Como akan tersaji di Allianz Stadium, mempertemukan dua tim pesaing ketat di papan atas Liga Italia

Diterbitkan 20 Februari 2026, 21:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Duel sengit antara Juventus dan Como akan tersaji di Allianz Stadium, Turin, Sabtu (21/2/2026) pukul 21.00 WIB. Laga Juventus vs Como menjadi penentu arah persaingan menuju zona Liga Champions, mempertemukan dua tim yang sama-sama mengincar posisi empat besar Serie A.

Juventus, yang bertindak sebagai tuan rumah, saat ini unggul empat poin dari Como di klasemen sementara, menjadikan pertandingan ini sangat krusial bagi kedua belah pihak.

Bagi Juventus, kemenangan adalah harga mati demi terus menekan AS Roma di posisi keempat dan menjaga asa di kompetisi Eropa. Sementara itu, Como datang dengan status kuda hitam yang penuh percaya diri, berambisi memperkecil jarak dan membuktikan kapasitas mereka di kasta tertinggi Liga Italia. Pertemuan ini menjanjikan tontonan menarik mengingat performa dan ambisi kedua tim di musim ini.

Laga ini tidak hanya tentang tiga poin, melainkan juga tentang momentum dan kepercayaan diri. Juventus perlu bangkit dari serangkaian hasil kurang memuaskan, sedangkan Como ingin melanjutkan tren positif mereka sebagai tim promosi yang mengejutkan. Penggemar sepak bola dapat menyaksikan pertandingan ini secara langsung melalui layanan live streaming Vidio.

Kondisi Terkini Juventus

Juventus saat ini memimpin Como dengan selisih empat poin di klasemen Serie A, namun mereka hanya terpaut satu poin di bawah Roma yang menempati posisi keempat. Tim berjuluk Si Nyonya Tua ini belum terkalahkan di kandang musim ini, dengan kekalahan terakhir di liga di Turin terjadi hampir 12 bulan yang lalu. Rekor kandang yang impresif ini menjadi modal penting bagi Juventus saat menjamu Como.

Namun, performa Juventus belakangan ini sedang tidak stabil. Mereka berada di ambang tersingkir lebih awal dari kompetisi Eropa setelah kekalahan telak 5-2 dari Galatasaray di tengah pekan. Kekalahan memalukan ini terjadi setelah sempat unggul 2-1 di babak pertama, dengan Teun Koopmeiners mencetak dua gol, sebelum akhirnya tumbang di babak kedua dan Juan Cabal diganjar kartu merah. Sebelumnya, Juventus juga kalah 3-2 dari Inter Milan dalam Derby d’Italia di San Siro, di mana Pierre Kalulu juga dikeluarkan dari lapangan.

Serangkaian hasil negatif ini membuat Juventus menghadapi tekanan besar untuk segera bangkit. Luciano Spalletti, pelatih Juventus, harus mengatasi masalah cedera dan skorsing beberapa pemain kunci.

Bremer, bek handalan, kemungkinan absen karena cedera paha, sementara Kalulu harus menjalani skorsing dan Emil Holm tidak tersedia. Di lini depan, Jonathan David diragukan tampil karena masalah pangkal paha, serta Dusan Vlahovic dan Arkadiusz Milik masih absen jangka panjang. Jika David tidak pulih, Weston McKennie atau Lois Openda akan menjadi penyerang tunggal, didukung oleh Kenan Yildiz.

Analisis Kekuatan Como

Como, kurang dari dua tahun setelah promosi dari Serie B, kini sudah bersaing untuk finis di empat besar Serie A. Mereka juga berambisi meraih Coppa Italia pertama mereka, setelah mencapai semifinal melawan Inter.

Ambisi besar ini didukung oleh performa mengejutkan mereka, termasuk kemenangan 2-0 atas Juventus di pertemuan terakhir di Stadio Sinigaglia pada Oktober lalu. Satu-satunya kemenangan tandang Como atas Juventus terjadi pada tahun 1951, menunjukkan betapa sulitnya mereka meraih poin penuh di Turin.

Meskipun demikian, Como saat ini berada dalam rentetan tanpa kemenangan terpanjang mereka di Serie A musim ini. Rentetan ini termasuk hasil imbang tanpa gol melawan 10 pemain Atalanta, kekalahan mengejutkan dari Fiorentina yang terancam degradasi, dan hasil imbang pada hari Rabu dengan AC Milan. Dalam pertandingan melawan AC Milan, Nico Paz sempat mencetak gol setelah kesalahan Mike Maignan, sebelum Milan menyamakan kedudukan di pertengahan babak kedua.

Terlepas dari rentetan tanpa kemenangan tersebut, Como memiliki rekor tandang yang cukup solid. Mereka telah mengumpulkan 19 poin tandang musim ini dan hanya kalah tiga pertandingan tandang, tidak ada yang terjadi pada tahun kalender ini.

Untuk pertandingan ini, Como akan kehilangan Nico Paz yang harus absen karena skorsing. Selain itu, Assane Diao dan Edoardo Goldaniga juga akan absen karena cedera. Pelatih Cesc Fabregas mungkin akan mengubah formasi dari tiga bek yang digunakan di tengah pekan, dan Tasos Douvikas atau mantan striker Juventus Alvaro Morata berpotensi memimpin lini depan.

Prediksi Pertandingan dan Susunan Pemain

Pertandingan Juventus vs Como diprediksi akan berjalan ketat dengan tempo sedang hingga tinggi. Juventus kemungkinan akan lebih dominan dalam penguasaan bola, mencoba memanfaatkan keuntungan bermain di kandang dan dukungan penuh dari para penggemar.

Namun, kondisi mental Juventus yang belum pulih sepenuhnya setelah kekalahan beruntun bisa menjadi celah bagi Como untuk mencuri momentum. Como, dengan organisasi permainan yang rapi dan efektif dalam transisi cepat, akan mengandalkan serangan balik dan disiplin bertahan untuk meredam tuan rumah.

Mengingat situasi kedua tim, hasil imbang tampaknya menjadi skenario yang paling mungkin terjadi, meskipun Juventus akan berjuang keras untuk meraih kemenangan di kandang. Prediksi skor akhir adalah Juventus 1-1 Como. Laga ini akan menjadi ujian mental bagi Juventus dan kesempatan besar bagi Como untuk membuktikan bahwa mereka adalah ancaman serius di Serie A.

Perkiraan Pemain

  • Juventus: Di Gregorio; Gatti, Kelly, Koopmeiners; Cambiaso, Locatelli, Thuram, Cabal; Conceicao, Yildiz; McKennie.
  • Como: Butez; Smolcic, Ramon, Kempf, Valle; Perrone, Da Cunha; Vojvoda, Baturina, Rodriguez; Douvikas.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan