Sukses Bikin Chelsea Hidup Kembali, Inilah Julukan yang Didapat Liam Rosenior

Pelatih Chelsea, Liam Rosenior perlahan membalikkan narasi tentang sejumlah rekrutan musim panas yang sempat dicap gagal bersinar di Stamford Bridge.

Diterbitkan 17 Februari 2026, 23:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Di lini depan, Joao Pedro menjelma menjadi mesin gol utama Chelsea. Sementara di sektor pertahanan, talenta muda Jorrel Hato kembali menemukan tempatnya setelah sempat tersisih pada era Enzo Maresca, terutama pasca penampilan buruk di Liga Champions melawan Qarabag di Baku.

Kini, di bawah komando Rosenior, Hato siap mengisi kekosongan yang ditinggalkan Marc Cucurella dan membuktikan reputasinya sebagai salah satu bek muda paling menjanjikan di Eropa.

Masih Ada PR, Tapi Arah Sudah Jelas

Meski begitu, pekerjaan Rosenior belum sepenuhnya rampung. Konsistensi Alejandro Garnacho dan ketajaman Delap masih perlu diasah. Namun melihat bagaimana ia membangkitkan kepercayaan diri pemain-pemain lain, optimisme bukan hal yang berlebihan.

Chelsea kini memiliki waktu sepekan sebelum menjamu Burnley di Stamford Bridge. Jeda tersebut bisa dimanfaatkan untuk mematangkan chemistry tim, sebuah elemen yang mulai tampak solid sejak Rosenior mengambil alih.

Jika tren ini berlanjut, julukan “Player-Whisperer” bukan sekadar gimmick. Ia bisa menjadi identitas baru bagi pelatih 41 tahun itu, arsitek yang tak hanya meracik taktik, tetapi juga memulihkan keyakinan para pemainnya.

Sumber: Mirror

Klasemen Liga Inggris 2025/2026

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Ari Rachman PrayogaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan