Prediksi Galatasaray vs Juventus: Misi Sulit Si Nyonya Tua di Turki

Pertarungan sengit Galatasaray vs Juventus di leg pertama play-off Liga Champions akan menentukan langkah ke babak 16 besar.

Diterbitkan 16 Februari 2026, 20:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Galatasaray dan Juventus saling berhadapan dalam leg pertama babak play-off Liga Champions 2025/2026, Rabu (18/2/2026) pukul 00.45 WIB. Pertandingan Galatasaray vs Juventus dijadwalkan berlangsung di Stadion Ali Sami Yen yang dikenal dengan atmosfernya yang intimidatif bagi tim tamu.

Bagi Galatasaray, mencapai babak gugur merupakan pencapaian signifikan setelah 12 tahun absen dari fase ini. Sementara itu, Juventus datang dengan rekor kurang memuaskan di babak eliminasi, setelah kalah dalam lima pertandingan eliminasi terakhir di kompetisi Eropa.

Pertemuan ini menjanjikan duel strategi dan mental yang tinggi antara dua raksasa sepak bola Eropa. Laga nanti menandai pertemuan Liga Champions ketujuh antara kedua tim.

Galatasaray memenangkan pertemuan terakhir 1-0 pada Desember 2013. Sementara Juventus belum pernah meraih kemenangan dalam tiga pertandingan tandang melawan raksasa Turki tersebut.

Pertarungan Sengit di Babak Play-off Liga Champions

Galatasaray akan memainkan pertandingan Eropa ke-200 di kandang sendiri. Mereka memiliki rekor kandang yang impresif, hanya kalah satu kali dari 11 pertandingan terakhir di kompetisi kontinental dan selalu mencetak gol dalam 18 pertandingan terakhir kecuali satu. Atmosfer kandang yang dikenal angker akan menjadi keuntungan besar bagi tim Turki.

Di sisi lain, Juventus menghadapi tekanan besar untuk melangkah lebih jauh di Liga Champions setelah kegagalan di musim-musim sebelumnya. Direktur Juventus, Giorgio Chiellini, telah menegaskan bahwa laga ini tidak akan mudah dan membutuhkan kesiapan taktik, mental, serta perhatian terhadap detail kecil.

Sejarah menunjukkan Juventus hanya meraih satu kemenangan dari enam pertemuan terakhir melawan Galatasaray, dengan dua kekalahan dan tiga hasil imbang.

Momentum Positif Galatasaray: Siap Hadapi Juventus

Galatasaray menunjukkan performa yang menjanjikan menjelang pertandingan penting ini. Meskipun menelan kekalahan 2-0 dari Manchester City di hari terakhir fase grup, mereka tetap berhasil lolos dengan selisih dua poin. Kekalahan tersebut mengakhiri rentetan empat pertandingan Liga Champions tanpa kemenangan, namun berhasil lolos di posisi ke-20.

Sejak kekalahan itu, Gala mencatatkan empat kemenangan beruntun di semua kompetisi, mencetak 15 gol dalam prosesnya. Kapten Mauro Icardi menjadi bintang dengan lima gol, termasuk hat-trick dalam kemenangan 5-1 atas Eyupspor pada hari Jumat. Performa impresif ini menempatkan Galatasaray unggul tiga poin di puncak Super Lig, dalam jalur mempertahankan gelar domestik mereka.

Pelatih Okan Buruk, yang pernah membawa timnya menjuarai Piala UEFA pada tahun 2000, kini berambisi membawa Galatasaray ke babak gugur Liga Champions pertama mereka sejak 2014. Dengan rekor kandang yang kuat, Galatasaray akan mengandalkan permainan menekan dan tempo cepat untuk mematikan ruang gerak lawan.

Tantangan Juventus: Mencari Kemenangan Tandang dan Konsistensi

Juventus mengakhiri fase grup Liga Champions dengan hasil imbang 0-0 melawan Monaco, mengumpulkan 13 poin yang menempatkan mereka di posisi ke-13, tujuh tingkat di atas Galatasaray. Bianconeri berhasil mencapai babak selanjutnya Liga Champions untuk ke-10 kalinya dalam 12 musim. Namun, ambisi mereka untuk melangkah lebih jauh musim ini akan diuji di Istanbul.

Di bawah asuhan pelatih Luciano Spalletti, Juventus tidak terkalahkan dalam lima pertandingan sejak kedatangannya pada November, bahkan menjaga clean sheet dalam tiga pertandingan terakhir. Namun, mereka masih rentan saat bermain tandang, hanya meraih lima poin dari 12 poin tandang yang tersedia selama fase grup. Mereka juga menelan kekalahan di Cagliari, Bergamo, dan Milan baru-baru ini.

Kekalahan 3-2 dari Inter dalam Derby d’Italia di San Siro akhir pekan lalu menunjukkan bahwa Juventus masih memiliki pekerjaan rumah, terutama dalam menjaga konsistensi. Absennya striker kunci Dusan Vlahovic dan Arkadiusz Milik karena cedera juga menjadi perhatian, meskipun gelandang kunci Khephren Thuram diperkirakan akan pulih dari memar tulang.

Prediksi Susunan Pemain dan Strategi Kunci

Pelatih Okan Buruk di Galatasaray mungkin akan mempertimbangkan untuk menurunkan duet Mauro Icardi dan Victor Osimhen di lini depan, mengingat performa apik keduanya.

Osimhen, yang membutuhkan dua gol lagi untuk menyamai rekor gol Gala dalam satu kampanye Liga Champions, telah mencetak gol dalam lima dari enam penampilan liga terakhirnya. Gabriel Sara kemungkinan akan memperkuat lini tengah, dengan Ilkay Gundogan bergerak lebih ke depan.

Galatasaray akan kehilangan Mario Lemina yang diskors, serta Metahan Baltaci yang dilarang bermain. Namun, pemain sayap Jerman Leroy Sane dan pemain baru Noa Lang berpotensi terlibat setelah kembali berlatih penuh.

Untuk Juventus, Jonathan David diperkirakan akan menjadi striker tunggal didukung oleh Kenan Yildiz, mengingat absennya Vlahovic dan Milik. Yildiz telah menciptakan 12 peluang dan menyelesaikan 16 dribel di Liga Champions musim ini, menunjukkan kemampuannya dalam menciptakan ancaman.

Perkiraan Pemain

Galatasaray: Cakir; Sallai, Bardakci, Sanchez, Jakobs; Torreira, Sara; Sane, Gundogan, Yilmaz; Osimhen.

Juventus: Di Gregorio; Kalulu, Bremer, Kelly, Cambiaso; Locatelli, Koopmeiners; Conceicao, McKennie, Yildiz; David.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan