AC Milan Punya 2 PR Krusial Jika Ingin Menjegal Inter di Jalur Scudetto Serie A

AC Milan wajib mengurangi hasil imbang dan meningkatkan produktivitas gol jika ingin terus bersaing dengan Inter Milan dalam perebutan gelar Serie A 2025/2026.

Diterbitkan 27 Januari 2026, 17:42 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - AC Milan masih berada di jalur persaingan scudetto Serie A 2025/2026. Rossoneri kini menempati peringkat kedua klasemen dengan koleksi 47 poin dari 22 pertandingan, terpaut lima angka dari Inter Milan di puncak.

Secara hasil, Milan tampil solid. Mereka baru sekali menelan kekalahan, menjadikannya tim dengan jumlah kekalahan paling sedikit sejauh musim ini. Konsistensi itu menjaga asa juara tetap hidup.

Namun, klasemen tidak hanya berbicara soal kalah atau menang. Ada detail-detail kecil yang justru menentukan siapa yang bertahan di puncak dan siapa yang tertinggal di belakang.

Dalam konteks inilah, AC Milan memiliki dua pekerjaan rumah besar. Jika ingin terus menempel Inter Milan hingga akhir musim, Rossoneri harus memangkas jumlah hasil imbang dan meningkatkan ketajaman lini serang.

Terlalu Banyak Imbang, Poin Milan Bocor Pelan-Pelan

Masalah utama Milan musim ini adalah terlalu sering berbagi angka. Dari 22 laga Serie A, Rossoneri sudah delapan kali bermain imbang, jumlah tertinggi di antara tim enam besar.

Catatan ini terasa kontras dengan jumlah kekalahan mereka yang minim. Satu kekalahan memang impresif, tetapi delapan hasil imbang membuat laju poin Milan tersendat secara konsisten.

Bahkan, di seluruh liga, hanya Pisa yang memiliki jumlah hasil imbang lebih banyak dibanding Milan. Bedanya, Pisa kini terdampar di peringkat ke-19 klasemen, gambaran betapa mahalnya harga satu poin yang hilang.

Jika tren ini berlanjut, Milan akan kesulitan mengejar Inter. Dalam persaingan gelar, kemenangan tipis jauh lebih bernilai dibanding rangkaian hasil imbang yang terlihat aman, tetapi pelan-pelan menggerus peluang juara.

Produktivitas Gol Harus Digenjot

Selain hasil imbang, produktivitas gol Milan juga perlu perhatian serius. Pasukan Massimiliano Allegri baru mencetak 35 gol dari 22 laga, angka yang belum cukup untuk tim penantang gelar.

Catatan tersebut tertinggal jauh dari Inter Milan yang sudah mengoleksi 50 gol. Bahkan, Milan juga kalah tajam dibanding Como yang berada di peringkat keenam dengan selisih dua gol lebih banyak.

Sepanjang tahun 2026, Milan telah memainkan enam laga liga. Hanya sekali mereka mencetak lebih dari satu gol, yakni saat menang 3-1 di kandang Como. Selebihnya, kemenangan tipis menjadi pola yang berulang.

Gol tunggal dari Rafael Leao dan Niclas Füllkrug memang cukup untuk menundukkan Cagliari dan Lecce. Namun, melawan Genoa, Fiorentina, dan Roma, pendekatan minimalis itu terbukti tidak cukup.

Sumber: Football Italia

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Barcelona 5-1 Feyenoord: Kontribusi Kolektif Para Penyerang

Asad ArifinTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • Serie A adalah sebuah divisi tertinggi liga sepak bola di Italia
    Serie A adalah sebuah divisi tertinggi liga sepak bola di Italia
    Serie A
  • Serie-A adalah kasta tertinggi liga sepakbola di Italia yang dimulai pada Agustus 2016
    Serie-A adalah kasta tertinggi liga sepakbola di Italia yang dimulai pada Agustus 2016
    Liga Italia
  • AC Milan adalah salah satu klub tersukses di Serie A Italia dengan raihan 18 trofi
    AC Milan adalah klub sepak bola Italia dengan sejarah panjang prestasi, namun saat ini menghadapi masa transisi dan tantangan di bursa transfer serta penentuan pelatih baru.
    AC Milan
  • berita ac milan