Bruno Fernandes Terluka karena Manchester United Berniat Menjualnya

Bruno Fernandes mengungkap Manchester United sempat ingin melepasnya pada musim panas. Kapten MU itu merasa tidak sepenuhnya dihargai klub.

Diterbitkan 16 Desember 2025, 21:26 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Saya bahkan hampir pergi satu musim sebelumnya, saya tidak akan menyebut ke mana, tetapi saya akan memenangkan banyak trofi.

"Saya memutuskan bertahan karena alasan keluarga dan karena saya benar-benar mencintai klub ini, serta percakapan dengan pelatih yang membuat saya tetap tinggal," ujar Fernandes.

Kesedihan di Balik Loyalitas

Fernandes mengaku merasa sedih dengan sikap klub yang terkesan tidak keberatan jika dirinya pergi. Perasaan itu muncul karena ia menilai selalu memberikan komitmen penuh kepada tim.

Ia membandingkan dedikasinya dengan pemain lain yang menurutnya tidak menunjukkan sikap serupa. Kondisi tersebut membuatnya semakin terpukul secara emosional.

"Dari sisi klub, saya merasa seolah jika saya pergi, itu bukan masalah besar bagi mereka," kata Fernandes.

"Itu sedikit menyakitkan, bahkan lebih dari itu, membuat saya sedih. Saya selalu tersedia, selalu bermain baik atau buruk, dan selalu memberikan segalanya.

"Ketika melihat pemain lain yang tidak menghargai dan membela klub seperti itu, hal tersebut membuat saya sedih," ujar Fernandes.

Uang Besar Bukan Faktor Penentu

Meski menjadi salah satu pemain bergaji tertinggi di Manchester United, Fernandes menyadari tawaran dari Arab Saudi jauh lebih besar. Namun, ia menegaskan bahwa uang bukan alasan utama dalam mengambil keputusan.

Ia juga menyinggung perbedaan pandangan antara pelatih dan jajaran direksi terkait masa depannya di klub. Fernandes merasa keinginannya bertahan tidak sepenuhnya sejalan dengan sikap manajemen.

"Saya tidak bisa mengeluh karena saya dibayar dengan sangat baik, tetapi perbedaannya memang sangat jauh. Itu tidak pernah menjadi faktor utama bagi saya," tutur Bruno Fernandes.

"Jika suatu hari saya harus bermain di Arab Saudi, saya akan melakukannya. Namun, saya tidak pernah memaksa pergi seperti yang dilakukan banyak orang. Pada akhirnya, bagi mereka uang lebih penting dari segalanya.

"Klub ingin saya pergi, itu yang ada di kepala saya. Jika saya mengatakan ingin pergi, mereka akan membiarkan saya pergi," pungkas Fernandes.

Sumber: Metro

Persaingan Sengit di Liga Inggris

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Aga Deta AndityaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan