Festival Sepak Bola Rakyat Rampung di 5 Kota, Ribuan Talenta Muda Berpartisipasi

Festival Sepak Bola Rakyat berlangsung di Labuan Bajo, Jakarta, Palu, Makassar, dan Manado.

Diterbitkan 14 Agustus 2026, 21:42 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Ia menambahkan, pengalaman bagi pemain berusia 16–18 tahun tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknis di lapangan. Para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk belajar mengenai disiplin, kerja sama, sportivitas, serta membangun mentalitas untuk terus berkembang.

Semangat festival juga diperluas melalui kanal digital. Salah satunya lewat podcast “Nobar (Ngobrol Bola Ramean) with Coca-Cola” yang menghadirkan sejumlah figur sepak bola Indonesia.

Delapan episode podcast tersebut mencatat total 518.789 tayangan, 1.080 komentar, dan 3.519 likes. Capaian tersebut memperlihatkan bahwa semangat sepak bola rakyat tidak hanya mendapat respons positif dari peserta dan komunitas di lokasi acara, tetapi juga menjangkau audiens yang lebih luas melalui platform digital.

Coca-Cola Perkuat Dukungan untuk Talenta Muda

Dukungan Coca-Cola Indonesia terhadap Festival Sepak Bola Rakyat sejalan dengan momentum Piala Dunia 2026. Sepak bola dipandang sebagai medium yang mampu mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang sekaligus membangun semangat kebersamaan.

President Director Coca-Cola Indonesia Eva Lusiana mengatakan, festival tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen perusahaan dalam menghadirkan pengalaman sepak bola yang positif dan inklusif bagi generasi muda serta komunitas di berbagai daerah.

“Sepak bola memiliki kekuatan untuk menyatukan masyarakat lintas generasi dan latar belakang. Bagi kami, Festival Sepak Bola Rakyat menjadi cara yang bermakna untuk mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus merayakan semangat FIFA World Cup 2026™,” ujar Eva.

Menurut Eva, keterlibatan lebih dari 1.700 peserta muda dari lima kota menjadi salah satu capaian penting dalam rangkaian program tersebut. Ia berharap pengalaman yang diperoleh para peserta dapat mendorong mereka untuk semakin percaya diri dalam mengembangkan potensi.

Tak hanya menyasar komunitas dan pemain usia muda, Coca-Cola Indonesia juga memperluas dukungan pembinaan sepak bola melalui ajang Coca-Cola University League.

Hingga saat ini, kompetisi tersebut telah menggelar 98 pertandingan di dua wilayah, melibatkan lebih dari 40 mahasiswa sukarelawan dan 21 perangkat pertandingan. Dari sisi digital, ajang tersebut telah menjangkau lebih dari 6,9 juta tayangan video sebelum ekspansi berskala nasional dimulai.

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan