Tottenham Krisis Performa di Kandang, MU Mulai Stabil di Bawah Amorim

Pertandingan antara Tottenham Hotspur dan Manchester United pada pekan ke-11 Premier League 2025/2026 akan menjadi salah satu laga yang menarik akhir pekan ini.

Diterbitkan 06 November 2025, 12:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Selain itu, Spurs juga semakin kehilangan identitas lokal. Hanya 7,8% menit bermain mereka musim ini diberikan kepada pemain asal Inggris, persentase terendah sepanjang sejarah klub di Premier League.

Manchester United yang Mulai Stabil di Bawah Amorim

Sementara itu, Manchester United datang dengan kepercayaan diri tinggi. Mereka tak terkalahkan dalam empat laga terakhir Premier League (menang 3, imbang 1) — rekor terbaik mereka di bawah Ruben Amorim. Terakhir kali MU memiliki laju lebih panjang tanpa kekalahan adalah pada Januari–Februari 2024, juga bertepatan dengan periode mereka mencetak dua gol atau lebih dalam lima laga beruntun.

Produktivitas MU juga meningkat signifikan. Hanya Liverpool (156) yang mencatatkan jumlah tembakan lebih banyak dari MU (153) musim ini, sementara tidak ada tim dengan jumlah tembakan tepat sasaran lebih tinggi (54). Sebanyak 66,7% tembakan MU datang dari dalam kotak penalti, rasio tertinggi mereka sejak musim 2012/2013 — musim terakhir mereka meraih gelar juara Premier League.

Beberapa pemain kunci pun kembali jadi pembeda. Bryan Mbeumo, misalnya, tercatat sudah mencetak empat gol Premier League melawan Spurs — hanya melawan Southampton dan Brighton (masing-masing lima) ia lebih produktif. Tiga dari empat gol itu bahkan dicetak di Tottenham Hotspur Stadium.

Di lini tengah, Bruno Fernandes terus menunjukkan konsistensi dalam hal kontribusi gol. Gelandang asal Portugal itu kini mengoleksi 53 assist di Premier League, hanya kalah dari Mohamed Salah (64) dan Kevin De Bruyne (58) sejak debutnya pada Februari 2020. Fernandes juga mencatat assist dalam dua laga tandang terakhir dan berpeluang memperpanjangnya menjadi tiga — sesuatu yang terakhir kali ia lakukan pada November 2020.

Dengan performa seperti itu, Manchester United jelas punya modal kuat menghadapi Spurs. Akan tetapi, laga di London kali ini tetap menjanjikan pertarungan sengit antara dua tim dengan motivasi berbeda: Spurs mencari kebangkitan di rumah sendiri, sementara Setan Merah ingin membuktikan konsistensinya sebagai kandidat kuat empat besar.

Sumber: BBC Sport

Klasemen Premier League/Liga Inggris

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Gia Yuda PradanaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan