Penggerebekan Narkoba Brasil, 4 Bintang Sepak Bola Ini Ternyata Tumbuh di Favela Rio de Janeiro

Rio de Janeiro, Brasil, yang saat ini sedang bergejolak menyusul adanya operasi penggerebekan terhedap kelompok kriminal paling berpengaruh, rupanya pernah menjadi tempat bertumbuh 4 bintang sepak bola. Siapa saja mereka?

Diterbitkan 30 Oktober 2025, 11:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Rio de Janeiro, Brasil saat ini tengah diliputi situasi mencekam. Hal itu lantaran operasi besar-besaran sedang dilakukan dengan menyasar kelompok kriminal paling berpengaruh di Brasil, Comando Vermelho (Komando Merah).

Penggerebekan sebelum fajar itu memicu baku tembak sengit di dalam dan sekitar kompleks favela Alemão dan Penha, rumah bagi sekitar 300.000 penduduk.

Dikutip dari laman Reuters, polisi di negara bagian menyebut operasi yang menyasar geng narkoba ini sebenarnya sudah direncanakan secara matang selama lebih dari dua bulan.

Tersangka hendak dibawa ke lereng bukit berhutan, di mana unit operasi khusus sudah disiagakan untuk menyergap. Sayangnya, operasi itu tetap memakan korban tak diinginkan.

Kepolisian Rio mencatat ada 128 korban tewas sejauh ini, sebagaimana dilaporkan portal berita G1 pada Rabu (29/10/2025), dilansir Antara, Kamis (30/10/2025).

Menurut Kepala Keamanan Negara Bagian Rio, Victor Santos, seperti dikutip dari Reuters, tingginya angka kematian buntut penggerebekan memang bukan hal yang diharapkan, tetapi sudah diduga.

Situasi mencekam di favela Rio de Janeiro sebenarnya bukan hal yang baru. Tak sedikit anak-anak Brasil yang tumbuh kembang di daerah yang dipenuhi geng serta bandar narkoba tersebut. Beberapa dari mereka baru berhasil keluar setelah menjadi pesepak bola papan atas.

Liputan6.com merangkum ada sedikitnya 4 nama besar di sepak bola yang dulunya pernah tumbuh dan merasakan kehidupan mencekam di favela Rio de Janeiro, Brasil. Simak ulasan lengkapnya pada halaman berikut ini.

1. Ronaldo

Ronaldo Luis Nazario de Lima atau yang hanya dikenal dengan nama Ronaldo merupakan salah satu penyerang paling ternama dalam sejarah sepak bola Brasil.

Dia pernah mengantarkan Brasil menjuarai Piala Dunia 2002. Sebelumnya, Ronaldo juga berhasil masuk skuad juara edisi 1994 ketika baru berusia 17 tahun, meski tak sempat dimainkan.

Di level klub, Ronaldo juga bersinar dengan Barcelona, Inter Milan, serta Real Madrid. Dia bahkan sempat dua kali meraih penghargaan individual bergengsi, Ballon d'Or, masing-masing saat masih memperkuat Inter Milan pada 1997 serta kala berseragam Real Madrid pada 2002.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Namun di balik gemerlap kesuksesannya, Ronaldo tumbuh dalam kemiskinan di favela Rio. Mengutip Telegrafi, lingkungan itu dianggap sebagai yang paling berbahaya di negara bagian Brasil. Saking miskin keluarga Ronaldo kala itu, mereka tidak mampu membayar bus untuk mengirm sang putra mengikuti uji coba bersama Flamengo. Walau demikian, situasi itu tidak menghalangi mimpinya. Dalam laman Sky Sports, Ronaldo bercerita bahwa sepak bola sudah ada di benak dan sekelilingnya sejak usia 5 tahun. Dia lantas mulai berlatih serius dengan klub Sao Cristavao. Saat baru berusia 13 tahun, klub-klub sudah melirik Ronaldo. Dia kemudian memutuskan pergi ke Belo Horizonte untuk bermain untuk Cruzeiro dan langsung mendapat panggilan pertama berlatih dengan tim nasional di umur 15 tahun. Kemudian ketika menginjak usia 16 tahun, Ronaldo sudah mengawali debut profesional untuk Cruzeiro yang sekaligus menjadi titik mula karier impresifnya.

Halaman
Show All
Theresia Melinda IndrasariTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan