Kemenangan yang Menjadi Cerminan Kekuatan Mental Khas Inter Milan

Kemenangan 3-0 itu bukan hanya soal hasil, tetapi juga cerminan kekuatan mental yang menjadi ciri khas Nerazzurri.

Diterbitkan 30 Oktober 2025, 10:41 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Inter Milan kembali menunjukkan kelasnya di hadapan publik San Siro. Tiga gol tanpa balas ke gawang Fiorentina menegaskan bahwa pasukan Cristian Chivu tetap menjadi kandidat serius di Serie A musim ini. Kemenangan 3-0 itu bukan hanya soal hasil, tetapi juga cerminan kekuatan mental yang menjadi ciri khas Nerazzurri.

Hakan Calhanoglu menjadi aktor utama kemenangan tersebut. Gelandang asal Turki itu tampil dominan di lini tengah, mengatur tempo permainan, dan mencetak dua gol yang menentukan arah laga. Dalam kondisi atmosfer stadion yang penuh, pemain berusia 31 tahun itu membuktikan dirinya sebagai motor utama Inter musim ini.

“Semua orang yang bermain untuk Inter tahu bahwa targetnya selalu besar,” kata Calhanoglu kepada Sky Sport. “Kami ingin berjuang untuk mencapainya karena tim ini pantas mendapatkannya, apalagi awal musim tidak mudah setelah pengalaman di Piala Dunia. Namun, kami kembali dengan sangat baik, berkat bantuan besar dari pelatih. Secara mental, kami sangat kuat.”

Performa Cemerlang dan Disiplin dari Chivu

Gol-gol Inter seluruhnya lahir di babak kedua setelah David de Gea tampil gemilang di paruh pertama dengan beberapa penyelamatan penting. Kiper veteran asal Spanyol itu menggagalkan peluang Alessandro Bastoni dari jarak dekat dan menepis voli Federico Dimarco dengan refleks luar biasa.

Setelah jeda, kebuntuan akhirnya pecah lewat tendangan jarak jauh Calhanoglu yang tak mampu dibendung kiper lawan. Tak lama berselang, Petar Sucic mencetak gol solo spektakuler untuk menggandakan keunggulan. Calhanoglu kemudian menutup laga dengan eksekusi penalti yang membawa Inter unggul 3-0. Tambahan dua gol membuat koleksi golnya musim ini menjadi lima, sejajar dengan Riccardo Orsolini di puncak daftar pencetak gol Serie A.

Calhanoglu tak lupa menyanjung sang pelatih. “Dia tidak hanya memberi kami motivasi, tetapi juga disiplin untuk mempertahankannya,” ujarnya tentang Chivu. Ucapan itu menegaskan peran besar Chivu dalam menjaga fokus dan kestabilan tim di tengah tekanan kompetisi.

Inter Tak Boleh Terlena

Meski tampil meyakinkan, Inter belum boleh terlena. Akhir pekan ini, mereka akan melakoni laga tandang ke markas Hellas Verona. Pertandingan itu menjadi ujian berikutnya bagi Chivu dan anak asuhnya untuk mempertahankan momentum positif. Kehadiran Marcus Thuram, yang diharapkan pulih tepat waktu, bisa menjadi tambahan amunisi penting di lini depan.

Kemenangan atas Fiorentina menjadi pesan jelas: Inter Milan bukan hanya kuat secara teknis, tetapi juga tangguh secara mental. Seperti yang dikatakan Calhanoglu, “Secara mental, kami terlalu kuat.” Selama semangat itu terjaga, Nerazzurri akan tetap menjadi kekuatan yang sulit ditandingi di Serie A.

Sumber: Sky Sport, Sempre Inter

Klasemen Serie A/Liga Italia

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Pemain Abroad Lengkap, Timnas Indonesia Berpeluang Jadi Favorit Juara di FIFA ASEAN Cup 2026

Gia Yuda PradanaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan