Rookie Pandu Satrio Perkasa Jadi Juara Umum Indonesian Downhill 2025

Pandu Satrio Perkasa baru berusia 19 tahun dan debut di Indonesian Downhill 2025 tapi bisa langsung juara umum.

OlehThomas
Diterbitkan 26 Oktober 2025, 21:33 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Kejuaraan balap sepeda gunung disiplin downhill, 76 Indonesian Downhill (IDH) musim 2025 berakhir pada Minggu (26/10/2025) di Klemuk Bike Park, Batu, Jawa Timur. Rookie atau pendatang baru Pandu Satrio Perkasa membuat kejutan dengan menjadi juara umum di kelas utama Men Elite.

Downhiller dari Sego Anget Racing Team (SART) tampil fenomenal di Klemuk Bike Park. Dia total meraup 473 poin. Aksi Pandu tak terbendung meski selama dua hari lomba berlangsung dalam kondisi wet track akibat hujan yang terus mengguyur Bukit Klemuk.

Kesuksesa Pandu terbilang luar biasa. Sebagai rookie alias debutan dengan tahun pertamanya di Men Elite, atlet berusia 19 tahun ini langsung merebut titel juara umum dan menyisihkan deretan rider unggulan yang notabene merupakan para seniornya.

Pria kelahiran Batu, Malang itu memperlihatkan konsistensi yang sejak sesi qualification Sabtu (25/10) kemarin berhasil finish tercepat. Di final run, dia kembali mengulangi kegemilangannya dengan naik podium pertama Men Elite dengan catatan waktu 2 menit 05.783 detik.

Catatan waktu Pandu lebih cepat tiga detik dari Rendy Varera Sanjaya di urutan kedua yang membukukan waktu 2 menit 08.881 detik. Dois Audy Fikriansyah melengkapi peringkat tiga besar dengan torehan waktu 2 menit 09.854 detik.

"Jujur saya masih enggak percaya bisa meraih gelar juara overall. Musim ini benar-benar penuh perjuangan, tapi semua kerja keras akhirnya terbayar. Downhill bukan cuma soal keberanian, tapi juga tentang mengenali batas diri dan membaca medan. Di situlah seni sesungguhnya dari balapan ini,” ujar Pandu usai naik podium.

Juara Umum

Dengan hasil tersebut, Pandu sukses memuncaki klasemen Men Elite 76 IDH 2025 dengan total 473 poin. Dia menyalip perolehan Pahraz Salman Alparisi (Ganas Madu Team) di peringkat kedua yang koleksi 400 poinnya tak bertambah lantaran absen di final run. Sedangkan peringkat ketiga diraih Dois Audy Fikriansyah (Spartan Racing Team) dengan 354 poin.

“Olahraga ini menantang, tapi juga sangat membentuk karakter dan disiplin. Gelar ini bukan hanya untuk saya pribadi, tapi juga untuk seluruh tim dan komunitas yang telah mendukung sejak awal," tambahnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Kegemilangan juga diperlihatkan Riska Amelia Agustina yang sukses mengunci gelar Juara Umum Women Elite 76 Indonesian Downhill 2025. Di final run, Riska mengamankan posisinya dengan finish kedua berkat catatan waktu 2 menit 19.933 detik. Sementara waktu tercepat diraih Ayu Triya Andriana dengan 2 menit 15.386 detik. Downhiller asal Thailand Vipavee Deekaballes memberi kejutan dengan mampu finish ketiga dengan torehan waktu 2 menit 21.080 detik. “Meskipun di seri ini saya finish kedua, tapi dari seri pertama dan kedua saya konsisten di posisi pertama sehingga bisa meraih juara umum. Saya puas banget dengan hasil ini. Kemenangan ini juga saya persembahkan untuk diri saya sendiri, keluarga, tim, dan partner yang selalu dukung dari awal," ujar Riska. Total 535 poin yang dikantongi Riska membuatnya tak lagi bisa dikejar pesaingnya di klasemen Women Elite. Rider dari Marin Astri Indo Racing ini menegaskan dominasinya atas Ayu Triya Andriana (Polair DH Team Wiucycling) di peringkat kedua dengan 455 poin. Di posisi ketiga Nilna Murni Ningtias (Spartan Racing Team) mengantongi total 335 poin. “Tadi saya agak main aman, karena kalau dipaksa push hasilnya bisa menang atau malah jatuh. Jadi saya pilih strategi yang lebih aman. Target pasti mau finis nomor satu, tapi kita enggak bisa ngikutin ego dan harus pakai strategi juga,” jelas Riska yang tengah persiapan menuju SEA Games di Thailand akhir tahun ini. Di kelas Men Junior, atlet muda andalan 76 Rider DH Squad, Dimas Aradhana mengakhiri musim ini sebagai kampiun berkat koleksi 455 poin. Diikuti oleh Fajar Abdul Rahman (Spartan Racing Team) di urutan kedua dengan mengumpulkan 395 poin, dan Nazwa Agazani (Ganas Madu Team) yang membukukan 305 poin di peringkat ketiga.

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan