Mengulas performa Miliano Jonathans: Kilau di Sayap Kanan Timnas Indonesia

Miliano Jonathans tampil menonjol saat Indonesia kalah 2-3 dari Arab Saudi. Penampilannya di babak pertama memberi harapan baru untuk lini serang Garuda.

Diterbitkan 09 Oktober 2025, 05:29 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Kekalahan 2-3 dari Arab Saudi dalam matchday pertama putaran keempat Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026 menjadi pukulan bagi Timnas Indonesia. Namun di balik hasil pahit itu, ada secercah harapan dari sektor sayap kanan: Miliano Jonathans.

Pemain muda FC Utrecht ini tampil sebagai starter dan menunjukkan performa yang menjanjikan, terutama di babak pertama.

Sebagai pemain baru di skuad Garuda, Miliano tak canggung menghadapi lawan kuat. Ia bermain agresif, cepat, dan berani menusuk dari sisi kanan, membuat pertahanan Arab Saudi beberapa kali kerepotan.

Meski hasil akhir tak berpihak, kontribusinya memberi warna berbeda bagi permainan Indonesia.

Pelatih Patrick Kluivert tampaknya menaruh kepercayaan besar pada pemain 20 tahun itu. Dan di lapangan, Miliano membalasnya dengan permainan penuh semangat dan determinasi tinggi di sepanjang paruh pertama laga.

Miliano Jonathans: Menonjol dengan Kecepatan dan Keberanian

Sejak peluit awal, Miliano aktif bergerak di sisi kanan, menjadi outlet utama serangan Indonesia. Ia beberapa kali memenangkan duel, menciptakan peluang melalui tusukan, serta memancing pelanggaran di area berbahaya. Tekanan yang ia berikan dari sisi sayap menjadi salah satu sumber ancaman utama Indonesia di babak pertama.

Bahkan rasanya tidak berlebihan menilai Miliano sebagai ancaman nyata bagi Arab Saudi. Kecepatan dan keberaniannya dalam melakukan penetrasi menjadi nilai tambah yang jarang dimiliki pemain muda pada debut di laga besar.

Namun, kontribusinya tidak hanya soal teknik. Ia juga menunjukkan sikap disiplin dalam membantu pertahanan ketika tim ditekan. Kombinasi agresivitas ofensif dan kerja keras defensif menjadikannya salah satu pemain paling menonjol di babak pertama.

Ditarik Keluar demi Ritme Tim

Memasuki babak kedua, intensitas permainan Miliano menurun. Arab Saudi mulai mendominasi penguasaan bola, membuatnya sulit mendapatkan suplai dari lini tengah. Ia pun jarang mendapat ruang untuk berkreasi seperti di paruh pertama.

Patrick Kluivert akhirnya menariknya keluar pada menit ke-64, memberi ruang bagi opsi serangan lain. Performa Miliano menjanjikan di awal laga, tetapi terhambat oleh faktor taktis dan suplai bola yang terbatas.

Kondisi ini wajar bagi pemain muda yang baru beradaptasi di level internasional. Tantangan menghadapi tim berpengalaman seperti Arab Saudi tentu menjadi pelajaran berharga untuknya.

 
 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Brasil vs Jepang Sudah Mulai, Dapatkan Link Live Streaming Piala Dunia 2026

Richard Andreas LuturmasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan