Bagaimana Peluang Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia? Syarat Berat, tapi bukan Mustahil!

Indonesia kalah 2-3 dari Arab Saudi di Jeddah. Format single round robin menyisakan dua laga dan peluang lolos tetap terbuka dengan syarat menang besar atas Irak dan berharap hasil tertentu di partai lain.

Diterbitkan 09 Oktober 2025, 04:52 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Kekalahan 2-3 dari Arab Saudi di Jeddah memang menyakitkan, tapi belum menutup pintu Piala Dunia 2026 bagi Timnas Indonesia. Format putaran keempat dimainkan terpusat dan singkat, sehingga setiap menit sisa punya bobot seperti final.

Di Grup B, Indonesia bersaing dengan Irak dan tuan rumah Saudi. Hanya juara grup yang melaju langsung ke Piala Dunia, sementara peringkat kedua menuju play-off AFC. Dengan dua pertandingan tersisa, kalkulasi menjadi setajam taktik.

Patrick Kluivert harus mengambil keputusan cepat, yaitu menambal celah saat bertahan, menjaga disiplin di kotak penalti, dan memaksimalkan bola mati. Margin kesalahan nyaris nol di fase yang padat dan serba singkat ini.

Laga di Jeddah Mengubah Situasi Persaingan

Arab Saudi membalikkan keadaan dan menang 3-2 atas Indonesia King Abdullah Sports City. Feras Al Brikan mencetak dua gol, sementara Indonesia menjebol gawang lawan lewat dua penalti Kevin Diks. Kartu merah di akhir laga menambah ketegangan, tapi skor tidak berubah.

Kekalahan ini menempatkan Indonesia pada posisi mengejar dari belakang. Secara klasemen awal, Saudi memimpin, Indonesia menunggu laga krusial kontra Irak. Jadwal yang mepet membuat pemulihan fisik dan mental jadi faktor penentu.

Venue terpusat memberi keuntungan adaptasi bagi Arab Saudi yang bermain kandang. Bagi Indonesia, detail mikro seperti pressing trigger dan rotasi bek sayap harus rapi sejak menit pertama.

Skenario Lolos: Tipis, tapi Ada

Syarat mutlak untuk juara grup, sesuai skenario yang kini tersisa, adalah Indonesia harus mengalahkan Irak dengan selisih minimal dua gol. Di saat bersamaan, Indonesia membutuhkan Irak mengalahkan Arab Saudi dengan selisih maksimal satu gol pada matchday terakhir. Ini menuntut kemenangan besar dan kalkulasi selisih gol yang presisi.

Format single round robin di venue terpusat mempertegas sifat turnamen mini: tiga pertandingan menentukan nasib ketiga. Setiap gol yang dicetak dan dihindari berpotensi jadi pemisah di puncak klasemen.

Secara jadwal, Indonesia dan Irak sama-sama kurang diuntungkan karena jeda istirahat antarlaga hanya tiga hari. Pertandingan nanti diprediksi bakal alot.

 
 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Jerman vs Paraguay Sedang Tanding, Dapatkan Link Live Streaming Piala Dunia 2026

Richard Andreas LuturmasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan